icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Bab 5
Dia Tidak Menggunakan Uang Keluarganya
Jumlah Kata:735    |    Dirilis Pada:30/12/2022

Levon tersadar kembali, berbalik, dan berjalan menuju ke vila.

Salah satu pelayan menemani gadis itu untuk berkeliling vila dan melihat-lihat lingkungan sekitar. Dia kelelahan setelah penerbangan yang panjang dan dibawa ke salah satu kamar untuk beristirahat.

Sementara itu, Levon memeriksa informasi yang berhasil dikumpulkan oleh asistennya, Drake Carolus.

"Namanya adalah Rosaline Maverick. Dia adalah adik Vivian Maverick dan merupakan anak haram. Dia tidak tinggal bersama Keluarga Maverick. Malam itu, ketika Vivian membius Anda, kebetulan ada sesuatu yang ingin dibicarakannya dengan Vivian, jadi dia pergi menemuinya dan mendengar rencana licik kakaknya. Rosaline ingin menyelamatkan Anda, tetapi ...."

Setelah terdiam sejenak, Drake melanjutkan, "Setelah kejadian itu, Anda membalas dendam pada Vivian dan keluarganya. Perusahaan mereka bangkrut, dan mereka jatuh miskin dalam semalam. Vivian melampiaskan semua kekesalannya pada adiknya dan menyiksanya selama tiga bulan terakhir.

Rosaline hampir meregang nyawa ketika dia akhirnya dibawa ke rumah sakit untuk diselamatkan. Trauma yang dialaminya menyebabkan beberapa masalah kesehatan mental. Orang-orang kita telah mencari setiap gadis di Kota Mistbush yang deskripsinya sesuai dengan yang Anda berikan. Dia satu-satunya orang yang benar-benar cocok."

Levon selalu percaya pada Drake. Setelah memeriksa semuanya dengan cermat, asistennya menyimpulkan bahwa Rosaline adalah gadis yang selama ini dicari oleh Levon.

Memikirkan apa yang diderita Rosaline selama tiga bulan terakhir, Levon tidak bisa menahan perasaan bersalahnya.

"Cari dokter terbaik dan minta dia memeriksa Rosaline. Tidak boleh ada seorang pun yang berani menyakitinya di sini, apa sudah jelas?"

Dengan sebuah anggukan, Drake berbalik dan pergi.

Levon masuk ke kamar Rosaline dan menemukannya sedang tertidur pulas di atas ranjang. Dia adalah gadis pertama yang pernah tidur dengannya dan juga satu-satunya. Dia harus melindunginya dengan baik.

Setelah beberapa saat, Levon keluar dan menutup pintu di belakangnya. Ada konferensi video yang menunggunya.

Ketika berjalan, dia melihat seorang pelayan keluar dari salah satu kamar tamu setelah membersihkannya. Itu adalah kamar yang pernah ditempati oleh Scarlet.

Selama satu tahun tinggal di vila, Scarlet tidak pernah masuk ke kamar tidur utama atau ruang kerja. Dia tahu diri dan selalu menjaga perilakunya.

Jika Levon tidak berhubungan seks dengan Rosaline malam itu, dia pasti akan berpikir bahwa Scarlet adalah istri yang tepat untuknya. Dia patuh padanya dan membuatnya merasa nyaman.

Pernikahan mereka sederhana, dan mereka berpisah secara baik-baik.

Levon mengira Scarlet penakut, tetapi sekarang sepertinya dia benar-benar gadis yang keras kepala dan tangguh.

Memikirkan apa yang dikatakan Scarlet, dia menghentikan pelayan itu dan bertanya, "Apa Scarlet meninggalkan sesuatu di kamarnya?"

"Tidak, tidak ada yang tertinggal, Tuan. Dia datang membawa satu koper ketika pindah ke sini. Hanya itu yang dibawanya ketika dia pergi. Dia tidak mengambil apa pun dari vila."

"Betulkah? Dia tidak mengambil barang-barang lainnya?" Ini membuat Levon terkejut.

