icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Bujang Kaya Jadi Budak Cinta

Bab 4 Part 4

Jumlah Kata:1669    |    Dirilis Pada: 23/12/2023

ang bawaannya kecuali kantong kertas berisi oleh-oleh di tangannya dan sling bagnya yang setia m

parkiran dan langsung memasuki taksi y

aat mendengar sahabatnya, Gisna p

aha menetralkan napasnya dan merapikan penampilannya. Nadira mengetuk pintu dan mengucap salam lalu masuk ke dalamnya. Ia menatap sekeliling dengan cepat. Di bagian kanan ruangan rawat Gisna terdapat dua sofa panjang yang tampak ter

anti ileran." Nadira menyerahkan bingkisa

?" Meta memandangnya

nya minta sama laki lo buat dibeliin. Gak malu apa punya laki kaya tapi kerjaan ngemis oleh-oleh mulu?" Sindir

man seorang pria yang membuatnya refleks berbalik. Disana,

lum kembali menoleh ke arah Gisna ya

ng lemah lembut seperti biasa. Sementara pria yang tadi

narnya merupakan pria tipe Nadira. Namun sikap genitnya itu sudah me

a. Dengan tinggi tubuhnya yang mencapai 170cm, Nadira masih harus men

na. Pria berdarah Indonesia-Turki yang sudah dengan kurang ajarnya meminta Gisna

api mau tak mau, Nadira pada akhirnya menyamakan Erhan dengan Lucas. Dan karena dia tidak

ya dengan senyum

Erhan salah tingkah. "K

Gisna. "Na, sepupu ipar kamu masih sehat?" sin

sekarang. Kamu mau tes apa? Paru-paru? Jantung? Otak? Atau

dengan Gisna. Namun Nadira mal

pu tertua Lucas-memperingatkan. Dialah satu-satunya pria di keluarga Levent yang Nadira anggap normal saat i

n kamu, loh. Kamu mau saya cut?" Ancamnya yang membuat Meta seketika terdiam dan menutup mulutnya. Pandangan Erhan kembali ke tertuju pada Nadira. "

i mengejek. "Maaf, aku gak minat." Jawabnya datar. Suara tawa dari

'suka', Sepupu." Tegur Adskhan. "Gak bisa lihat yang cantik, maunya main sosor aja. Jangan mau Nadira, di

." Desis

berbentuk persegi dan menyerahkannya dengan paksa pada tangan kanan Nadira. "Ini kartu nama

aneh.' Gumamnya dalam hati. Sementara kartu nama di tanga

pai akhirnya waktu menunjukkan pukul delapan

alasan pada keluarga Gisna kalau mereka ingin bernostalgia. Namun baik

Meta memandang sahabatnya yang tengah duduk

Kalo kamu nanya aku baik-baik aja, jawaban aku enggak, Ta. Aku gak baik-baik aja. Tapi kalo kamu nanya apa

i tempat tidur sahabatnya yang terbebas dari selang infu

aku memang sudah memprediksi semua ini akan terjadi. Salahku karena jatuh cinta p

nta. Dan patah hati adalah salah satu resiko yang me

aku selalu berdoa supaya kita berakhir dengan kisa

ari perasaan semacam itu. Kisah cinta yang berakhir bahagia itu memang ada, tapi ia rasa kemewahan itu bukan untuknya. Tidak ia semakin

siapapun. Semua makhluk berjenis kelamin pria adalah hal yang seharusnya hindari. Ya, kecuali mer

Meta mengalihkan Nadira dari lamunannya. Nadira mengangguk. Meta tidak salah dengan harapannya, Gisna juga

da binar keoptimisan di wajahnya. "Tidak sebelum bayi-bayi ini lahir

yang Gisna maksud

njadi jembatan atas penderitaan yang dialami sahabatnya ini. Seandainya saja dia tahu bahwa wanita itu mendekatinya karena sebuah rencana. Ia tidak

ni wanita itu. Tapi aku belum menyerah. Masih ada waktu sampai bayi-bayi ini lahir. Aku masih meminta kepada si pemilik hati untuk membalikkan

cul. Meskipun kemudian wanita itu tergugu dalam tangisannya, Nadira bahagia karena sahabatnya itu belum men

*

an jusru membuat tubuhnya berteriak tak nyaman. Ia dan Meta pada ak

cukup karena kemarin dia langsung melakukan penerbangan ke Jakarta berselang satu jam s

inta bantal dan tempat tidurnya sendiri. Dan dia adalah orang yang suka tidur dalam keheningan. Meskipun ia sering melakukan

endiri di atas tempat tidur dan benar-benar tidur tanpa gangguan. Tidak peduli jika itu menghabis

unitnya. Setahunya, unit itu kosong dan hendak disewakan saat ia akan p

unci mobilnya di atas meja bar dan langsung menuju kamar. Melepas pakaiannya dan melemparnya ke dalam keranjang cucian. Mandi cepat dengan air hangat adalah pilihannya. Dan tak sampai lima menit kem

i, I'm c

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Bujang Kaya Jadi Budak Cinta
Bujang Kaya Jadi Budak Cinta
“Erhan itu bujangan supel, kaya, mudah bergaul, dan sialnya juga mudah jatuh cinta. Tapi eh tapi, sayangnya dia itu seringkali jatuh cinta pada wanita-wanita pilihan para sepupunya dan bahkan secara terang-terangan dia berusaha membujuk mereka untuk berpaling dari para sepupunya hanya supaya mereka mau menjadi kekasihnya dan hal itu seringkali membuat para sepupunya emosi karena tingkahnya. Tapi kala Erhan benar-benar jatuh cinta pada seorang wanita, dia malah jatuh cinta pada wanita yang dingin yang bukan hanya tidak percaya pada pernikahan, tapi juga tidak percaya pada yang namanya cinta. Bagaimana caranya Erhan meyakinkan gadis itu kalau ia benar-benar sudah jatuh cinta? Mungkinkah gadis itu pada akhirnya percaya kalau Erhan telah menjadi budak cintanya?”
1 Bab 1 Part 12 Bab 2 Part 23 Bab 3 Part 34 Bab 4 Part 45 Bab 5 Part 56 Bab 6 Part 67 Bab 7 Part 78 Bab 8 Part 89 Bab 9 Part 910 Bab 10 Part 1011 Bab 11 Part 1112 Bab 12 Part 1213 Bab 13 Part 1314 Bab 14 Part 1415 Bab 15 Part 1516 Bab 16 Part 1617 Bab 17 Part 1718 Bab 18 Part 1819 Bab 19 Part 1920 Bab 20 Part 2021 Bab 21 Part 2122 Bab 22 Part 2223 Bab 23 Part 2324 Bab 24 Part 2425 Bab 25 Part 2526 Bab 26 Part 2627 Bab 27 Part 2728 Bab 28 Part 2829 Bab 29 Part 2930 Bab 30 Part 3031 Bab 31 Part 3132 Bab 32 Part 3233 Bab 33 Part 3334 Bab 34 Part 3435 Bab 35 Part 3536 Bab 36 Part 3637 Bab 37 Part 3738 Bab 38 Part 3839 Bab 39 Part 3940 Bab 40 Part 4041 Bab 41 Part 4142 Bab 42 Part 4243 Bab 43 Part 4344 Bab 44 Part 4445 Bab 45 Part 4546 Bab 46 Part 4647 Bab 47 Part 4748 Bab 48 Part 4849 Bab 49 Part 4950 Bab 50 Part 5051 Bab 51 Part 5152 Bab 52 Part 5253 Bab 53 Part 5354 Bab 54 Part 5455 Bab 55 Part 5556 Bab 56 Part 5657 Bab 57 Part 5758 Bab 58 Part 5859 Bab 59 Part 5960 Bab 60 Part 6061 Bab 61 Part 6162 Bab 62 Part 6263 Bab 63 Part 6364 Bab 64 Part 6465 Bab 65 Part 6566 Bab 66 Part 6667 Bab 67 Part 6768 Bab 68 Part 6869 Bab 69 Part 6970 Bab 70 Part 7071 Bab 71 Part 7172 Bab 72 Part 72 (End)