icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Rahasia Penculikan 11 Tahun Silam

Bab 8 Kesedihan Almann

Jumlah Kata:1267    |    Dirilis Pada: 30/12/2023

t Almann menyerahkan sebuah k

. Ia duduk di samping Mia, d

ang akan diberikan H

sama Hinra?" tanya Mia senang. Ia merasa masih punya harapan untuk ber

iri. Awalnya dia nggak mau bilang kalau itu untuk kamu. Tapi akhirnya dia mengaku, kalau dia membeli itu untuk diberikan ke ka

rnyata Hinra hendak memberinya sesuatu, na

beri, karena mungkin harganya tak seberapa. Tapi lihatlah ketulusan di dalamnya. Hinra sama sekali tak

ulu." Ujar Mia sambil berusaha menahan tangis. Hidungnya sudah perih

ang masygul pula. Namun tak lama dilihatnya Mia mem

ring main ke sini? Banyak yang

Mia. "Kapan pun kamu datang, Abang akan

*

n kemud

Almann dengan stetoskop. Tak lupa juga ia mengukur tensi darah lelaki

ke arah langit-langit rumah itu terlihat kosong.

sempat memindahkan sisa bubur di man

Mia setengah memaksa. Sebab dilihatnya dar

ata Almann sambil memandang wajah can

Minum obat..." Mia m

hhh

ama suka nggak nyambung." Kata Mia sambil menyiapka

k-banyak, Mia

ngan cerewet. Emangnya enak apa

jangan ngurus

pa yang m

a urus dir

iri sendiri. Duduk

an ia bertanya, "Mia capek ngurus Abang? Maaf ya,

ntan menurut. Dan begitu mulutnya terbuka, satu persatu anek

Kata Almann begitu Mia berdiri dan mengem

mang? Ngg

Mia itu cewek, dan Abang laki-lak

gan kesibukannya berkemas. "Lagi pula Mia jarang ke sini kan? Paling pas jam makan dan minum obat. Itu pun diteman

Mia. Kalau Hinra i

gak bisa sayang sama Mia, seperti Abang saya

ghalang kebahagiaan Mia. Dulu Abang mengambil kebahagiaan Hinra dengan menjauhkan dia dari keluarganya. Sekarang, Abang yang udah buat

enapa sih kok ngomong kayak gitu? Mia nggak pernah merasa kalau Bang Almann udah membaw

akitan. Abang nggak punya uang, makanya kamu ja

Ada yang protes? S

Sementara Mia merasa tah

seperti ini. Bilang Bang. Kalau mereka ada datang ke sini dan menyalahkan Abang

Memang nggak seharusnya Abang menerima kebaikan dari kamu terus. Sudah

udah jadi Bidan. Dan Mia jadi seperti sekarang ini ka

ekarang udah 30 tahun. Teman-teman seangkatan kam

an menikah. Mia akan minta Bapak atau Ibu mencarikan

amu harus menikah dengan orang yang kamu sukai. Jangan asal mau nikah,

ia udah nggak memikirkan cinta lagi. Mia udah cu

membuka hati, Mia! Apa kamu masih

ia sejenak mematung deng

kalau kita pernah ada dalam hidupnya. Karena sampai sekarang dia nggak perna

p lama. Seolah sibuk den

rjanji dengan orang tua kamu untuk nggak menerima apa pun lagi

h satu dari mereka memang

ilih untuk menetap di sini. Semuanya jadi begini karena dulu Abang masih berharap Hinra akan datang. Kalau tah

ng. Mia hanya akan melur

a..

jangan lupa makan dan minum obat. Nanti ada Taufan yang akan aku sur

terhenti saat mendengar Almann mengatakan s

bang mau pulang ke Jawa dan tak akan kembali lagi ke sini. Karena itu,

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Rahasia Penculikan 11 Tahun Silam
Rahasia Penculikan 11 Tahun Silam
“Almann dipenjara dengan tuduhan telah melakukan penculikan 11 tahun yang lalu. Padahal sesungguhnya, ia hanya menepati janji pada seorang wanita terkasih yang tak akan pernah bisa ia miliki selamanya.”
1 Bab 1 Anak Yang Diculik 2 Bab 2 Surat Perjanjian 3 Bab 3 Hinra Dan Mia4 Bab 4 Berpisah 5 Bab 5 Putusan Sidang6 Bab 6 Mencari Hinra7 Bab 7 Mia Si Anak Baik8 Bab 8 Kesedihan Almann9 Bab 9 Pertemuan Hinra Dan Mia10 Bab 10 Mencari Kebenaran 11 Bab 11 Kakakku, Aily12 Bab 12 Keributan Di Tempat Kerja13 Bab 13 Penyesalan Almann 14 Bab 14 Musibah Yang Menimpa Aily 15 Bab 15 Pemberian Dari Almann16 Bab 16 Mulai Dekat 17 Bab 17 Mengambil Foto Kenangan 18 Bab 18 Kecelakaan 19 Bab 19 Tak Sesuai Harapan 20 Bab 20 Ketakutan Terbesar Seorang Kakak 21 Bab 21 Sebuah Janji Pengikat Hati22 Bab 22 Aily Kakak Kami, Telah Pergi 23 Bab 23 Hujan Yang Menjadi Saksi 24 Bab 24 Mendatangi Mia25 Bab 25 Ingin Pulang 26 Bab 26 Batal Berangkat 27 Bab 27 Pengorbanan Mia28 Bab 28 Tepi Sungai Yang Indah 29 Bab 29 Cinta Lama Yang Terpendam 30 Bab 30 Dilema31 Bab 31 Serba Salah 32 Bab 32 Menyadarkan Saliha33 Bab 33 Perjalanan Panjang 34 Bab 34 Pertemuan Yang Dinanti Sejak Lama 35 Bab 35 Bahagia Saat Bersama 36 Bab 36 Rencana Pernikahan 37 Bab 37 Rasa Sedih Di Tengah Kebahagiaan 38 Bab 38 Kasih Sayang Sebenarnya 39 Bab 39 Malam Perpisahan 40 Bab 40 Bicara Dari Hati Ke Hati 41 Bab 41 Janji Yang Tak Mungkin Ditepati 42 Bab 42 Arti Perpisahan Yang Sebenarnya 43 Bab 43 Kepergian Almann Untuk Selamanya 44 Bab 44 Surat Panjang Sebagai Kenangan Terakhir 45 Bab 45 Ending ( Seolah Terlahir Kembali )