icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Bab 6
Aku Akan Mematahkan Kakimu
Jumlah Kata:760    |    Dirilis Pada:30/12/2022

Sekitar 20 tahun yang lalu, Nolan Benvolio menjadi menantu keluarga ibu Scarlet dan tinggal bersama keluarganya. Kakek Scarlet beranggapan bahwa Nolan adalah seorang pria yang cakap dan jujur. Dia benar-benar memercayainya hingga menikahkan putri tunggalnya dengan Nolan dan mendukung kariernya.

Di luar dugaan, begitu kakek Scarlet meninggal, Nolan menampakkan sifat aslinya. Dia menguasai properti milik kakek Scarlet dan membawa pulang wanita simpanannya, Kyra, dan putri haramnya, Colleen.

Kemudian, Nolan menuntut cerai dari ibu Scarlet. Hal ini menjadi beban emosional baginya hingga akhirnya dia jatuh sakit. Ketika ibu Scarlet dirawat di rumah sakit, Kyra mengajak adik laki-laki Scarlet keluar untuk membeli sesuatu, tetapi adiknya itu tidak pernah pulang ke rumah.

Selama bertahun-tahun, wanita jahat itu tetap bersikeras bahwa adik Scarlet menghilang begitu saja, tetapi Scarlet dan ibunya tidak pernah memercayainya.

Adik Scarlet, yang dua tahun lebih muda darinya, menghilang sejak saat itu tanpa alasan yang masuk akal.

Merasa patah hati, akhirnya ibu Scarlet setuju untuk bercerai dengan Nolan. Kemudian, dia dan Scarlet pindah rumah dan hidup sendiri.

Tahun lalu, penyakit ibu Scarlet mencapai stadium akhir. Mengetahui bahwa dia akan segera meninggal, dia memutuskan tidak ingin membuang-buang uang lagi untuk biaya pengobatan dan pergi menemui Keluarga Fabianto.

Di masa lalu, ibu Scarlet pernah menyelamatkan nyawa nenek Levon, dan wanita tua itu telah berjanji padanya bahwa dia bisa meminta bantuan padanya jika terjadi sesuatu.

Keinginan terakhir ibu Scarlet adalah agar Scarlet diasuh ketika dia meninggal. Dia ingin agar Levon menikahi Scarlet. Jika Scarlet menjadi menantu keluarga kaya-raya, tidak akan ada seorang pun yang berani menindasnya.

Sesuai kesepakatan antara ibu Scarlet dan nenek Levon, akhirnya Levon dan Scarlet menikah setelah ibu Scarlet meninggal dunia.

Keluarga Benvolio telah mengabaikan Scarlet selama bertahun-tahun. Begitu mereka mengetahui bahwa dia telah menikah dengan Keluarga Fabianto, mereka mulai mengusiknya dan meminta kembali uang yang telah mereka bayarkan untuk biaya pengobatan ibunya.

Ketika itu, Scarlet hanyalah seorang gadis yang belum berpengalaman dan lugu. Levon sedang ke luar negeri, dan dia tidak punya siapa-siapa untuk mendukungnya. Dia tidak berani mengetuk pintu kamar nenek Levon, takut wanita tua itu akan merasa kesal dan mengusirnya.

Keluarga Benvolio telah mengambil semua hadiah pernikahan yang didapatkannya dari Keluarga Fabianto. Ketika mereka mengetahui bahwa Levon tidak menganggap Scarlet dengan serius, dan bahwa mereka tidak bisa memperoleh manfaat apa pun lagi darinya, mereka mulai memperlakukannya seolah dia tidak ada.

Itulah sebabnya ketika mereka bertemu lagi, Scarlet langsung mengatakan pada Colleen untuk tidak mengganggunya. Dia tidak ingin memiliki hubungan apa pun dengan Keluarga Benvolio.

Scarlet hendak berjalan pergi, tetapi Colleen meraih bajunya dan mulai menyeretnya. Secara refleks, Scarlet melindungi perutnya.

Melihat hal ini, Colleen mencibir. Dia tahu apa yang sedang membebani pikiran Scarlet.

Dia menghempaskan Scarlet ke dalam mobil. Dengan tangan yang melindungi perutnya, Scarlet memutuskan untuk tidak melawan. Jika dia terluka, bayinya juga akan ikut terluka.

