icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

DEVIAN

Bab 2 Luka

Jumlah Kata:1065    |    Dirilis Pada: 06/04/2024

eluruh siswa berhambur keluar kelas untuk

bih memilih menyelesaikan t

erisha menghampirinya namun gadis i

nulisnya, kalian du

ja sampai lo selesai,

yang masih kurang banyak. "Kalian d

e!" Maudy menggeleng, dia tidak sena

luan aja, lo ma

man satu!" Setelah kedua temannya per

diam diri di kelas, mereka semua ketidu

merenggangkan otot-otot tangannya, sembari menat

rahat." Angga menggoyangkan tubuh t

dengus mengucek matanya

zo lebih asyik membaca bukunya, dia ya

kita semua, Ken!"

H

gagu lo." Angga

angannya ke seluruh kelas mencari kekasihny

ditinggal!

namun saat objek pertama yang dia l

ternyata, setia banget s

? ngimpi lo!"

natap lekat ke arah Maudy lalu

dia, kalau gue gagal motor baru gue buat kali

nta sa

a tuh cewek!" sinisnya, matanya menatap lekat p

u

g telah melempar pulpen ke arahnya. Sedang

pen gue!" te

audy melempar kembali pulpen Devian n

ngat suka membuat Maudy marah. "Eh, udah lama jug

apin duitnya. Gue gak mau ya ada yang gak bay

dalam tas, berniat untuk pergi malas seka

ajam ke arah Devian saat lelaki itu

lo noleh!" Mereka semua kembali m

an cuma gue tolol! bego amat

di lo

langkahnya kembali terhenti kala De

k! dalam waktu satu bulan gue pas

*

sekolah, karena teman-temanny

menjemputnya, Maudy harus naik an

elihat papanya tengah menjem

di sekolah ini, atau mungkin mereka t

ih tepatnya b

dor sepi itu menunggu sampai mer

mu, tidak mendapat tumpangan y

menusuk di dadanya. Tentu saja dia lemah meliha

h soal k

h soal o

mah soal k

ut tuh!" Buru-buru Maudy mengusap kasar air mata

lo!" cetusny

i itu. "Gue tanya santai kenapa dia

kecil di jalanan, karna menunggu merek

r aja. Jarak rumah sama se

sampai sore yang ada Maudy akan mendapat

berbalik dan mendap

" Lelaki itu tersenyum mani

insiatif buat jemput lo aja. Mau ajak lo jala

sebentar tidak masalah. Lagian dia tidak

m yang Kendra berikan, lalu mula

sedikit berteriak, setelah

l berdua sama l

lelaki yang tengah menahan ge

o, Dev!" ledek

*

n mereka sampai lupa waktu d

endra sembari men

buat traktiranny

gguk melambai singkat ke arah Kendra

han degupan kencang pada dad

pintu rumahnya. Rumahnya terliha

reka lagi kelu

Maudy t

ah menatapnya tajam, dan satu gadis y

egini baru pulang!" b

ski sedikit takut. Tapi dia ak

," uj

pang gak usah seenaknya keluar masuk rumah orang

nya lo juga cuma numpang!" balas

l

"Anak gak tau diri. Jaga bicara kamu! beraninya k

ma kalau mama lupa!

mencelos kala mende

sangat menyakitkan, Setega

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
DEVIAN
DEVIAN
“Merasa asing dengan keluarganya sendiri, bahkan di kucilkan setiap hari dan dianggap layaknya seorang pembantu. Ini bukanlah tentang cinderela yang hidup bersama ibu dan saudara tirinya, melainkan ini tentang Maudy, seorang gadis berhati malaikat. Kematian adiknya membuat Maudy merasakan kehidupan seperti di neraka, bagaimana dia harus menerima kebencian dari keluarganya sendiri. Maudy hampir dibuat menyerah oleh semesta yang tak pernah berpihak adil kepadanya, sampai kedatangan Devian yang mampu mewarnai kegalapan dalam hidupnya. Namun, semesta kembali tak berpihak kepadanya. Di mana dirinya harus merelakan Devian dengan saudara kembarnya, Maura. Maudy harus bertahan sendirian dengan penyakit mematikan di tubuhnya, ada harapan di hati kecilnya Maudy ingin kembali merasakan kasih sayang dari orang tuanya. Yang sekian lama tidak dapat dia rasakan, Maudy berharap di akhir hidupnya dia dapat merasakan itu semua.”
1 Bab 1 Pertengkaran Pagi Hari2 Bab 2 Luka3 Bab 3 Pagi yang Rusuh4 Bab 4 Pagi, Calon Pacar! 5 Bab 5 Sindir Terus6 Bab 6 Kesal dan Cinta7 Bab 7 Pacar8 Bab 8 Pulang Bareng9 Bab 9 Devian atau Kendra10 Bab 10 Rumah Devian11 Bab 11 Lelah12 Bab 12 Merawat Maudy13 Bab 13 Naksir Tetangga Kelas14 Bab 14 Cantiknya Devian15 Bab 15 ILY16 Bab 16 Mulai Buka Hati17 Bab 17 Ungkapan Cinta18 Bab 18 Sandiwara19 Bab 19 Laporan20 Bab 20 Lanjut atau Tidak21 Bab 21 Taruhan22 Bab 22 Sama-sama Terluka23 Bab 23 Permainan Baru24 Bab 24 Pingsan25 Bab 25 Bahagia dan Lukanya26 Bab 26 Tertawa Dengan Bahagianya27 Bab 27 Terima Kasih Semesta28 Bab 28 Tamparan Cinta29 Bab 29 Ancaman Mama30 Bab 30 Putus31 Bab 31 Aku Kamu32 Bab 32 Luka Hebat33 Bab 33 Asing34 Bab 34 Kas35 Bab 35 Pertengkaran36 Bab 36 Kita Sama37 Bab 37 Hari Bahagia38 Bab 38 Menyerah39 Bab 39 Lemah40 Bab 40 Pilihan Devian41 Bab 41 Apa Mereka Menyesal 42 Bab 42 Perubahan Sikap43 Bab 43 Selesai44 Bab 44 Racun45 Bab 45 Devian Nggak Datang 46 Bab 46 Menyesal 47 Bab 47 Selamat Ulang Tahun48 Bab 48 Anak Saya Lantas aku