icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Asa di Ujung Senja

Bab 3 Pasangan Suami-istri

Jumlah Kata:1311    |    Dirilis Pada: 18/11/2024

menjadi makanan wanita belia itu sehari-harinya. Tidak ada satu pun dari mereka semua yang tingga

adu jika keluar dari rumah besar itu saja, Nada tidak diperbolehkan? Kehidupan Nada bahk

matuhi perintah anggota keluarga Ndoro Brata yang lain, yang seringkali seperti sengaja mempersulitnya. Dan yang paling me

tar aja. Bian pasti takkan keberatan," pinta Aj

ir kebersamaan mereka. Sebab, keesokan harinya kedua orang tua Abian, beserta Aji akan kembali ke kota

ngin segera beristirahat. Permisi," pamit Nada. Wani

nggu!" s

Aku lelah, aku

yang memiliki tatapan mesum itu. Nada pun buru-buru mendo

berbagai cara. Pemuda itu bahkan tak canggung menggoda Nada di depan keluarga lainnya seperti yang Aji lakukan bar

adi, jangan pernah bermimpi jika mereka akan memikirkan bagaimana perasaanm

a saja mual." Perintah dari Abian, mengurai lamunan Nada. Wanita berhijab itu

i atau di kamar saja?" tawar Nada d

Dari pada kamu harus

bersikap baik seperti sekarang. "Baik, Den. Tu

ang dari Abian. Entah apa yang sedang dipikirkan oleh pemuda y

ini atau di kamar saja, Den?" ta

i. Sekarang aj

da Abian. Dalam sekejap, isi gelas tersebut telah habis tanpa sisa. Setelah menyimpan gelas

Sementara Nada menggelar sajadah lalu mengambil air wudhu sebelum tadarus Al-qur'an. Kebi

sama dengannya. Nada tidak mempermasalahkan hal tersebut. Justru, Nada merasa senang karena Abian ta

lia itu duduk di sana. Karena itulah, Nada lebih memilih untuk tidur di lantai dengan beralaskan sajadah. Toh, Nada ti

idak jelas, seperti sedang mengigau. Nada buru-buru menutup kitab sucinya lalu beranjak untuk melih

i kenapa dia berkeringat?" gumam Nada ketika

ng sama, Abian terbangun lalu menangkap tangan Nada. Tentu saja Nada menj

g kamu l

ninggi, menggambarkan jika pemuda itu tidak

inya, Den Bian demam. Tadi, tidur Aden gelisah dan keringat

jika melakukan kesalahan. Sebab, sebelumnya Nada telah diancam jika dia melakukan sedikit saja

pula dengan Nada. Hingga kehenin

u minum obat?" tawar Na

telah menjawab demikian,

. Sepertinya, aku mau mun

ang pintu kamar mandi, Abian telah mengeluarkan semua isi perutnya. Meski ragu, Nada membera

bantu Abian kembali ke pembaringan. "Jika Aden tidak suka mi

Abian. Yang terdengar han

kerokin, dan tak lama kemudian segera enakan, Den. Apa ... Ade

itu?" tanya Abian deng

engiyakan. Wanita belia itu lalu mulai melakukan aktifitasnya.

angan, sambil memijatnya perlahan. Tidak terdengar protes dari pemuda it

Sekarang ba

a juga d

baluri minyak angin agar

lalu tidur telentang. Baru kali i

mpak begitu menggoda. Akan tetapi, fokus wanita belia itu tidak di sana. Dia m

k angin, dan meratakan dengan tangan seperti tad

ah,

an yang terdengar tidak re

erani, Den. Takut salah ur

epalaku! Kamu berani,

, jika Aden

Nada terus melakukannya hingga pemuda itu terlelap. Nada bahkan tidak berani melepaskan tangannya karena tak

dalam dekapan hangat Abian. Tentu saja Nada sangat terkejut, sekaligus takut. Reflek, Nada melepask

? Apa hari s

-saya tidak tahu kenapa

u tidur di sini? Bukankah, k

ambu

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Asa di Ujung Senja
Asa di Ujung Senja
“Demi membayar utang orang tua pada Ndoro Brata, Nada harus rela menjadi pengantin pengganti untuk cucu kesayangan orang terkaya di kampungnya itu, yang ditinggal kabur oleh sang calon istri setelah Abian mengalami kebutaan akibat kecelakaan. Abian, pemuda urakan yang senang mengikuti balapan liar di jalanan, harus menelan pil pahit ketika dokter menyatakan jika dia mengalami kebutaan akibat kecelakaan tersebut. Cucu Ndoro Brata yang dulu terkenal tengil dan playboy itu, kini menjadi pribadi yang pemarah, dan sangat dingin pada wanita, termasuk pada Nada yang sudah dia nikahi, sejak ditinggal pergi oleh sang calon istri. Sanggupkah Nada menjalani perannya sebagai seorang istri bagi suami buta dan pemarah seperti Abian, terlebih ketika tekanan yang dia dapatkan bukan hanya dari sang suami, tetapi juga dari keluarga besar Ndoro Brata?”
1 Bab 1 Ba-bu untuk Abian2 Bab 2 Tidak Tertarik Padamu3 Bab 3 Pasangan Suami-istri4 Bab 4 Kamu Milikku, Nada!5 Bab 5 Jangan Sakiti Istriku!6 Bab 6 Wanita yang Tidak Berpendidikan7 Bab 7 Wanita Cantik8 Bab 8 Mengambil Hak sebagai Suami9 Bab 9 Kepala Bawah10 Bab 10 Tanda Cinta11 Bab 11 Buta Selamanya12 Bab 12 Bercinta dengan Adik Ipar13 Bab 13 Memadu Kasih di Kebun Teh14 Bab 14 Melepas Hijab15 Bab 15 Mencurigai Eyang16 Bab 16 Membawa Nada Pulang17 Bab 17 Kena Gerebek18 Bab 18 Mungkinkah Dia 19 Bab 19 Rela Jadi yang Kedua20 Bab 20 Mual21 Bab 21 Mimpi Buruk22 Bab 22 Bukan Anak Haram23 Bab 23 Foto Nada24 Bab 24 Mencurigakan25 Bab 25 Siapa Sebenarnya Nada 26 Bab 26 Syarat27 Bab 27 Rencana Eyang28 Bab 28 Menghilang29 Bab 29 Penasaran30 Bab 30 Ambyar31 Bab 31 Pembunuh Berdarah Dingin32 Bab 32 Ketuban Pecah33 Bab 33 Rumah Sakit Bersalin34 Bab 34 Ancaman Tyas35 Bab 35 Meni durimu36 Bab 36 Ranjang Bergoyang37 Bab 37 Menikah Lagi38 Bab 38 Ikhlaskan39 Bab 39 Menolak Permintaan Abian40 Bab 40 Dipenjara41 Bab 41 Menyusul Abian42 Bab 42 Siapa, Bu43 Bab 43 Main Gundu