icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

(Bukan) Pembawa Sial

Bab 6 Dasar Tidak Tahu Diri

Jumlah Kata:1007    |    Dirilis Pada: 28/07/2024

ibu lagi!" teriak Revan dengan w

tua. Dasar tidak sopan!" sahut Doko tidak kalah geram melihat an

firasatku itu memang benar, bapak memang mempunyai tujuan yang sangat buruk kepada darah daging bapak sendiri. Bapak dengan tega ingin

dari itu," jawab

larat. Tanpa ia intropeksi diri bahwa kemelaratan itu datang dari kelalaiannya untu

ahku sehingga balak begitu

mu itu sangat mirip denganku. Aku bahkan benci dengan wajahku sendiri dan entah sudah berapa lama aku tidak berani melihat ke arah cermin, ka

ada yang mau hidupnya sebagai pembawa sial bagi orang lain, Revan juga tidak diminta untuk dilahirkan ke dunia ini. Tapi sekarang kenapa Revan malah di

a pembawa sial karena dia belum bisa memberikan kesuksesan dan juga hasil apa-apa kepadamu, tapi aku harap suatu

mau aku beri pelajaran sekarang? Dasar istri tidak tau diri, bisany

asti aku tidak akan pernah setuju kalau anakku jauh dariku walaupun hanya sedetik. Aku yang sudah mengandung merekanyaw, melahirkan mereka serta m

ntang untuk melakukan apa yang aku mau, Lida. Hari ini juga aku akan menyerahkan anak sialan ini k

n menjadi pundi-pundi uang bagi kita. Kita akan bisa meminta uang sesuka hati kepada mereka dan jika me

keliruannya selama ini karena sudah mengabaikan nafkah untuk anak dan istrinya, tapi dia

udah tidak waras,

l

ajah istrinya itu. Doko benar-benar emosi m

t anak sialan ini sampai sekarang. Dan sekarang kau malah mengatakan

dak memukul Lida. Tapi geraka

atau aku akan melakukan hal yang diluar piki

an memukulku seperti yang aku lakukan kepada ibumu? Sebelum itu terjadi

karena aku sudah tidak peduli kalau pun aku mati nantinya. Yang terpenting ba

selalu menjawab perkataan orang tua. Aku ini adal

dan lagi pula Bapak juga tidak pernah menganggapku ada di dunia ini karena aku hanya pembawa sial bagi bap

baranku, Revan. Kalau tida

bapak ingat, Aku tidak akan pernah membiarkan bapak melakukan apa yang bapak mau, aku tidak akan pernah menuruti semua perkataan bapak. Selama ini aku sudah terlalu sabar meliha

ka dan sopan santun,

kali lagi dipo

i semua. Justru setiap hari Ibu menahan rasa laparnya agar kami semua anak-anaknya ini mendapatkan jatah makan. Ibu sudah merawat kami de

alian, apalagi melihat dirimu saja aku sudah tid

n orang lain atas

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
(Bukan) Pembawa Sial
(Bukan) Pembawa Sial
“Menjadi titisan bapak, anak yang serupa dengan ayahnya dalam sebagian tradisi dan kepercayaan masih saja dipercayai akan membawa nasib buruk nantinya. Anak itu dianggap sebagai ancaman bagi orang yang ia serupai, terutama jika ia mirip dengan ayah kandungnya. Revan, anak yang dilahirkan di keluarga sederhana. Anak yang seharusnya menjadi kebanggaan bagi keluarga, harus merasakan nasib yang tidak adil karena kepercayaan tentang mitos di lingkungan tempat ia tinggal. Wajah yang sangat serupa dengan ayahnya membuat Revan akhirnya memilih menjauh dari semua orang yang ia sayang. Bukan ia tak ingin hidup bersama mereka, tapi mereka lah yang seolah menjaga jarak dengan dirinya. Bagaimana kehidupan Revan selanjutnya? ayo ikuti kisah selengkapnya...”