icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

DEVIAN

Bab 4 Pagi, Calon Pacar!

Jumlah Kata:1024    |    Dirilis Pada: 06/04/2024

y, sa

y, hi

amu janga

ngan ting

aku saya

ang baru saja berlari kencang. Keringat dingin me

gera mengambil minum di sebela

lalu merasakan takut, tubuhnya gemetar,

rambutnya kepalanya terasa ingin pecah ka

mbu

pembaw

k kamu aja

t rambutnya. Terasa sakit, bukan kepal

a bergumam lirih, matanya terpe

PAPA!" ter

g ke kamarnya. Gadis itu akan kembali merasakan sakit itu sen

uami istri. Bagas yang mendengar teriakan Maudy akan per

a kamu, ma

agas nampak tergesa namun Ma

u cuma drama kamu nggak usah k

hatinya terasa kalut, di satu sisi dia takut putrinya

!! KAMU NGGAK LUPA KAN, MAS!" Mareta

h anak kita!! dia pembunuh." Mareta

usap punggung Mareta naik turun,

ma!" uc

diam saat Bagas lihat matanya terpejam, Bagas

ke ranjang, Bagas segera bergegas

nggendong tubuh putrinya

audy kembali mimisan, ini sudah terjadi sangat lama setiap

tu, tangannya mengusap lembut kepala

Tapi papa tidak ingin jika mama tahu, papa

sebelum dia pergi karena Bagas sangat

irian. Maudy mampu merawat dirinya se

tu saja, rasanya sangat saki

akan terus menganggap ku mampu melewati ini semua? p

ir obat itu langsung dia telan. Tubuhnya bersa

gal suatu saat? apa kalian

u yang mereka tunggu?" Gadis itu tersen

mengirim pesan ke nomer ya

sekali aja. Maudy mimpi itu

tak pernah mendapat balasan dan tak

*

Maudy tetap memaksa untuk masuk sekolah

amitan kepada mereka. Wajahnya terlihat sangat

tanpa berpamitan kepada kita. Tid

etiap Maudy pamit dia tidak pernah menanggapinya lantas sekarang

angkutan umum datang, cukup lama nam

m b

ersenyum lega saat meliha

Masalahnya rumah Kendra sa

ti, makanya gue k

lalu duduk anteng di jok belaka

dengan canda tawa, Kendra yang

nta sama temen gue sendir

ngerti. "Semua itu berawal dari temen, Ken. Kala

ia nolak gue gimana?" Maudy

ing lo udah ungkapin perasaan lo ke dia, lagian ga

uda

dah

ama lo, lo mau ngg

e

rang yang Kendra suka adalah dirinya

ulu sebelum ke orang y

or Kendra berhenti tepat

lo dari lama, gue cuma ngungkapin perasaan gue aja seperti

guh dia tidak tahu jika akan te

! karena selama ini gue cuma anggap lo seba

hkan suasana yang canggung, Kendra

ue gak pernah ngomong kayak gitu dan gue mohon lo nggak ngehindar, gue

e minta maaf!" ucap

e udah bahagia. Maudy!" Kendra tersenyum tu

dy segera pergi, perasaann

ukainya. Selama ini, Maudy hanya men

r

asyikan melamun dia sampai

calon

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
DEVIAN
DEVIAN
“Merasa asing dengan keluarganya sendiri, bahkan di kucilkan setiap hari dan dianggap layaknya seorang pembantu. Ini bukanlah tentang cinderela yang hidup bersama ibu dan saudara tirinya, melainkan ini tentang Maudy, seorang gadis berhati malaikat. Kematian adiknya membuat Maudy merasakan kehidupan seperti di neraka, bagaimana dia harus menerima kebencian dari keluarganya sendiri. Maudy hampir dibuat menyerah oleh semesta yang tak pernah berpihak adil kepadanya, sampai kedatangan Devian yang mampu mewarnai kegalapan dalam hidupnya. Namun, semesta kembali tak berpihak kepadanya. Di mana dirinya harus merelakan Devian dengan saudara kembarnya, Maura. Maudy harus bertahan sendirian dengan penyakit mematikan di tubuhnya, ada harapan di hati kecilnya Maudy ingin kembali merasakan kasih sayang dari orang tuanya. Yang sekian lama tidak dapat dia rasakan, Maudy berharap di akhir hidupnya dia dapat merasakan itu semua.”
1 Bab 1 Pertengkaran Pagi Hari2 Bab 2 Luka3 Bab 3 Pagi yang Rusuh4 Bab 4 Pagi, Calon Pacar! 5 Bab 5 Sindir Terus6 Bab 6 Kesal dan Cinta7 Bab 7 Pacar8 Bab 8 Pulang Bareng9 Bab 9 Devian atau Kendra10 Bab 10 Rumah Devian11 Bab 11 Lelah12 Bab 12 Merawat Maudy13 Bab 13 Naksir Tetangga Kelas14 Bab 14 Cantiknya Devian15 Bab 15 ILY16 Bab 16 Mulai Buka Hati17 Bab 17 Ungkapan Cinta18 Bab 18 Sandiwara19 Bab 19 Laporan20 Bab 20 Lanjut atau Tidak21 Bab 21 Taruhan22 Bab 22 Sama-sama Terluka23 Bab 23 Permainan Baru24 Bab 24 Pingsan25 Bab 25 Bahagia dan Lukanya26 Bab 26 Tertawa Dengan Bahagianya27 Bab 27 Terima Kasih Semesta28 Bab 28 Tamparan Cinta29 Bab 29 Ancaman Mama30 Bab 30 Putus31 Bab 31 Aku Kamu32 Bab 32 Luka Hebat33 Bab 33 Asing34 Bab 34 Kas35 Bab 35 Pertengkaran36 Bab 36 Kita Sama37 Bab 37 Hari Bahagia38 Bab 38 Menyerah39 Bab 39 Lemah40 Bab 40 Pilihan Devian41 Bab 41 Apa Mereka Menyesal 42 Bab 42 Perubahan Sikap43 Bab 43 Selesai44 Bab 44 Racun45 Bab 45 Devian Nggak Datang 46 Bab 46 Menyesal 47 Bab 47 Selamat Ulang Tahun48 Bab 48 Anak Saya Lantas aku