icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Rahasia Penculikan 11 Tahun Silam

Bab 7 Mia Si Anak Baik

Jumlah Kata:1325    |    Dirilis Pada: 30/12/2023

n. Malam yang kamu kabur dengan membawa Hinra, keesokan paginya

h dulunya adalah salah satu tetangga yang paling perhatian pada Hinra dan ketiga Kakaknya. Almann ing

wa Saliha dan Handari untuk tingg

ada mereka. Nyatanya kamu nggak pernah muncul. Dan saya kaget, hari ini kamu datang. Tapi kok nggak ada Hinra? Cuma kamu sendiri. Sebenarnya apa yang terjadi Almann? Kenapa

b pertanyaan Bu Minah. Hatinya berulang kali beru

sini nggak sama dia?" Bu Minah mengulang per

aya berkata," saya ke sini karena mencari Hinra,

li ke sini nyariin. Kenapa sekarang jadi kamu yang datang ke sini buat nya

ritakan semua pada orang. Kini ia sudah tahu kalau

a kasih atas informasinya. M

p dulu di sini semalam atau dua mal

nggal di kampung yang jauh dari sini." Ka

, kalau bisa berikan nomor HP kamu. Biar nanti kalau ada Hinr

nggak punya HP Bu. Udah s

keras mau pulang, hati-hati aja di jalan.

sekarang, atau kembali ke tempat asalnya di pulau Jawa? Karena sekarang ia seolah tak punya l

sa. Dia akan menunggu Hinra di sana. Almann yaki

*

h!" seru Mia dari halaman rumah, berpamit

sudah hampir terlambat. Mia kini sudah kelas 1 SMA. Dan jarak sekolah dari rumahnya lu

laman rumah Hinra karena takut dengan Almann. Meski Almann selalu ramah pa

mengayuh sepedanya. Jantungnya berdegup kencang karena takut, sa

jah Almann yang pucat, ditambah lagi selama dua ha

Ia ingin cepat menjauh dari sana.

AAKK.

Mia berusaha untuk memasang kembali rantai sepedanya sendiri, namun selalu gagal k

Abang yang

kan bantuan padanya. Ia bahkan sempat berdiri dan mundur be

seragam kamu nanti kotor kena ol

a takut. Ia hanya bisa memandang Almann yang

l tersenyum. " Hati-hati ya berangkat ke sekolah." Katan

epatah kata pun. Mia hanya ingin segera menjauh. Sambil mengayuh sepedanya dengan laju, sesekali Mia meno

ng tapi tak mengucapkan terima kasih? Apalagi Almann tadi tersenyum padanya. Dan ia bahkan tak

ambat. Akhirnya Mia memutuskan untuk melanjutkan pergi ke s

*

" tanya Mia saat baru sa

ung goreng. Kalau mau makan,

mau makan. Apa Ibu masakn

amat, mau makan aja bany

ian ia bertanya lagi," Bu, Mia boleh minta se

gantar makanan ke rumah Almann. Bahkan dulu waktu masih ada Hinra pun, Mia tak pernah mau di

n Mia belum sempat mengucapkan terima kasih." Ujar

sana. Bawakan sayur sama lauknya. Nasi pakai yan

h menyiapkan semua dalam beberapa piring kec

nn. Ia berusaha untuk memberanikan diri. Ini adalah pertama kalinya ia aka

ngan wajah yang masih terlihat puc

ke sini?" tanya

an sepeda Mia. Maaf tadi Mia langsung pergi

Nggak perlu berterima kasih. Meman

g." Mia menyerahkan talam berisi

ampai bawa makanan kayak gini. Tunggu sebenta

dahin aja. Nanti biar Mia se

en

ya

i. Duduk aja dulu." Kata Almann sambil men

tak lama ia keluar lagi sambil m

gak usah repot-repot." Uj

meski Mia tahu kalau seny

aja beberapa langkah meninggalkan rumah Alma

uberikan padamu. Sebuah barang titipan Hinra du

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Rahasia Penculikan 11 Tahun Silam
Rahasia Penculikan 11 Tahun Silam
“Almann dipenjara dengan tuduhan telah melakukan penculikan 11 tahun yang lalu. Padahal sesungguhnya, ia hanya menepati janji pada seorang wanita terkasih yang tak akan pernah bisa ia miliki selamanya.”
1 Bab 1 Anak Yang Diculik 2 Bab 2 Surat Perjanjian 3 Bab 3 Hinra Dan Mia4 Bab 4 Berpisah 5 Bab 5 Putusan Sidang6 Bab 6 Mencari Hinra7 Bab 7 Mia Si Anak Baik8 Bab 8 Kesedihan Almann9 Bab 9 Pertemuan Hinra Dan Mia10 Bab 10 Mencari Kebenaran 11 Bab 11 Kakakku, Aily12 Bab 12 Keributan Di Tempat Kerja13 Bab 13 Penyesalan Almann 14 Bab 14 Musibah Yang Menimpa Aily 15 Bab 15 Pemberian Dari Almann16 Bab 16 Mulai Dekat 17 Bab 17 Mengambil Foto Kenangan 18 Bab 18 Kecelakaan 19 Bab 19 Tak Sesuai Harapan 20 Bab 20 Ketakutan Terbesar Seorang Kakak 21 Bab 21 Sebuah Janji Pengikat Hati22 Bab 22 Aily Kakak Kami, Telah Pergi 23 Bab 23 Hujan Yang Menjadi Saksi 24 Bab 24 Mendatangi Mia25 Bab 25 Ingin Pulang 26 Bab 26 Batal Berangkat 27 Bab 27 Pengorbanan Mia28 Bab 28 Tepi Sungai Yang Indah 29 Bab 29 Cinta Lama Yang Terpendam 30 Bab 30 Dilema31 Bab 31 Serba Salah 32 Bab 32 Menyadarkan Saliha33 Bab 33 Perjalanan Panjang 34 Bab 34 Pertemuan Yang Dinanti Sejak Lama 35 Bab 35 Bahagia Saat Bersama 36 Bab 36 Rencana Pernikahan 37 Bab 37 Rasa Sedih Di Tengah Kebahagiaan 38 Bab 38 Kasih Sayang Sebenarnya 39 Bab 39 Malam Perpisahan 40 Bab 40 Bicara Dari Hati Ke Hati 41 Bab 41 Janji Yang Tak Mungkin Ditepati 42 Bab 42 Arti Perpisahan Yang Sebenarnya 43 Bab 43 Kepergian Almann Untuk Selamanya 44 Bab 44 Surat Panjang Sebagai Kenangan Terakhir 45 Bab 45 Ending ( Seolah Terlahir Kembali )