"Ya, Tuan. Nona Benvolio tidak pernah menggunakan uang Keluarga Fabianto. Dia bahkan meninggalkan hadiah yang diberikan oleh ibu dan nenek Anda untuknya. Benda-benda itu ada di kamar tamu jika Tuan ingin memeriksanya."

Pelayan itu menjawab pertanyaan Levon dengan cepat sambil mengingat Scarlet.

Scarlet adalah orang yang mudah bergaul dan ramah. Dia selalu mengobrol dengan para staf vila, makan bersama mereka, dan membantu pekerjaan mereka.

Ketika cuacanya terlalu panas atau terlalu dingin, dia sangat perhatian dan tidak membiarkan mereka kelelahan.

Dia tidak pernah menyia-nyiakan makanan, dan dia hidup hemat. Dia berpikir bahwa selama ada makanan yang cukup untuk semua orang di vila, juru masak tidak perlu menyiapkan lebih dari yang dibutuhkan.

Semua pelayan merasa sedih atas kepergiannya. Dia adalah seorang gadis yang baik hati, lembut, dan bijaksana.

Tidak lama setelah Scarlet pergi, mereka tidak menyangka Levon akan membawa pulang gadis lain secepat ini. Terlebih lagi, Levon menunjukkan perhatian yang besar pada gadis itu, yang tidak pernah dilakukannya pada Scarlet. Para pelayan merasa bahwa majikan mereka benar-benar tidak adil.

Levon tidak ada bedanya dengan pria brengsek!

"Tuan, jika Anda tidak memiliki perintah lainnya, saya akan kembali ke lantai bawah."

Setelah berkata seperti itu, pelayan tersebut pergi dengan amarah di hatinya.

Levon mengernyitkan alisnya. Apa yang dikatakan pelayan itu membuatnya terkejut.

Di sisi lain, Scarlet berjalan tanpa tujuan yang jelas dalam keadaan linglung. Tiba-tiba, dia melihat sebuah mobil yang dikenalnya. Itu milik kakaknya.

Colleen keluar dari mobil dan menatap Scarlet dengan penuh keangkuhan.

"Masuklah ke dalam mobil. Aku akan mengantarmu pulang. Ada hal yang ingin kutanyakan padamu."

Colleen terdengar seperti sedang membacakan hak-hak seorang kriminal, yang membuat Scarlet merasa sedih.

"Tidak ada yang perlu kita bicarakan. Tinggalkan aku sendiri, aku masih harus kembali ke kampus."

Meskipun Scarlet adalah salah satu anggota Keluarga Benvolio, dia diperlakukan lebih buruk dari pembantu di rumah itu.

