icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Dicintai Adik Ketemu Gede

Bab 6 Wah, Daebak!

Jumlah Kata:1050    |    Dirilis Pada: 23/03/2022

Vivi mendadak menyuruhku menghentikan laju motor. T

m mendadak. Alhasil, kepala Vivi menubruk kepalaku.

a! Barusan itu bahaya t

ia membet

kan ucapannya. Dia malah turun dari motor dan m

aan

eras rumahnya. Membuat mataku meng

aket parka hitam sambil tertawa ria. Ketika kuamati, tak ter

da Rama

a si

i singkat. Aku yang mendengarnya langsung me

Nggak salah denger, nih

ih, ngeledek! Gini-gini, aku,

aya. Vivi memukul len

rus, apa masalahnya

kayaknya dia ke sini mau

a? Kamu nnggak mau masuk rumah? Ya udah

u! Barengan

panjang terdahulu. Kunyalakan kembali mesin motor

ambut kami dengan senyum. Kami mengucap salam

doang. Ini temen lu udah dari tadi nunggui

i itu ternyata lebih dari kata lumayan. Tubuh tinggi, berkulit putih bersih, hidung bangir dan penampilannya co

berderet rapi. Tak lupa dia juga menyapaku dengan me

naan fisiknya. Setelah mengunci motor, aku pamit kembali

elum kembali. Akan tetapi, aku tak melihatnya di jalan

ikir. Mau tidur!" Diriku langsun

kan memudar. Kutarik selimut agar tak ada nyamuk yang

utkanku setengah mati. Mem

aja! Nggak liat orang baru mau t

resi wajah lebih kesal daripada aku. Wajahnya mengeras,

ambil merubah posisi jadi

esok bakal n

i, "Kenapa buru-bur

ada cowok yang nyangkrong di depan teras? Gawat, Viv

lum, sukma belum benar-benar terkumpul. Setelah beberapa det

u ngapelin Vivi katanya," ujarku m

Maksud

in dia mau ngapelin Vivi. Kayaknya baru jadian," jawabku berc

ecanda, Gam!

amat, sih. Itu cowok belum dikasih jawaban kayaknya sama V

lan bisa be

aku mau menguta

eel nanti kalau tiba-tiba kamu nembak

posisinya jadi duduk, "Harusnya giman

. Jangan salah beli, es krim aja harus rasa vanilla. Dia paling benci dikasih es krim coklat. Terus, yang kutahu, Vivi itu suka banget sama boyban

guk-angguk sam

r, ya? Bentar, cari info dulu siapa tahu ada tem

ar ponsel dengan serius.

T, nggak, ya? Delapan hari

aja, Lan.

Apa chatku bakal dibaca? Mana cowoknya

berhenti membuatk

mah namanya kamu ngasih banyak kesempatan sama itu cowok," sahutku sa

p ucapanku. Dia fokus

i dan memamerkan layar ponsel yang men

sur, sehingga membuatku te

jak ikut berdiri, penas

tertulis

kalau Abang ajak n

. Tandanya Vi

ead doang sampe j

ibaca dulu," sanggahnya

ak

osisi berdiri di atas kasur. Kami langsung mematung menatap ke arah pi

tu dulu! Walaupun ini kosan milik Enyak kamu,

ng menghampiri Fadlan. Bahkan, Vivi me

nton konser BST itu?" tanyanya sa

Fadlan. Dia tersenyum

gumamku seteng

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Dicintai Adik Ketemu Gede
Dicintai Adik Ketemu Gede
“Bagaimana jadinya jika seorang remaja berusia tujuh belas tahun mencintai pria dewasa berusia dua puluh enam? Remaja itu terus mengejarnya, bahkan memaksa untuk menikahinya seusai lulus SMA. Sebut saja namanya Vivi, gadis belia yang mendadak menyimpan rasa pada Pria bernama Agam Permana-seseorang yang sudah hidup di lingkungannya selama sepuluh tahun lamanya. Vivi terus saja memupuk rasa, hingga cinta yang dipendam pun dinyatakan juga. Agam yang selama sepuluh tahun menganggap bagai saudara pun bingung dan berusaha menghindar, terlebih sahabatnya-Fadlan-mengaku telah mencintai sosok Vivi. Sayangnya perasaan tak dapat dibohongi. Lambat laun Agam jatuh hati. Akankah keduanya bersatu? Bagaimana dengan Fadlan sahabatnya? Ini adalah cerita romansa. Menghadirkan kisah rumit antara remaja dengan orang dewasa. Membuat sosok Agam dilema antara harus memilih cinta atau persahabatan. Berisi tentang isi hati yang sulit terungkap, juga tiga hati yang kian hari kian terkoyak. Bisakah ketiganya melalui semua masalah tanpa adanya permusuhan?”