Pada akhirnya, Colleen membawa Scarlet kembali ke kediaman Keluarga Benvolio. Ketika melihat Scarlet, Nolan dan Kyra merasa gembira sekaligus kesal.

"Kudengar kamu dan Levon sudah bercerai," ucap Kyra.

"Itu tak ada hubunganya denganmu," ucap Scarlet dengan nada dingin.

Scarlet melindungi perutnya sambil menatap ayah dan ibu tirinya dengan penuh kewaspadaan.

"Scarlet, aku yakin kamu sedang terluka sekarang. Ibumu telah meninggal, dan sekarang suamimu meninggalkanmu. Namun, kamu tetaplah putri dari Keluarga Benvolio. Tinggallah kembali bersama kami, dan kami akan mengurusmu. Bagaimana menurutmu?"

Tidak mendapat tanggapan dari Scarlet, Kyra menambahkan, "Kamu terlihat lelah. Minumlah teh dulu. Aku sudah menyuruh seseorang untuk membersihkan kamarmu dan mendekorasinya sesuai dengan seleramu. Kamu bisa naik ke atas dan melihat apakah kamu menyukainya atau tidak," ucap Kyra sambil tersenyum. Dia berinisiatif membawakan teh untuknya, tetapi Scarlet tidak ingin melunakkan sikapnya terhadap wanita itu.

"Sejak kapan kamu begitu peduli tentang seleraku?"

"Bagaimana kamu bisa berbicara seperti itu pada ibuku? Berani-beraninya kamu! Dulu kamu memiliki Keluarga Fabianto sebagai pendukungmu. Bagaimana bisa kamu masih bersikap begitu sombong ketika kamu tidak lagi menjadi bagian dari mereka?!" sela Colleen dengan penuh amarah.

"Apa yang sedang kamu bicarakan, Colleen? Scarlet tetaplah adikmu, kita adalah keluarga."

"Kita bukan keluarga. Kita tidak memiliki hubungan apa pun. Aku masih harus pergi ke kampus, aku tidak punya waktu untuk omong kosong ini."

Setelah mengatakan itu, Scarlet hendak berdiri, tetapi tiba-tiba Kyra menahannya dan menampar wajahnya. Senyum lembut keibuan yang ditunjukkan Kyra beberapa saat lalu kini telah menghilang tanpa jejak.

"Dasar sialan! Kamu pikir kamu siapa? Kamu tidak ingin minum teh yang telah kutawarkan dengan sopan? Kalau begitu tidak usah diminum!" ucap Kyra sambil menyiramkan teh panas tersebut ke wajah Scarlet. Wajah Scarlet terasa terbakar hingga kepalanya mulai terasa pening, seolah-olah kepalanya sudah akan meledak.

Kemudian, Kyra mengeluarkan kontrak pengalihan properti. "Tanda tangani ini, atau aku akan mematahkan kakimu!"