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
1 Bab 1 Menceraikannya2 Bab 2 Aku Memiliki Orang Lain di Hatiku3 Bab 3 Hamil4 Bab 4 Urusanku Tidak Ada Hubungannya denganmu5 Bab 5 Dia Tidak Menggunakan Uang Keluarganya6 Bab 6 Aku Akan Mematahkan Kakimu7 Bab 7 Dipaksa Aborsi8 Bab 8 Siapa yang Berani Merampas Harta Mantan Istriku 9 Bab 9 Apa Levon Akan Menikahinya 10 Bab 10 Ibu Akan Melindungimu11 Bab 11 Bagaimana Aku Bisa Melindungimu 12 Bab 12 Tidak Ada Cedera yang Ditimbulkan Secara Sengaja13 Bab 13 Jahat dan Pendendam14 Bab 14 Itu Tidak Tergantung pada Kalian15 Bab 15 Anak Haram16 Bab 16 Apa Kamu Sakit 17 Bab 17 Meluruskan Salah Paham18 Bab 18 Kacau Balau19 Bab 19 Apa Kamu Sudah Sadar Sekarang 20 Bab 20 Apa Kamu akan Membiarkan Seseorang yang Tidak Kamu Cintai Melahirkan Anakmu 21 Bab 21 Dijebak22 Bab 22 Bertemu di Lift23 Bab 23 Grup Fabianto24 Bab 24 Menggoda25 Bab 25 Jaga Sikapmu, Tuan Fabianto26 Bab 26 Adegan yang Intim27 Bab 27 Kamu Bukan Gadis Seperti Itu, Bukan 28 Bab 28 Badai Petir29 Bab 29 Menginap di Vila Malam Ini30 Bab 30 Menginap31 Bab 31 Apa Pria Ini Impoten 32 Bab 32 Aku Akan Menemanimu Sampai Kamu Tertidur33 Bab 33 Sangat Perhatian34 Bab 34 Makan di Tengah Malam35 Bab 35 Berutang Budi Padanya36 Bab 36 Mengusirnya37 Bab 37 Mengantarnya Pulang38 Bab 38 Aku Tidak Suka Mengulangi Perkataanku39 Bab 39 Levon Menginap Semalam40 Bab 40 Akhirnya Aku Menemukanmu41 Bab 41 Aku Benar-Benar Tidak Memiliki Perasaan Untukmu42 Bab 42 Kamu Sudah Terlalu Banyak Bicara Hari Ini43 Bab 43 Wanita Itu Terlihat Akrab44 Bab 44 Saingan Cintaku Ternyata adalah Profesor Salvano45 Bab 45 Mengantarnya Pulang46 Bab 46 Kesalahan Pribadi47 Bab 47 Menguping Pembicaraannya48 Bab 48 Ciuman Penuh Gairah49 Bab 49 Menerima Telepon dari Ibu Levon50 Bab 50 Orang-orang yang Tidak Bisa Melihat Kebaikanmu51 Bab 51 Pernikahan52 Bab 52 Persyaratan Nenek53 Bab 53 Kesempatan Hidup Bersama Selama Tiga Bulan54 Bab 54 Mulai Hari Ini55 Bab 55 Aku Akan Bertanggung Jawab Padamu56 Bab 56 Perusak Hubungan57 Bab 57 Yasmin Mengetahuinya58 Bab 58 Terjadi Sesuatu pada Nona Benvolio59 Bab 59 Penyelamat60 Bab 60 Apa Anda Tidak Ingin Memperjuangkannya 61 Bab 61 Lakukan Saja Apa yang Kamu Mau62 Bab 62 Kebahagiaan yang Sederhana adalah yang Tersulit63 Bab 63 Nutrisi64 Bab 64 Kamu Melanggar Peraturan Keluarga65 Bab 65 Kebencian Evie66 Bab 66 Permintaan Maaf yang Tidak Tulus67 Bab 67 Aku Tidak Akan Pernah Berbohong Padamu68 Bab 68 Penjara Seumur Hidup69 Bab 69 Balas Dendam70 Bab 70 Mereka Pasti Memiliki Hubungan Rahasia71 Bab 71 Tunangan72 Bab 72 Scarlet adalah Wanita Perusak Hubungan73 Bab 73 Pengkhianat74 Bab 74 Mencari Saksi75 Bab 75 Apa Ini Cinta 76 Bab 76 Kepercayaan Tanpa Syarat77 Bab 77 Perlindungan78 Bab 78 Itu Bukan Salah Pak Salvano79 Bab 79 Demi Masa Lalu Kita80 Bab 80 Selera Orang Berbeda-beda81 Bab 81 Kunjungan82 Bab 82 Apa Aku Harus Melapor Padanya 83 Bab 83 Apa Berat Badanmu Naik 84 Bab 84 Dewey Mengakui Plagiarisme85 Bab 85 Dimanfaatkan86 Bab 86 Menanggung Semua Kesalahan87 Bab 87 Dia Salah Paham Pada Marlon88 Bab 88 Levon Cemburu89 Bab 89 Levon Sakit90 Bab 90 Levon Telah Membantunya Secara Diam-diam91 Bab 91 Menyuapi Obat92 Bab 92 Menangis Untuknya93 Bab 93 Merman94 Bab 94 Apa Kamu Pernah Berjuang Untuk Mendapatkannya 95 Bab 95 Pria yang Menjawab Telepon96 Bab 96 Mempertaruhkan Nyawa Anaknya yang Belum Lahir97 Bab 97 Panggilan Larut Malam98 Bab 98 Menjaga Perilaku99 Bab 99 Konspirasi100 Bab 100 Tinggal di Mansion