icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
I Win You

I Win You

icon

Bab 1 Prologue

Jumlah Kata:507    |    Dirilis Pada: 23/08/2024

ol

elan kemudian meminta sopir untu

bang. Teknologi sekarang sangat canggih, semua bisa di akses melalui ponselnya. Gadis itu juga hanya cukup memasukkan kode keamanan pada pintu utam

pintu dengan kasar membuat dua orang yang sedang bergumul di ata

g pintu. "Suruh pergi jalangmu itu atau aku sendiri mengirimkan bukti kepada Mama." Ia mengarahkan ponselnya

rdik Beck. Matanya menyorot

menit, jauhkan kekasih tersayangmu itu atau foto ini sampai ke Mama," ancamnya sambil menampakkan l

klah ka

ibinya, menatap gadis di depannya dengan cara yang teramat sinis. Beck baru saja mengant

sikap sinis yang Beck tunjukkan kepadanya. "Aku tunanganmu, Beck." Ia me

"Tidak lagi sejak kau me

lir melewati kerongkongannya kemudian menutup kembali botol di

nangan kita masih berjalan seperti yang orang tua kita

ti semua isi kamarmu dan jangan coba-coba membawa Sabun itu ke rumah ini lagi karena aku, tunanganmu telah kembal

rah besar atas keputusan Vanilla karena gadis itu lebih memilih studinya, mereka bahkan terlibat dalam perang dingin dan tidak pernah berkomunikasi

ngan anak laki-laki di sekolah tetapi Beck sendiri, ia bergonta-ganti mengencani gadis yang tidak terhitung jumlahnya. Hingga mereka ak

= s

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
I Win You
I Win You
“⚠️ 21+ sesuaikan usia kamu sebelum membaca tulisanku yang pasti bukan untuk anak remaja apa lagi anak kecil. "Vanilla, kau tahu apa yang kau lakukan?" "Tentu saja aku tahu." Ia menggesekkan area sensitifnya di benda berotot milik Nick. Bibirnya mengulas senyum penuh kemenangan yang terkesan jail. "Jangan salahkan aku jika... argh!" Nick menggeram, putus asa. "Fuck off!" "Jika apa?" "Jika benda itu tidak sengaja masuk, kau tahu itu risikonya, Vanilla," geram Nick jengkel karena Vanilla semakin menggodanya. Gadis itu terasa lembut, licin, dan hangat, Nick bisa merasakannya. Vanilla semakin menggoda Nick, menggesekkannya dengan lembut sambil mengerang dan menciumi sudut bibir bibir Nick berulang-ulang. "Nick... aku... sepertinya berubah pikiran." Nick mengatur napasnya. "Vanilla, jika kau terus bergerak ada kemungkinan benda itu akan tersesat masuk ke dalam." "Dia tidak akan tersesat kecuali kau menuntunnya." "Vanilla, it's not fucking jokes." Instagram @cherry.blossom0311 Facebook : Sakura Hikaru”