icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

DEVIAN

Bab 9 Devian atau Kendra

Jumlah Kata:1019    |    Dirilis Pada: 06/04/2024

berkumpul di rumah Edgar, yang kebetu

tau dia paksa lo?" tanya Angga menggebu, bagaim

n kalah? siapa sih cewek yang nggak jatuh sama pesona gue!"

ama dia karena lo maksa, lagian Maudy nggak anggap kalau kalian pacara

a dia!" balas Devian santai semb

"Gak, enak aja. Perjanjiannya waktu itu nggak gitu

sama Maudy dalam waktu tiga bulan. Dan kalau gu

Devian berjabat tangan menyetuj

ponsel mereka sendiri, tidak perduli de

pada Maudy. Devian benci dengan tanggal merah, ka

ya saa

ya saa

t dia t

semua. Tapi hatinya belum menerima Maudy, jika

ik Lagi

g Maudy berikan, dia yakin jika singa

terdapat notifikasi pesan dari Maudy y

Betina

ika melihat jawaban Maudy pastinya ga

a girang, membuat mereka semua salin

ak?" bisik Ang

mah lo kayaknya!" Kevin men

gue gak ada hantunya ya." Kevin terke

elpon nomor Maudy, dia rin

ara Maudy terdengar kesal s

ayang!" ke

i

ihak mengakhiri panggilannya. Angga ya

ta Maudy simpen nomor lo!" Tawanya m

simpen nomor gue dari lama!" Angga

pada Angga saat melihat nama kontak

can

o kasih nama gitu,

gar turut serta mendekat mendeng

dah?" t

tu gue tunjukin kalau nomor gue udah di simpen dari lama di

lalu ikut tertawa, dia ikut me

Devian melihatnya semakin murka kala

dah

hal itu semakin membuat

ine aja gue kasih nama konta

KAMU MARAH KAREN

?! KAMU DEKETIN DIA

an wajah merah. Entah temanya ini

KIN

AU AKU SAMA ANGGA KASIH NAMA KONTA

n menjawab apa. Tapi jika di pikir

S MY DREAM! NOT HER!! MY DREAM MAS!!"

menyahut, Devian bergeleng jika te

eplak kepala Angga juga E

a tertawa terbahak merasa konyo

*

Terlalu membosankan dia paling tidak suka jika libur, Maudy lebih s

r

stres H

eli rasanya. "Dia emang bener-bener gila

ue bosen di rumah. Gak teri

saja begitu. Tapi dia senang dengan

ipun malas. Maudy segera berganti, meng

wajahnya sedikit hanya bedak tipis dan l

siang hari begini. Dia segera keluar, berpamitan

" ucapnya. Bagas hanya membalasnya dengan

otot saat tak mendapati Kendra melai

usnya. Maudy buru-buru masuk tap

." Dengan kesal Maudy berhenti mela

gue ajak jalan." Maudy melotot ga

" ucap Maudy saat melihat

ngkat, saat melihat Devian di sana. M

audy!"

lan sama gue, lo siap

p Devian angin lalu, fokusnya han

elayangkan tatapan tajam ke arah Devian

sama gue, paham!" tekan Devian dengan tatapan tajamnya tangannya menyentak tangan Ke

__

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
DEVIAN
DEVIAN
“Merasa asing dengan keluarganya sendiri, bahkan di kucilkan setiap hari dan dianggap layaknya seorang pembantu. Ini bukanlah tentang cinderela yang hidup bersama ibu dan saudara tirinya, melainkan ini tentang Maudy, seorang gadis berhati malaikat. Kematian adiknya membuat Maudy merasakan kehidupan seperti di neraka, bagaimana dia harus menerima kebencian dari keluarganya sendiri. Maudy hampir dibuat menyerah oleh semesta yang tak pernah berpihak adil kepadanya, sampai kedatangan Devian yang mampu mewarnai kegalapan dalam hidupnya. Namun, semesta kembali tak berpihak kepadanya. Di mana dirinya harus merelakan Devian dengan saudara kembarnya, Maura. Maudy harus bertahan sendirian dengan penyakit mematikan di tubuhnya, ada harapan di hati kecilnya Maudy ingin kembali merasakan kasih sayang dari orang tuanya. Yang sekian lama tidak dapat dia rasakan, Maudy berharap di akhir hidupnya dia dapat merasakan itu semua.”
1 Bab 1 Pertengkaran Pagi Hari2 Bab 2 Luka3 Bab 3 Pagi yang Rusuh4 Bab 4 Pagi, Calon Pacar! 5 Bab 5 Sindir Terus6 Bab 6 Kesal dan Cinta7 Bab 7 Pacar8 Bab 8 Pulang Bareng9 Bab 9 Devian atau Kendra10 Bab 10 Rumah Devian11 Bab 11 Lelah12 Bab 12 Merawat Maudy13 Bab 13 Naksir Tetangga Kelas14 Bab 14 Cantiknya Devian15 Bab 15 ILY16 Bab 16 Mulai Buka Hati17 Bab 17 Ungkapan Cinta18 Bab 18 Sandiwara19 Bab 19 Laporan20 Bab 20 Lanjut atau Tidak21 Bab 21 Taruhan22 Bab 22 Sama-sama Terluka23 Bab 23 Permainan Baru24 Bab 24 Pingsan25 Bab 25 Bahagia dan Lukanya26 Bab 26 Tertawa Dengan Bahagianya27 Bab 27 Terima Kasih Semesta28 Bab 28 Tamparan Cinta29 Bab 29 Ancaman Mama30 Bab 30 Putus31 Bab 31 Aku Kamu32 Bab 32 Luka Hebat33 Bab 33 Asing34 Bab 34 Kas35 Bab 35 Pertengkaran36 Bab 36 Kita Sama37 Bab 37 Hari Bahagia38 Bab 38 Menyerah39 Bab 39 Lemah40 Bab 40 Pilihan Devian41 Bab 41 Apa Mereka Menyesal 42 Bab 42 Perubahan Sikap43 Bab 43 Selesai44 Bab 44 Racun45 Bab 45 Devian Nggak Datang 46 Bab 46 Menyesal 47 Bab 47 Selamat Ulang Tahun48 Bab 48 Anak Saya Lantas aku