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
1 Bab 1 Menceraikannya2 Bab 2 Aku Memiliki Orang Lain di Hatiku3 Bab 3 Hamil4 Bab 4 Urusanku Tidak Ada Hubungannya denganmu5 Bab 5 Dia Tidak Menggunakan Uang Keluarganya6 Bab 6 Aku Akan Mematahkan Kakimu7 Bab 7 Dipaksa Aborsi8 Bab 8 Siapa yang Berani Merampas Harta Mantan Istriku 9 Bab 9 Apa Levon Akan Menikahinya 10 Bab 10 Ibu Akan Melindungimu11 Bab 11 Bagaimana Aku Bisa Melindungimu 12 Bab 12 Tidak Ada Cedera yang Ditimbulkan Secara Sengaja13 Bab 13 Jahat dan Pendendam14 Bab 14 Itu Tidak Tergantung pada Kalian15 Bab 15 Anak Haram16 Bab 16 Apa Kamu Sakit 17 Bab 17 Meluruskan Salah Paham18 Bab 18 Kacau Balau19 Bab 19 Apa Kamu Sudah Sadar Sekarang 20 Bab 20 Apa Kamu akan Membiarkan Seseorang yang Tidak Kamu Cintai Melahirkan Anakmu 21 Bab 21 Dijebak22 Bab 22 Bertemu di Lift23 Bab 23 Grup Fabianto24 Bab 24 Menggoda25 Bab 25 Jaga Sikapmu, Tuan Fabianto26 Bab 26 Adegan yang Intim27 Bab 27 Kamu Bukan Gadis Seperti Itu, Bukan 28 Bab 28 Badai Petir29 Bab 29 Menginap di Vila Malam Ini30 Bab 30 Menginap31 Bab 31 Apa Pria Ini Impoten 32 Bab 32 Aku Akan Menemanimu Sampai Kamu Tertidur33 Bab 33 Sangat Perhatian34 Bab 34 Makan di Tengah Malam35 Bab 35 Berutang Budi Padanya36 Bab 36 Mengusirnya37 Bab 37 Mengantarnya Pulang38 Bab 38 Aku Tidak Suka Mengulangi Perkataanku39 Bab 39 Levon Menginap Semalam40 Bab 40 Akhirnya Aku Menemukanmu41 Bab 41 Aku Benar-Benar Tidak Memiliki Perasaan Untukmu42 Bab 42 Kamu Sudah Terlalu Banyak Bicara Hari Ini43 Bab 43 Wanita Itu Terlihat Akrab44 Bab 44 Saingan Cintaku Ternyata adalah Profesor Salvano45 Bab 45 Mengantarnya Pulang46 Bab 46 Kesalahan Pribadi47 Bab 47 Menguping Pembicaraannya48 Bab 48 Ciuman Penuh Gairah49 Bab 49 Menerima Telepon dari Ibu Levon50 Bab 50 Orang-orang yang Tidak Bisa Melihat Kebaikanmu51 Bab 51 Pernikahan52 Bab 52 Persyaratan Nenek53 Bab 53 Kesempatan Hidup Bersama Selama Tiga Bulan54 Bab 54 Mulai Hari Ini55 Bab 55 Aku Akan Bertanggung Jawab Padamu56 Bab 56 Perusak Hubungan57 Bab 57 Yasmin Mengetahuinya58 Bab 58 Terjadi Sesuatu pada Nona Benvolio59 Bab 59 Penyelamat60 Bab 60 Apa Anda Tidak Ingin Memperjuangkannya 61 Bab 61 Lakukan Saja Apa yang Kamu Mau62 Bab 62 Kebahagiaan yang Sederhana adalah yang Tersulit63 Bab 63 Nutrisi64 Bab 64 Kamu Melanggar Peraturan Keluarga65 Bab 65 Kebencian Evie66 Bab 66 Permintaan Maaf yang Tidak Tulus67 Bab 67 Aku Tidak Akan Pernah Berbohong Padamu68 Bab 68 Penjara Seumur Hidup69 Bab 69 Balas Dendam70 Bab 70 Mereka Pasti Memiliki Hubungan Rahasia71 Bab 71 Tunangan72 Bab 72 Scarlet adalah Wanita Perusak Hubungan73 Bab 73 Pengkhianat74 Bab 74 Mencari Saksi75 Bab 75 Apa Ini Cinta 76 Bab 76 Kepercayaan Tanpa Syarat77 Bab 77 Perlindungan78 Bab 78 Itu Bukan Salah Pak Salvano79 Bab 79 Demi Masa Lalu Kita80 Bab 80 Selera Orang Berbeda-beda81 Bab 81 Kunjungan82 Bab 82 Apa Aku Harus Melapor Padanya 83 Bab 83 Apa Berat Badanmu Naik 84 Bab 84 Dewey Mengakui Plagiarisme85 Bab 85 Dimanfaatkan86 Bab 86 Menanggung Semua Kesalahan87 Bab 87 Dia Salah Paham Pada Marlon88 Bab 88 Levon Cemburu89 Bab 89 Levon Sakit90 Bab 90 Levon Telah Membantunya Secara Diam-diam91 Bab 91 Menyuapi Obat92 Bab 92 Menangis Untuknya93 Bab 93 Merman94 Bab 94 Apa Kamu Pernah Berjuang Untuk Mendapatkannya 95 Bab 95 Pria yang Menjawab Telepon96 Bab 96 Mempertaruhkan Nyawa Anaknya yang Belum Lahir97 Bab 97 Panggilan Larut Malam98 Bab 98 Menjaga Perilaku99 Bab 99 Konspirasi100 Bab 100 Tinggal di Mansion