icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

I Win You

Bab 6 5. Sweet Vanilla

Jumlah Kata:1251    |    Dirilis Pada: 23/08/2024

pte

t Va

tai dan cenderung seperti pesta, ketika malam semakin merambat, beberapa orang mulai asyik berg

mulai menemukan pasangan masing-masing malam itu, dengan gembira mereka menari menikmati alunan musik. Sementara Vanilla

peran sebagai penonton. Beck sepertinya tidak tertarik untuk mengajaknya berdansa, tetapi

tu terdengar berat dan sed

mengalihkan fokusnya, tubuhnya sedikit men

las K

lebih tampan dibandingkan dengan ketika masih muda, jika dulu tubuh tingginya sedikit kurang berisi, saat ini tubuh itu tampak lebih tinggi, tegap, kekar, dan pria itu ta

nama Nick di dalam benaknya, matanya menatap Nick

ang langsung duduk di depan Vanilla

erbuka. Ia tentu saja mengingat Nick dengan baik, tetap

ick. "Nicholas Kni

pria di depannya pelan, matanya m

s, dan semakin terlihat tamp

asa hendak melompat dari rongga dadanya karena kegirangan, pria

ngat jauh berbeda, tampak lebih dewasa dan lebih cantik. Rambutnya berwarna kuning kemerahan, matanya berwarna biru gelap, alisnya yang tipis tetapi

"Kau tidak mena

nyum. "Aku ya

terdiam, bergelung dalam

apannya ke arah lain seolah mencari keberadaan sahabatnya meskipun ia tahu jika Beck sebenarnya tela

i alkohol. Jika ia masuk di saat awal acara, di samping dirinya terlalu menarik perhatian gadis-gadis di sana juga bis

hal yang sama, matanya mencari-

, Vanilla?" tanya Nick

gibaskan tangannya di depan dadanya. "Tidak, aku..

ulurkan satu tangannya. "Ma

ena Nick sungguh-sunggu

gugup semakin menjalari seluruh raganya. "A-aku mu

um. "Aku tid

a merasakan seolah ada sengatan listrik mengalir di darahnya. Ia bangkit dari kursi dan berjala

ick meraih pinggangnya. Lengan pria itu kokoh mel

a denganku?" tanya Nick yang mulai

pertanyaan Nick tetapi sorot matanya

ah padaku." Ia berbicara seolah-

ya dan bibirnya itu seolah merekah sempurna untuk dicumbu. Samar-samar Nick mencium aroma parfum Vani

telah bertunang

a meng

berencana ak

k, tetapi segera menguasai dirinya. "Kami

an pernikahan. Hubungan pert

"Kau sepertinya

sangat tegang, tenggorokannya bahkan terasa kering, dan jantungnya semakin b

terbiasa sedekat ini dengan pr

rdengar seperti bualan, ia adalah gadis yang memiliki tunangan. Bukankah mustahil

kan keningnya

," ralat Vanilla, "aku

arik berdansa denganku, ya?" tany

aan kegirangan yang meluap-luap di dalam dadanya nyaris tidak bisa dikendalikan hingga rasanya ingin sekali me

n. "Bukan begitu, aku

masuk akal meski faktanya memang dirinya m

ikl

Vanilla membawa gadis itu menjauh dari lantai dansa menu

memesan minum untuk Vanilla lalu mengel

k keberatan a

idak menyangka jika Nick adalah se

nnya? Pria itu berhak merokok di depannya apa lagi tempat itu jug

untuk melakukan reuni ini?" ta

a akan baik-baik saja menikmati nikotin yang mungkin saja sed

ec

diperlukan. Lagi pula hanya sedikit pesertanya s

a sepanjang acara t

ersama klienku. Bagaimana rasanya tinggal di N

erjapkan matanya. "B

u tidak mengiyakan ataupun menyan

Barcelona, aku merindukan kue

baru saja diletakkan oleh pelayan di m

illa kepada pelayan. "Ak

meminum jusnya melalui sedotan, sementara Nick dengan teliti mengamati

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
I Win You
I Win You
“⚠️ 21+ sesuaikan usia kamu sebelum membaca tulisanku yang pasti bukan untuk anak remaja apa lagi anak kecil. "Vanilla, kau tahu apa yang kau lakukan?" "Tentu saja aku tahu." Ia menggesekkan area sensitifnya di benda berotot milik Nick. Bibirnya mengulas senyum penuh kemenangan yang terkesan jail. "Jangan salahkan aku jika... argh!" Nick menggeram, putus asa. "Fuck off!" "Jika apa?" "Jika benda itu tidak sengaja masuk, kau tahu itu risikonya, Vanilla," geram Nick jengkel karena Vanilla semakin menggodanya. Gadis itu terasa lembut, licin, dan hangat, Nick bisa merasakannya. Vanilla semakin menggoda Nick, menggesekkannya dengan lembut sambil mengerang dan menciumi sudut bibir bibir Nick berulang-ulang. "Nick... aku... sepertinya berubah pikiran." Nick mengatur napasnya. "Vanilla, jika kau terus bergerak ada kemungkinan benda itu akan tersesat masuk ke dalam." "Dia tidak akan tersesat kecuali kau menuntunnya." "Vanilla, it's not fucking jokes." Instagram @cherry.blossom0311 Facebook : Sakura Hikaru”
1 Bab 1 Prologue2 Bab 2 1. The Deal3 Bab 3 2. Vanilla Bakery4 Bab 4 3. Little Sister5 Bab 5 4. Reunion6 Bab 6 5. Sweet Vanilla7 Bab 7 6. Promised8 Bab 8 7. An Idea9 Bab 9 8. Your Name10 Bab 10 9. Trick11 Bab 11 10. Too Close12 Bab 12 11. In my Arms13 Bab 13 12. Wild Kissing14 Bab 14 13. Confused15 Bab 15 14. An Idol16 Bab 16 15. My Darl17 Bab 17 16. Red Roses18 Bab 18 17. Profesionalisme19 Bab 19 18. Obsession20 Bab 20 19. Mi Amor21 Bab 21 20. Kiss You Now22 Bab 22 21. Worried23 Bab 23 22. Jealous but Stubborn24 Bab 24 23. It's Not Fucking Joke25 Bab 25 24. Bigger26 Bab 26 25. Your Fiance27 Bab 27 26. Making Love28 Bab 28 27. Making Family29 Bab 29 28. Just Mine30 Bab 30 29. Possessive31 Bab 31 30. Crazy Party32 Bab 32 31. Mr. Playboy33 Bab 33 32. Second Option34 Bab 34 33. Thank Your, Beck35 Bab 35 34. Nick, He is Your World36 Bab 36 35. Little Princess37 Bab 37 36. An Admit of Sin38 Bab 38 37. Spell of Love39 Bab 39 38. Armistice40 Bab 40 39. Wanna Fuck41 Bab 41 40. Surprising