icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Kembalinya Arsitek Hebat Bernama Diah

Bab 4 

Jumlah Kata:745    |    Dirilis Pada: 09/12/2025

h (

na Bara. Senyumku tak pernah pudar, tanganku selalu siap menggenggam tangannya, telingaku siap mende

telah kucoba pertahankan. Besok, aku akan pergi. Dan Bara akan membayar mahal untuk semua kebohongan dan pengkhianatannya. H

ku. "Kau mau kemana, Diah?" tan

bil minum, Bara," katak

dak perlu. Aku punya sesuatu

ak melawan. Aku membiarkannya memimpin. Ini adalah s

up mataku dengan saputangan sutra miliknya. Aroma p

kan, Bara?" tanyak

n kita. Kau pasti menyukainya," katanya, suaranya dekat

Mesin mobil menyala. Aku tidak tahu kami akan pergi kemana. Aku h

," bisiknya. "Hitun

terbuka. Bara membimbingku keluar. U

ga.

ua

at

aku mengerjap, menyesuaikan diri

gedung pencakar langit tertinggi di kota, di sebuah helipad pribadi yang dihias dengan lilin dan bunga mawar me

," bisik Bara di telingaku, memelukku dari b

pernikahan kami. Lima tahun. Lima tahun aku mencurahkan hidupku, mimpi

ang sia-sia,'

a?" tanyanya, suaran

nya. "Ini indah, Bara. Sangat indah.

a, mencoba menciumku. Aku menoleh sediki

mecah keheningan, memecah ilusi romantis yang baru saja

nya membulat sedikit saat meliha

yikan ponselnya, tapi

ra?" tanyaku,

saat. "Ah, ini... ini

menjauh dariku, untu

ya di sini?" tanyaku, nadak

r penting. Sebentar saja," ka

k. "Ada apa, Fathia? Kenapa kau meneleponk

kipun samar. "Aku... aku tidak e

ustrasi. "Baiklah, baiklah. Aku

enghadapku. Wajahnya terlihat bersalah

usan mendesak," katanya. "

nunjuk ke meja makan ya

Kau bisa menunggu di sini, kan?"

dinginnya dengan es. "Tentu sa

bibirku sekilas. "Ak

tidak menyadarinya. Di

apkan. Nanti aku akan menyusulmu," katanya

u berbalik dan bergegas pergi, meninggalkan ak

bawanya pergi. Aku tahu dia tid

ekali. Tapi lebih indah lagi masa

baru saja masuk. Sebuah alamat. Sebuah nama.

nyikan semuanya dariku, Bara

s melihatnya. Sekali lagi

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Kembalinya Arsitek Hebat Bernama Diah
Kembalinya Arsitek Hebat Bernama Diah
“Di ulang tahun pernikahan kami yang kelima, aku berdiri gemetar memegang test pack positif, siap memberikan kejutan terindah untuk suamiku. Namun, kejutan itu berbalik menamparku saat aku melihat Bara justru sedang memeluk mesra sepupuku sendiri, Fathia, di ruang kerjanya. "Diah itu membosankan, sayang. Dia cuma pajangan rumah yang patuh, tidak ada gairah," kata Bara dengan nada meremehkan yang belum pernah kudengar sebelumnya. Saat Fathia khawatir aku akan hamil, Bara tertawa dan berkata, "Tenang saja, dia tidak hamil. Lagipula, dia terlalu sibuk dengan hal tidak penting." Darahku mendidih, tapi aku menahan diri untuk tidak melabrak mereka saat itu juga. Aku menyimpan kembali alat tes kehamilan itu ke dalam kotak beludru. Bara tidak pantas tahu bahwa dia akan menjadi ayah. Aku menghapus air mataku dan memasang topeng senyum terbaikku. Aku akan bersandiwara menjadi istri sempurna selama tiga hari terakhir ini, lalu menghilang selamanya dari hidup mereka dengan membawa serta anakku.”
1 Bab 12 Bab 23 Bab 34 Bab 45 Bab 56 Bab 67 Bab 78 Bab 89 Bab 910 Bab 10