icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Penyembuh Luka

Bab 3 Mengugurkan Kandungan

Jumlah Kata:1426    |    Dirilis Pada: 19/02/2022

bahkan, saat Diko menginginkan wanita itu melayaninya untuk urusan ranjang. Ia langsung

diminta Diko berdandan, ia tak suka melihat raut wajah Sarah yang pucat beberapa hari belakangan. Wanita itu menuruti kemauan

at mekap. Suara Diko memanggil dari luar kamar, terdengar jelas

tepi. Menunggu perintah selanjutnya. Diko berdiri bersedekap, Tyo meminta Sarah berbaring. Kedua matan

es urine untuk mengetahui apakah wanita itu hamil denga

rine tersebut. Tak ada ekspresi saat melihat tulis

hkan alat itu ke tangan Tyo, sebelum duduk kembali

rapa detik. Sarah menatap ke arah jendela luar, tanpa eksp

kan matanya beberapa detik sebelum kembali terbuka. Diko berjalan meningg

*

Ruangan itu terbuka, muncul pria dengan setelan jas formil mahal berjalan menghampiri. Russel, kakak laki-la

aki ke kaki lainnya. Menatap lekat Diko

, Sarah. Gue mau cobain boleh?" kekehan sinis

a-coba," sahut Diko tanpa

lo siksa dia? Lo apain? Lo nggak kayak d

ukan lebih dari itu. Ia sudah menghancurkan harga diri

Russel tertawa licik. Diko fokus membaca lap

gue, apa Sarah sudah hamil. Pa

terjadi. Diko diam, kepalanya terangka

gitu bernada menunjukkan kepastian. Hal itu memang tak diinginkan Diko. Ia sendiri tak tahu

arena Papa mau kasih bisnis stasiun TV itu ke elo dan cucunya nanti. Jadi, gue dan kak Riska bisa handle bisnis tambang dan properti. Kit

, lo nggak akan miskin sampai ke anak cucu lo nanti. Kasih dua Kakak lo buat pimpin." Ka

ntau. Selain sudah tua, ia ingin anak-anaknya belajar mengendalikan apa yang seumur hidup mati-matian

h. Kecuali kalau Papa merubah keputusannya, bolehin gue cerai denga

putih miliknya ke dinding. Ia geram sembari berjalan mondar mandir. Mendadak, ide untuk ke Canada mengunjungi Abel terlintas. Dengan cepat ia meminta sekretar

ent

tuk memberikan obat penggugur janin, kini sudah berdiri di tepi ranja

kamu. Diko menyulitkanku dengan mengancam menghentikan menjadi sponsor penelitianku untuk gelar profesor yang a

ejut saat ia benar-benar menatap lekat ke dalam netra Sarah. Baru p

yang sudah ia siapkan sejak tadi. Tyo terbelalak. Wanita di sampingnya tergolong nekat. Tyo meng

raih jemari tangan wanita itu. Namun, Sarah mu

umu, Sar?" tanya Tyo

ini, Dok?" Akhirn

dikit lebih hebat. Hubungi aku jika kau mulai mengeluarkan dar

lnya ke arah Tyo. "Simpan nomormu di s

guk, ia mengetik nomor ponsel juga n

an Sarah. Tyo paham, Diko begitu mencintai Abel, tapi terlalu jahat jika pria itu tega berbuat menyakiti S

lagi, Tyo mengikuti, ia melihat ke arah jendela balkon.

ntu, ia yang harus mengerjakan semuanya. Tyo berjalan di belakang Sarah yang postur tubuhnya semampai, harum wangi

embersih lantai, ia mulai melakukan kegiatan membersihkan lantai ruan

ke garasi. Tyo membuka pintu, tak lama muncul Diko yang terkejut

uai maumu." ucapnya sedikit bernada kencang supaya Sarah

Diko yang melangkah cepat ke arah kamar. Sempat Diko melirik ke arah Sarah

ngan lupa. Rahim-mu harus dibersihkan, jangan sampai timbul penyakit nan

ilnya. Tyo menoleh cepat. "Apa dokter punya ob

s, Diko melihat hal itu. Walau Sarah tak menunjukkan senyuman ke Tyo, ia tahu jika mereka tampak cocok dan berpotensi m

a, dan memilih menginap di hotel dekat ban

sam

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Penyembuh Luka
Penyembuh Luka
“"Seumur hidup aku akan membencimu Sarah!" Itulah kalimat yang meluncur dari mulut tajam Diko, seorang CEO dengan sikap arogan, angkuh dan tidak pernah bersikap ramah kepada wanita lain kecuali tunangannya bernama Abel. Sangat di sayangkan karena pertunangan mereka harus batal karena tuntutan Ayah Diko yang memaksa pria itu menikahi anak musuh bebuyutannya yang sudah meninggal, Sarah, yang dijadikan jaminan. Sarah marah, kecewa dengan mendiang Ayahnya. Nasi sudah menjadi bubur, wanita yang baru lulus kuliah jurusan ekonomi itu, terpaksa menjadi tahanan di istana suaminya. Dipermalukan, direndahkan, dipaksa, juga di jadikan bahan bulan-bulanan teman Diko. Perlahan, sikap Diko berubah, saat ia mulai menyadari banyak lelaki yang mengejar Sarah walau berstatus istrinya dan menimbulkan sikap protektif berlebihan dari pria tersebut, tetapi, Diko tak sadar jika sudah mematahkan apa yang ada di dalam diri Sarah. Mampukah Diko menyatukan apa yang sudah ia patahkan pada Sarah, juga menyembuhkan hati yang terkoyak, bukan karena perselingkuhan, namun karena HARGA DIRI yang TERINJAK?”