icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

(Bukan) Pembawa Sial

Bab 2 Awal Mula

Jumlah Kata:1020    |    Dirilis Pada: 27/07/2024

bih mengerikan jika sampai nanti anak itu dibesarkan oleh kelua

diri. Kita memang berasal dari kampung halaman yang sama. Tapi pemikiran kita berbeda, Uni Sod

h kau berbicara kasar. Dan yang dikatakan oleh Uni Sodah

ela uni Sodah yang menjele

pada hidup Lida dan juga keluarganya dan kalian tinggal menunggu saja saat itu tiba. Tapi jangan menyesal nantinya jika yang aku katakan

kan hanya mengutarakan pendapatnya saja kali ini, akan tetapi ia juga sudah m

a, karena bukannya ia membantu istrinya untuk membela anak mereka

nantinya. Jangan terpengaruh oleh omongan orang lain, apalagi itu nantinya akan membuatmu kondisimu semakin terpuruk. Dan ingatlah bahwa kau saat ini ba

gan ucapan dari uni Sodah tadi karena kami juga berasal dari kampung halaman yang sama, jadi sedikit banyaknya pasti tradis

i, bu Lida. Baiklah kalau begitu aku juga pamit karena anak-anakku pasti saat ini sudah mau berangkat ke sekolah. Dan saat ini pasti anak-anak sedang mencariku karena uang belanja dan juga

ataupun ibunya jika kita melihat bayi yang baru saja lahir. Entah itu beberapa bungkus s

tangan ini bu Risma dan terima kasih juga sud

bayimu agar kau secepatnya bisa pulih dan bisa kembali beraktivitas seperti biasa. Karena aku sangat kasihan kepada Wika yang menggantikanmu berjualan di pasar. Selain umu

sulungnya lah yang menggantikan dirinya untuk menjajakan sayuran itu demi mereka bisa makan setiap hari. Se

kami juga yang seperti ini dan yang mencari sayur-sayuran juga adalah anak-anakku yang lainnya. Kalau untuk membeli kepada pedagang lain kemudian dijual lagi maka itu tentu akan m

ga tidak cukup mapan untuk membantu dan mereka hanya bisa mendoakan keluarga itu agar nantinya bisa merubah nasibnya

a pergi bekerja atau ke pasar. Wika sangat tulus dalam menjalankan perannya sebagai kakak dan sekarang Wika malah menggantikan bu

u dini untuk melakukan itu semua. Aku yakin suatu saat nanti pasti anak itu akan berhasil dalam h

u itu pamit pulang karena mereka masih ada kegiatan masing-masing. Hari ju

elah memasak di rumah, aku akan mengantarkan sedikit lauk untuk bu Lida dan anak-anak, biar

g selalu orang yang pertama membantu ka

Sesama tetangga kita harus

dengan kondisi bu Lida yang hidup dengan sederhana itu, ta

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
(Bukan) Pembawa Sial
(Bukan) Pembawa Sial
“Menjadi titisan bapak, anak yang serupa dengan ayahnya dalam sebagian tradisi dan kepercayaan masih saja dipercayai akan membawa nasib buruk nantinya. Anak itu dianggap sebagai ancaman bagi orang yang ia serupai, terutama jika ia mirip dengan ayah kandungnya. Revan, anak yang dilahirkan di keluarga sederhana. Anak yang seharusnya menjadi kebanggaan bagi keluarga, harus merasakan nasib yang tidak adil karena kepercayaan tentang mitos di lingkungan tempat ia tinggal. Wajah yang sangat serupa dengan ayahnya membuat Revan akhirnya memilih menjauh dari semua orang yang ia sayang. Bukan ia tak ingin hidup bersama mereka, tapi mereka lah yang seolah menjaga jarak dengan dirinya. Bagaimana kehidupan Revan selanjutnya? ayo ikuti kisah selengkapnya...”