icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

My Fated Girl

Bab 2 2│Part 2

Jumlah Kata:1694    |    Dirilis Pada: 12/11/2022

ya menikah-Alarik, hampir setengah dari pekerjaan lelaki itu ia yang ambil alih. Bahkan ia yang awalnya hanya seorang asisten A

ja tubuhnya terasa lelah, ternyata sudah empat jam ia terlalu fokus pada

ini merupakan malam minggu, yang biasa digunakan para muda-mudi seperti dirinya menghabiskan waktu dengan bersenang-senang, namun sayangnya Aiden bukan

, sehingga ia tidak perlu mengecek kondisi kantor lagi karena dapat ia yakini bahwa dirinya lah orang terakhir yang akan pulang, atasanny

ai dan terbuka. Saat terbuka, Aiden rada terkejut yang berhasil ia sembunyikan melih

ak A

t, bahkan gadis dihadapannya itu juga sama seper

koper? Untuk apa gadis itu mem

sini?" tanya Aid

u, Rana. Gadis ceroboh yang langganan masuk ke ruangannya, juga sahabat istri Alarik.

barang yang t

enapa tidak masuk?" tanya Aiden, tid

h

ubah posisinya sama sekali. Rana mendongak pada Aiden yang

keluar?" tanya

id

ia tidak mungkin langsung menekan tombol menuju rooftop, alhasil ia menek

in ke lant

am

Y

astikan masih ada kar

disaat seperti ini, ia harus bertemu

ng

ana keluar dari lift diikuti oleh Aiden. R

n di divisi saya pak, bapak bisa pu

kini beralih memandang Rana. "Kalau begitu c

mp

ini diriny

ka kamu masih disini itu

ubikelnya tidak lupa dengan menggeret kopernya. Hal itu tidak l

ura mencari barang yang teringgal dengan membuka laci-laci meja di kubikelnya, sengaja juga memperlama supaya Aiden tidak sabar terus menin

belum k

a yang berjongkok menatap Aiden, kini melangkah

a yang lupa meletakk

nya bar

sendiri aja tidak tahu. Ituka

kir panjang. Padahal ponsel

a. Dan keraguan Aiden berhasil terjawab tak lama dar

idur.. wakt

tasnya, mengeluarkan ponselnya, dan mematikan alarmnya. Alarm yang biasa ia set setiap malam untuk mengingatkannya tidur jika i

pa?" tanya

" ringis Rana, setela

gi yang tertinggal. Lebih

dari Aiden akhirnya menurut. Keduanya memasuki lift menuju lantai bawah. Tid

. Sebenarnya kesempatan seperti ini bisa Rana manfaatkan untuk kabur

masih

iya

i. Uang satu-satunya sudah habis untuk membayar taxi. Mengatakan akan menginap dikantor dipastikan dilarang, apalagi besok a

A

dang Rana yang tenga

itu pak

i kaki, pak" ko

elah sepi dan hanya mendapati mobilnya saja yang terpak

pain ngik

ternyata dirinya sekarang sudah di parkiran mobil. Akibat melam

ak, saya kebablasan. S

ak membaw

a. Ia tidak ingin kembali berbohong dan be

ggang begitu saja tanpa menunggu jawaban menu

ia memilih masuk kedalam mobilnya dan bergegas meni

🍀

nya. Rana mencoba men-dial nomor sahabatnya. Tersambung, tetapi tidak diangkat. Sepertinya sahabatnya itu sudah tidur, mengingat waktu

utih mendekati dirinya dan membunyikan klakson yang m

a reflek dan menoleh, memastik

s bertemu dengan Aiden. Lelaki itu tidak keluar dari m

g dengan be

nyawa, ia memilih tidak menjawab, dan kembali melihat ponselnya, harap-harap Anna mengir

ertanya

pak ingin dengar?" tanya Rana kesal. Bisa-bisanya disaat seperti i

o n

p Aiden, apakah ia

g, ayo naik

i. Ia bisa berpikir nanti jika sudah di dalam mobi

dibagian tengah mobil, Aiden kembali meng

yang fokus menyetir, Rana yang fokus be

hmu d

ak pulang

a saya harus

ekenanya, membuat Aiden m

da jalanan, menoleh pada Ra

ermain-main, cepat k

iki tujuan selain kantornya, yang sekarang malah terpergok oleh Aiden. Kini, ia tid

ah saya dan malam ini saya tidak tahu harus bermalam dimana" akunya yang tidak sepenuhnya benar, karena ti

a mengina

karena semua fasilitas yang saya mili

a-pura mengatakan pada saya bahwa ada barang yang tertinggal?" Tebak Aiden penuh selidik, yang langsung diangguki oleh Rana tanpa pembelaan. R

kan harinya. Jadi, itulah mengapa Rana membuat alasan sedemikian rupa supaya dapat bermalam di kantor, hanya satu malam. Yang terpenting dirinya

us ia lakukan terhadap perempuan itu sekarang, membawanya ke hotel, tidak mungkin. Rana sendiri mengatakan ia tidak memiliki uang, Aiden j

gal di apartment

nawarkan Rana untuk tinggal di wilayah pribadinya yang tid

etengah sadar lan

rkan tempat untuk dirinya tinggal, sontak

ak ada yang grat

🍀

B

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
My Fated Girl
My Fated Girl
“Memutuskan pergi dari rumah karena menolak perjodohan yang diatur ayahnya membuat Ranaya Arabella Raharja (24 th) kalang kabut. Terbiasa hidup bergelimangan harta orang tua, Rana mendadak kaget dengan situasi yang terjadi, sang ayah mencabut seluruh fasilitas anak semata wayangnya yang tidak mau menuruti permintaan ayahnya. Sedangkan ia tidak memiliki simpanan sama sekali untuk sekedar menyewa sebuah apartment mewah, hasil jerih payahnya selama ini ia gunakan untuk bersenang-senang. Sekarang Rana tidak tahu harus pergi kemana, teman kerjanya rata-rata sudah berkeluarga, dan teman kuliahnya, ia sudah hilang kontak dengan mereka. Namun ditengah kebingungannya, Aiden Saka Bumi (28 th) atasannya itu datang menawarkan sebuah bantuan dengan memperbolehkan tinggal di apartment lelaki itu. Apakah Rana menerima tawaran tersebut mengingat Aiden sangat menyebalkan selama ini? *** "Kamu boleh tinggal di apartment saya jika mau" "Ha?" "Tapi ingat, tidak ada yang gratis di dunia ini" ***”
1 Bab 1 1│Part 12 Bab 2 2│Part 23 Bab 3 3│Part 34 Bab 4 4│Part 45 Bab 5 5│Part 56 Bab 6 6│Part 67 Bab 7 7│Part 78 Bab 8 8│Part 89 Bab 9 9│Part 910 Bab 10 10│Part 1011 Bab 11 11│Part 1112 Bab 12 12│Part 1213 Bab 13 13│Part 1314 Bab 14 14│Part 1415 Bab 15 15│Part 1516 Bab 16 16│Part 1617 Bab 17 17│Part 1718 Bab 18 18│Part 1819 Bab 19 19│Part 1920 Bab 20 20│Part 2021 Bab 21 21│Part 2122 Bab 22 22│Part 2223 Bab 23 23│Part 2324 Bab 24 24│Part 24