icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Rahasia Keluarga dan Pengkhianatan

Rahasia Keluarga dan Pengkhianatan

Penulis: Iis Jumiati
icon

Bab 1 Tubuh kecilnya terlihat rapuh

Jumlah Kata:677    |    Dirilis Pada: 13/12/2024

g mengalir di wajah Nadia, membasahi pipinya yang pucat. Ruangan yang sempit itu hanya diterangi lampu neon yang berkedip, membuat bayangan-bayangan di

t rapuh, lebih rapuh daripada yang Nadia ingat. Udara di ruangan itu begitu sepi hingga detak jantung Nadia terasa seperti dentuman drum yan

t mungkin. Jari-jarinya yang kecil terasa dingin dan lemas, tak seperti biasanya. Hati Nadia dipenuhi rasa takut yang tak bisa diungkapkan

alu tajam, seolah mampu menembus jiwanya. Bagaimana bisa dia, seorang gadis dari keluarga sederhana, terjerat dalam perma

di telinganya, mengusik ingatan yang menyakitkan. Suara itu seakan menggaung dala

rgetar. Di luar jendela, kilat menyambar, menerangi malam yang gelap. Gemuruh petir membuat Nadia terkejut, membuatnya seolah te

ampak lelah dan tak jauh berbeda dari Nadia-penuh tanda-tanda keputusasaan. "Nona Na

u, seolah ada kekuatan tak terlihat yang menahan. "Tunggu, jangan pergi dulu," suaranya h

era dilakukan," jawabnya pelan, sebelum berbalik dan meninggalka

emakin deras, dan bertanya pada dirinya sendiri, apakah ini semua benar-benar terjadi. Wajah Reza dan kata-kata Satria kembali menghantui pikirannya. Tawarkan aku b

a tahu, teriakan itu hanya akan hilang di antara suara hujan yang menutupinya. Hati Nadia semakin sesak, terjebak d

terjebak dalam jebakan yang tak mungkin dibatalkan. Reza Azhar, pria yang sejak awal telah menciptakan badai ini dalam hidupnya, adalah satu-satu

, Nadia memutuskan. Dia akan melawan takdirnya. B

detak jantung Nadia yang sudah hampir tak terdengar. Semuanya semakin gelap, dan Nadia tahu, di lua

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Rahasia Keluarga dan Pengkhianatan
Rahasia Keluarga dan Pengkhianatan
“Ketika Nadia terjepit dalam kekisruhan finansial untuk membiayai pengobatan adiknya yang kritis, dia membuat keputusan impulsif yang mengubah hidupnya selamanya. Di tengah teriknya desakan dan keputusasaan, Nadia menerima tawaran dari keluarga Reza Azhar, konglomerat ternama yang memiliki kekuasaan tak terbantahkan. Istri Reza, Aulia, telah lama mencoba hamil tanpa hasil, sementara di dalam keluarga itu, kehadiran pewaris adalah impian yang harus diwujudkan. Tentu saja, Nadia tidak tahu bahwa tawaran tersebut datang dengan harga yang tinggi. Satria, ibu Reza yang licik, menginginkan warisan keluarga tetap terjaga dan sengaja merancang rencana untuk menggugah Nadia agar mendekati Reza dan memberi keturunan yang diharapkan. Awalnya, Nadia ragu-hati nuraninya menolak, sementara kesadarannya menjerit menolak pengkhianatan ini. Namun, semakin lama dia berada dalam lingkaran itu, semakin sulit baginya untuk menolak, dan hatinya, yang sudah lama terkubur dalam kesedihan, mulai terjerat dalam pusaran emosi yang membingungkan. Dan saat jantung Nadia semakin terjerat, sebuah tragedi memukul-adiknya meninggal dunia di rumah sakit. Rasa bersalah menyelimuti dirinya seperti selimut tebal, membekukan pikiran dan tubuhnya. Dengan takdir yang semakin membelit, Nadia membuat keputusan nekat. Dia melarikan diri dengan membawa rahasia terbesar dalam hidupnya-anak yang ia kandung, darah dari pria yang tak pernah tahu tentang keberadaannya. Namun, di dunia yang penuh intrik dan kekuasaan ini, tak ada rahasia yang bisa tersembunyi selamanya. Ketika Satria mulai mencium bau kebohongan dan Reza akhirnya mengetahui kebenaran, pertanyaan muncul: Akankah Reza mengejar anaknya dan memulai hidup baru, ataukah Nadia, dengan ketakutan yang membara di dada, akan terus berlari, bersembunyi dalam bayang-bayang masa lalunya, mengubur rahasia itu selamanya?”
1 Bab 1 Tubuh kecilnya terlihat rapuh2 Bab 2 Pikirannya dipenuhi suara jantungnya yang berdegup3 Bab 3 Ruangan itu terasa semakin sempit4 Bab 4 Janji yang Terpatri5 Bab 5 ada perasaan yang semakin tak tertahankan6 Bab 6 kabut masih menyelimuti jalan-jalan kota7 Bab 7 Jantung yang Berdegup dalam Gelap8 Bab 8 mencerminkan kekacauan dalam diri Nadia9 Bab 9 Semakin dekat mereka dengan tujuan10 Bab 10 Udara malam itu terasa mencekik11 Bab 11 kacaunya tak dapat diungkapkan dengan kata-kata12 Bab 12 Hati Nadia terasa seperti terperangkap dalam siksaan13 Bab 13 Nadia merasakan beban yang tak terlukiskan di pundaknya14 Bab 14 menyadari bahwa langit di atas mereka akan segera mendung15 Bab 15 sementara Reza berada di sisi Nadia16 Bab 16 menunggu momen di mana mereka akan mundur17 Bab 17 Jangan berharap bisa keluar hidup-hidup18 Bab 18 Nadia memegang map itu erat-erat19 Bab 19 Angin malam yang dingin menggigit kulit Nadia20 Bab 20 matanya tetap waspada terhadap setiap suara21 Bab 21 Nadia merasakan beban di perutnya semakin berat22 Bab 22 tetapi sinarnya tak mampu memecahkan ketegangan23 Bab 23 Kebisingan di luar rumah semakin memekakkan telinga24 Bab 24 Di Ujung Pengorbanan25 Bab 25 matanya penuh amarah26 Bab 26 Malam itu terasa seperti penghabisan27 Bab 27 kekacauan memuncak28 Bab 28 Kemenangan ini adalah awal dari perjalanan yang lebih panjang29 Bab 29 Bagaimana keadaan mereka30 Bab 30 Semua orang sedang berkumpul di alun-alun