icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

DEVIAN

Bab 3 Pagi yang Rusuh

Jumlah Kata:1200    |    Dirilis Pada: 06/04/2024

PADA!!" Maudy mengeram kesal, empat anak sial

hos

lutut, nafasnya tersengal lantaran

baru datang dan melihat temannya yan

e narikin uang kas ke cowok-cow

untuk yang lain biar gue sama Ferish

alian urus sekalian

lo ya. Karena Devian nurutnya c

Gue mau ke kelas, itu semua urusan kali

eka berdua, namun Maudy acuh tet

i bangkunya. "Ken, kenapa sih temen-te

ah Maudy lalu menatap sekitar. "Ngo

nzo menggedikan bahunya acuh, kembali

unus tajam saat melihat satu lagi biang ke

Reno baru saja mendudu

ringah kini terlihat m

i, wajahnya datar, matanya me

luar kelas!" ucapnya san

mengambil uang di saku

ri

n gue selalu bayar!" Maudy

u alasan, yang pertama lo alasan uang ketinggalan,

dua kali dan entah lo sengaja atau ngga

ali gak bayar artinya 40 ribu ditambah sekarang sepu

ya gue gak perlu bayar

e unsur tidak kesengajaan. Jadi gue gak

as sebenarnya adu mulut dengan

bayar sekarang atau gue

nak orang. Kalau gue kenapa-na

Kembaran lo kan bany

sud

ab!" ucap Maudy dengan s

h memberikan uangnya 50

saan nyokap gue gak pernah bila

an tawa melihatnya,

nan lagi kerja joget-joget, namanya si

ngan ucapan Maudy, kerja joget-joget ya

N LO M

*

i uang kas kepada teman-temannya khususnya, Devia

menjewer telinga Devian setelah l

k-enakan makan bakso d

udah capek aja. Lema

enarik telinga Devian tak perd

ian berusaha melepas jeweran

aik-baik ke lo! tapi emang dasarnya lo yang

lah ingin menampar mulut Devian ya

kas lo!" Devian mengangguk, dia tidak mungkin me

utus. "Iya, gue bayar! tap

ak

atau gak

nga lo putus!" s

dengan kegabutannya malah merekam kejadian itu, dan Edgar mem

u bajunya dan menyerahkan satu

asin seka

evian cukup kencang. "Gitu kek dari ta

telinganya yang terasa panas, akib

e." Devian menatap sebal ke arah teman-

si Maudy. Lo serius sama taruhan itu? ga

n singa betina itu akan tunduk sama

o menyahut menatap d

cara itu tak pernah nimbrung

aja sih

rang lo jadiin taruhan, gue yakin seratus persen

di pacar gue. Dan kalau nanti dia udah mulai cinta

." Edgar terta

i, Kenzo menyahut sebelum dia pergi da

a tuh

a Maudy,

bahunya acuh. "Kalau dia suka Maudy, ya bagus s

uga Maudy mau sama lo!" ledek Kev

*

l

apat tamparan. Apa salahnya? dia ba

nyanya lirih, dia mengusap

arah mamanya yang te

l

wa sial!" s

ersihin ruma

sud mamanya, kenapa dia marah

ir jatuh dari tangga. Kalau sampai an

jatuh tapi dia yang disa

tidak sengaja menumpahkan minyak di tangga. Waktu bini mau ambil pel udah kebur

Terus keadaan Maura

Maudy masuk kamar sana. Nanti bi

dapur aja barang bibi!" Maudy terseny

iris apa

hati. Bahkan orang tuanya tak mengijinkan Maudy makan di meja makan, se

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
DEVIAN
DEVIAN
“Merasa asing dengan keluarganya sendiri, bahkan di kucilkan setiap hari dan dianggap layaknya seorang pembantu. Ini bukanlah tentang cinderela yang hidup bersama ibu dan saudara tirinya, melainkan ini tentang Maudy, seorang gadis berhati malaikat. Kematian adiknya membuat Maudy merasakan kehidupan seperti di neraka, bagaimana dia harus menerima kebencian dari keluarganya sendiri. Maudy hampir dibuat menyerah oleh semesta yang tak pernah berpihak adil kepadanya, sampai kedatangan Devian yang mampu mewarnai kegalapan dalam hidupnya. Namun, semesta kembali tak berpihak kepadanya. Di mana dirinya harus merelakan Devian dengan saudara kembarnya, Maura. Maudy harus bertahan sendirian dengan penyakit mematikan di tubuhnya, ada harapan di hati kecilnya Maudy ingin kembali merasakan kasih sayang dari orang tuanya. Yang sekian lama tidak dapat dia rasakan, Maudy berharap di akhir hidupnya dia dapat merasakan itu semua.”
1 Bab 1 Pertengkaran Pagi Hari2 Bab 2 Luka3 Bab 3 Pagi yang Rusuh4 Bab 4 Pagi, Calon Pacar! 5 Bab 5 Sindir Terus6 Bab 6 Kesal dan Cinta7 Bab 7 Pacar8 Bab 8 Pulang Bareng9 Bab 9 Devian atau Kendra10 Bab 10 Rumah Devian11 Bab 11 Lelah12 Bab 12 Merawat Maudy13 Bab 13 Naksir Tetangga Kelas14 Bab 14 Cantiknya Devian15 Bab 15 ILY16 Bab 16 Mulai Buka Hati17 Bab 17 Ungkapan Cinta18 Bab 18 Sandiwara19 Bab 19 Laporan20 Bab 20 Lanjut atau Tidak21 Bab 21 Taruhan22 Bab 22 Sama-sama Terluka23 Bab 23 Permainan Baru24 Bab 24 Pingsan25 Bab 25 Bahagia dan Lukanya26 Bab 26 Tertawa Dengan Bahagianya27 Bab 27 Terima Kasih Semesta28 Bab 28 Tamparan Cinta29 Bab 29 Ancaman Mama30 Bab 30 Putus31 Bab 31 Aku Kamu32 Bab 32 Luka Hebat33 Bab 33 Asing34 Bab 34 Kas35 Bab 35 Pertengkaran36 Bab 36 Kita Sama37 Bab 37 Hari Bahagia38 Bab 38 Menyerah39 Bab 39 Lemah40 Bab 40 Pilihan Devian41 Bab 41 Apa Mereka Menyesal 42 Bab 42 Perubahan Sikap43 Bab 43 Selesai44 Bab 44 Racun45 Bab 45 Devian Nggak Datang 46 Bab 46 Menyesal 47 Bab 47 Selamat Ulang Tahun48 Bab 48 Anak Saya Lantas aku