icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Rahasia Penculikan 11 Tahun Silam

Bab 6 Mencari Hinra

Jumlah Kata:1149    |    Dirilis Pada: 30/12/2023

ingin minum yang dingin." Perintah Pak Santo pada putrin

." Tolak Almann dengan suara pelan. Ia ke

Kamu makan di sini aja selama beberapa hari ke depan." Ujar

alau harus merepotkan terus. Biar nanti malam saya m

u mana sempat mau belanja kebutuhan dapur dan lain-lain. Hari ini kamu baru pul

a tinggal sendiri." Kata Almann. Dan mendadak hatinya sedih sete

au kamu tanyakan pada Mia. Mau nanya

anya Almann, karena merasa Mia

Santo melambai pada putrinya. Dengan malas, Mia mendeka

sebelum dia pergi? Dia bilan

mana, Hinra dulu bahkan nyaris tak berpamitan

i kamu, entah itu lewa

g napas kasar. Ia pasti kecewa karena tak mendapat

i atau menyerahkan sesuatu padamu? Apa d

disampaikan pada Almann. Ia bahkan sama sekali tak menyinggung sedik

ak akan bilang. Selain karena dia malu, dia juga tak mau kalau

sekali hilang tanpa jejak. Kebersamaan mereka se

kanannya. Saya mau istirahat. "Pamit Almann

a ke sini ya. Pintu rumah kami selalu terbuka untuk kamu." Sahut Bu Juwi le

angannya membesarkan Hinra seorang diri. Rumah yang dulu ia beli

tampak kotor berdebu dan banyak kerusakan di sana-sini. Saat masuk ke dalam sa

olisi membawanya. Dan ia yakin, Hinra juga tak ada pulang s

at dari baju-baju yang tergantung dan tergeletak di lantai dan beberapa tempat, semuanya berdebu. Dapur jang

i. Perlahan ia buka tas ransel yang sejak tadi disandangnya. Ia keluarkan sebuah selimut tipis lebar yang dulu diberi oleh sa

angit-langit rumah dan membayangkan semua ken

ah untuk tak akan kembali lagi ke tempat itu, karena kenangan sedih dan perih yang pernah ia alami di sana. Tapi demi menemui Hinra,

*

duk di kota P. Jam di tangan sudah menunjukkan pukul setengah tiga sore. Ia pergi dari rumah sej

salon untuk memotong rambut dan jambangnya yang pa

na rasa tak sabar untuk bertemu Hinra, me

ini adalah rumah yang dulu pernah ditempati Hinra dan ketiga kakaknya. Rumah yang dulu seri

rdengar dari belakang mengagetkan Almann yang baru

tanya Almann pada perempuan berusia sekit

buran keluar kota selama beberapa har

ak Suwito?" tanya Almann heran.

ya Abang buk

gal di sini ada yang namanya

lama kali. Abang coba tanya aja sama Pak RT yang rumahnya di ujung sana. Yang cat rum

sana. Makasih ya Mbak." Pamit Alman

dulu memang rumah salah seorang tetangga Saliha waktu masih SMP. Alm

dan keluar seorang

pa, Om?"

a saya bertemu dengan bel

balikkan badan, suara seorang perempuan yang b

ya Aily? Kenapa kamu sekarang ke sini? Mana si Hinra? Kok nggak dibawa sekalian

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Rahasia Penculikan 11 Tahun Silam
Rahasia Penculikan 11 Tahun Silam
“Almann dipenjara dengan tuduhan telah melakukan penculikan 11 tahun yang lalu. Padahal sesungguhnya, ia hanya menepati janji pada seorang wanita terkasih yang tak akan pernah bisa ia miliki selamanya.”
1 Bab 1 Anak Yang Diculik 2 Bab 2 Surat Perjanjian 3 Bab 3 Hinra Dan Mia4 Bab 4 Berpisah 5 Bab 5 Putusan Sidang6 Bab 6 Mencari Hinra7 Bab 7 Mia Si Anak Baik8 Bab 8 Kesedihan Almann9 Bab 9 Pertemuan Hinra Dan Mia10 Bab 10 Mencari Kebenaran 11 Bab 11 Kakakku, Aily12 Bab 12 Keributan Di Tempat Kerja13 Bab 13 Penyesalan Almann 14 Bab 14 Musibah Yang Menimpa Aily 15 Bab 15 Pemberian Dari Almann16 Bab 16 Mulai Dekat 17 Bab 17 Mengambil Foto Kenangan 18 Bab 18 Kecelakaan 19 Bab 19 Tak Sesuai Harapan 20 Bab 20 Ketakutan Terbesar Seorang Kakak 21 Bab 21 Sebuah Janji Pengikat Hati22 Bab 22 Aily Kakak Kami, Telah Pergi 23 Bab 23 Hujan Yang Menjadi Saksi 24 Bab 24 Mendatangi Mia25 Bab 25 Ingin Pulang 26 Bab 26 Batal Berangkat 27 Bab 27 Pengorbanan Mia28 Bab 28 Tepi Sungai Yang Indah 29 Bab 29 Cinta Lama Yang Terpendam 30 Bab 30 Dilema31 Bab 31 Serba Salah 32 Bab 32 Menyadarkan Saliha33 Bab 33 Perjalanan Panjang 34 Bab 34 Pertemuan Yang Dinanti Sejak Lama 35 Bab 35 Bahagia Saat Bersama 36 Bab 36 Rencana Pernikahan 37 Bab 37 Rasa Sedih Di Tengah Kebahagiaan 38 Bab 38 Kasih Sayang Sebenarnya 39 Bab 39 Malam Perpisahan 40 Bab 40 Bicara Dari Hati Ke Hati 41 Bab 41 Janji Yang Tak Mungkin Ditepati 42 Bab 42 Arti Perpisahan Yang Sebenarnya 43 Bab 43 Kepergian Almann Untuk Selamanya 44 Bab 44 Surat Panjang Sebagai Kenangan Terakhir 45 Bab 45 Ending ( Seolah Terlahir Kembali )