icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Release the Darkness

Release the Darkness

Penulis: Dayu SA
icon

Bab 1 RTD - [Prolog]

Jumlah Kata:835    |    Dirilis Pada: 16/04/2024

un ranting-ranting pohon yang berserakan di sepanjang permukaan tanah. Pakaian yang ia kenakan bahkan tampak compang-camping karena ber

an berhenti mengejarnya. Namun Heaven rasanya ingin menjerit frustasi saat itu juga ketika melihat orang itu -entah

ga membuat langkahnya goyah dan tubuhnya terjerembab k

buhnya sedemikian rupa. Mencengkeram tangannya dengan kasar dan mengunci semua pergerakannya. Heaven merasa seku

na biru penuh karisma, terlihat berubah merah penuh aura pembunuh. Tanp

dadanya. Darah segar mengalir dengan cepat memenuhi permukaan dada dan perutnya, bahkan ada

arinya yang berlumuran darah dengan ekpresi kenikmatan. Memb

menambah kesan menakutkan dalam dirinya. Taring yang Heaven

rteriak. Menggelengkan kepalanya dengan keras, berusaha sebisa m

sunyi ini, ketika taring Kaylein akhirnya menembus kulit

a ngilu. Kaylein yang memang kehilangan kendali sepenuhnya justru terus menghisap darah gadis itu den

yang putih terlihat mulai memucat, nafasnya ter

ebelum akhirnya menyerah pada

rwarna merah berangsur-angsur berubah menjadi biru, warna aslinya. Dia menatap Heaven, keadaan sekitar dan keadaan tub

ya pipi wanita itu. Saat itulah Kaylein terpana melihat tangannya yang berlumur

mungkin baru saja terjadi. Berulang kali menggelengkan kepala dengan frustasi, Kaylein langsung merengkuh tub

. maafkan aku. Jangan pergi...

Bagaimana bisa ia melakukan hal sekeji ini terhada

alar, Kaylein bahkan perlu waktu untuk

at meter dari tubuh Heaven dan terb

is yang telah menghancurkan hidupnya. Pria yang juga dengan begitu kejam telah menodai Heaven tepat di depan matanya. Pria itu kin

Kaylein sambil menyentuh dada

engan tatapan merendahkan sebelum akhirnya mengecup bibir H

. Kau sama sekali tak bisa melakukan apa-apa. Jadi, apa kau pi

i melihat sorot kebencian y

tu sambil memutar tubuhnya membelakangi Kaylein, "ah, satu lagi. Perubahanmu belum sempurna, aku masih bisa mencium bau ma

akan pernah datang ke tempat terkutuk ini. Heavennya tak akan menderita seperti ini dan yan

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka