icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Bujang Kaya Jadi Budak Cinta

Bab 8 Part 8

Jumlah Kata:1719    |    Dirilis Pada: 23/12/2023

tu terdapat layanan makan siang gratis bagi para karyawan. Dan saat ini, Nadira beserta tim pemotretan tenga

erapa gadis yang duduk di depannya. Ia menduga mereka para staff administras

t." Lanjut yang lain. Mereka sepertinya tidak malu meng

katanya dia i

sudn

teran ya. Ada darah Indonesianya gitu. Nah ka

h salah satu gadis itu. "Menuru

iya cowok begitu jomblo." Lanjutnya. "Loe ganti pertanyaan lo

ya cowok tampan plus tajir macem gitu jomblo. Justru kalo jomblo malah patut dicurig

oe." Tegur yang lain. "Tapi kalo emang dia suka n

ama anak loe di rumah mau di

da disini? Satu pikiran tiba-tiba muncul di benaknya. Ia menduga kalau Erhan sebenarnya tahu dimana keberadaan Gisna sa

nti dengan barang baru. Dan Nadira juga kini sudah mengenakan pakaian baru. Namun saat

i Nadira. Nadira memandang pria yang baru saja semalam mengganggunya. Ya, siapa lagi kalau bukan Erhan. Tetangga baru yang juga sepupu ipar sahabatnya yang kini baru ia tahu merupakan salah satu atasannya. "A

idak melakukan kesalahan, kenapa pria itu mengatakan kalau dia

akkan bokongnya yang seksi di sana. Melipat kedua tangan di depan dad

, konsumen kami bukannya tertarik pada model furniture yang

r." Jawab Nadira kemudian. Tapi kemudian Nadira menyadari adanya peluang. Mumpung Erhan ada

tidak suka kau memanggilku den

Saya tidak bisa melakukan itu." tolaknya halus. "Walau bagaimanapun

jadi model." Jawab Erhan lagi. "Lagipula, lebih dari itu. diluar semua ini kita adalah tetangga dekat. Dan kau adalah sahabat dari iparku, yang berarti kau juga adalah temanku." J

Anda sedang membahas ini, maka sekalian saja saya bertanya." Nadira memandang

itu balik me

da yang lain mengatakan kalau Anda tidak tahu dimana keberadaan Gisna. Tapi saya rasa, itu tidak benar. Anda menyembunyikannya saat ini kan?" itu bukan pertanyaan,

tangan kirinya. "Lalu?" pria itu balik bertanya. Y

rtanya karena tidak mengerti

alahnya apa? Gisna menghilang, dan jika memang k

kalian menyembunyikannya?" Tanyanya

jawabanmu." Ucap Erhan den

tidak menyenangkan dari ucapan Erhan. "Saya tida

membuat Nadira bergidik ngeri. "Aku juga tidak sedang mengajakmu ber

nyembunyikannya?" Nadi

ku tergantung pada jawabanmu." Ucapnya. "Tapi, semisal kami memang menyembunyikan Gisn

ada." Jawab

. Tapi dia menghilang ataupun disembunyikan, itu tidak ada hubungannya denganmu. Karena itu pilihannya dan itu ada dalam lin

imanapun, separuh hidupnya dia habiskan bersama Gisna. Bagaimana bisa disebut orang asing? "Terlebih lagi dia sedang mengandung dan baru saja

ukan. "Gisna dimana?" Erhan mengacungkan telunjuknya. "Bagaimana keadaan bayinya." Ia mengacungkan jari tengahnya. "Apa dia baik-baik saja." Ia mengacungkan jari manisnya. "Tiga perta

aruskan pria di depannya ini berhitung? Namun kebingug

aanmu. Tapi tidak gratis. Kau ha

pnya. "Tapi berikan angka yang masuk akal, karena tidak sekaya keluarga Levent kalau kau mau tahu." Si

manis di wajah pria itu. senyuma

i kedua sisi pegangan kursi yang sedang didudukinya, membuat Nadira mau tak mau ikut mendongakkan kepala memandangnya. "Kalau kau bersedia memenuhi empat permintaanku. Maka aku akan menjawab empat perta

ursi beroda yang kini dia duduki. Namun Erhan

permintaanmu." Lanjutnya dengan sedikit gugup. Kedekatan pria itu entah kenapa tiba-tiba menimbulkan gelenyar aneh di tubuh Nadira. Dadanya mendadak berdebar dua kali lebih cepat da

mendekat sementara Nadira semakin menenggelamkan punggungnya pada sandaran kursi. Berharap bisa me

n yang ternyata terasa hangat di telapak tangannya. Erhan mencoba menahan senyumnya. T

memainkan rambut Nadira dengan jemarinya yang panjang. "Jadi? Bagaimana?" ucapnya. "Emp

Maksudku, permintaan apa yan

n." Ucapnya masih dengan berbisik dan senyum manis di wajahnya. "Itu bisa kupikirkan nanti." Lanjut Erhan santai. "Selama kau setuju dengan syaratku, maka aku a

kanya, namun sebelum meninggalkan ruangan dia kembali menoleh ke arah Nadira dan tersenyum. "Tapi kalau informanmu tidak bisa memberikanmu jawaban, dan kau bersedia mengabulkan empat permintaanku. Maka aku akan menunggumu di ruanganku setelah acara pemot

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Bujang Kaya Jadi Budak Cinta
Bujang Kaya Jadi Budak Cinta
“Erhan itu bujangan supel, kaya, mudah bergaul, dan sialnya juga mudah jatuh cinta. Tapi eh tapi, sayangnya dia itu seringkali jatuh cinta pada wanita-wanita pilihan para sepupunya dan bahkan secara terang-terangan dia berusaha membujuk mereka untuk berpaling dari para sepupunya hanya supaya mereka mau menjadi kekasihnya dan hal itu seringkali membuat para sepupunya emosi karena tingkahnya. Tapi kala Erhan benar-benar jatuh cinta pada seorang wanita, dia malah jatuh cinta pada wanita yang dingin yang bukan hanya tidak percaya pada pernikahan, tapi juga tidak percaya pada yang namanya cinta. Bagaimana caranya Erhan meyakinkan gadis itu kalau ia benar-benar sudah jatuh cinta? Mungkinkah gadis itu pada akhirnya percaya kalau Erhan telah menjadi budak cintanya?”
1 Bab 1 Part 12 Bab 2 Part 23 Bab 3 Part 34 Bab 4 Part 45 Bab 5 Part 56 Bab 6 Part 67 Bab 7 Part 78 Bab 8 Part 89 Bab 9 Part 910 Bab 10 Part 1011 Bab 11 Part 1112 Bab 12 Part 1213 Bab 13 Part 1314 Bab 14 Part 1415 Bab 15 Part 1516 Bab 16 Part 1617 Bab 17 Part 1718 Bab 18 Part 1819 Bab 19 Part 1920 Bab 20 Part 2021 Bab 21 Part 2122 Bab 22 Part 2223 Bab 23 Part 2324 Bab 24 Part 2425 Bab 25 Part 2526 Bab 26 Part 2627 Bab 27 Part 2728 Bab 28 Part 2829 Bab 29 Part 2930 Bab 30 Part 3031 Bab 31 Part 3132 Bab 32 Part 3233 Bab 33 Part 3334 Bab 34 Part 3435 Bab 35 Part 3536 Bab 36 Part 3637 Bab 37 Part 3738 Bab 38 Part 3839 Bab 39 Part 3940 Bab 40 Part 4041 Bab 41 Part 4142 Bab 42 Part 4243 Bab 43 Part 4344 Bab 44 Part 4445 Bab 45 Part 4546 Bab 46 Part 4647 Bab 47 Part 4748 Bab 48 Part 4849 Bab 49 Part 4950 Bab 50 Part 5051 Bab 51 Part 5152 Bab 52 Part 5253 Bab 53 Part 5354 Bab 54 Part 5455 Bab 55 Part 5556 Bab 56 Part 5657 Bab 57 Part 5758 Bab 58 Part 5859 Bab 59 Part 5960 Bab 60 Part 6061 Bab 61 Part 6162 Bab 62 Part 6263 Bab 63 Part 6364 Bab 64 Part 6465 Bab 65 Part 6566 Bab 66 Part 6667 Bab 67 Part 6768 Bab 68 Part 6869 Bab 69 Part 6970 Bab 70 Part 7071 Bab 71 Part 7172 Bab 72 Part 72 (End)