icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Wangsit Kuntilanak

Bab 5 5. Penghuni Baru

Jumlah Kata:1522    |    Dirilis Pada: 11/07/2023

as seperti menggerogoti. Layaknya ratusan belatun

piring yang terbuat dari tanah liat, sebuah teko air, dan juga

ke kanan, mencoba menemukan jawaban

rih sekali. Dia juga melirik mayat-ma

nya, berisik sekali dan s

hnya dan berjalan ke arah sumber suara. Dia membuka jendela i

ng tangannya. Dan saat dia rasa Sinar itu sudah mulai me

bang

. Hosh

aat dia terjaga. Rambut panjang yang menghalangi wajah

gue, mimpi. I

us mengatakan kalau apa yang dialami ha

pi itu di tempat ini, bahkan sekarang Entah kenapa dia merasa bahw

jemari tangan. Lalu menyatukan seluruh rambut itu dan

ah jam berapa sekarang karena saat dia me

perempuan baru saja keluar dari rumah yang sama

tik panjang yang biasanya dipakai untuk menggendong ana

erdapat sebuah bunga yang

nya. menebak Siapa gerang

et tubuh perempuan itu. Rasa-rasanya Dia per

alah pemilik rumah ini. Atau bisa jadi dia sa

an jadi ada banyak juga sekali juga kemungkinan menging

akhirnya dia meninggalkan jendela dan berni

arus dikerjakan. Janji dengan L

asi. Kerap mengalami mimpi buruk akhirnya membuat di

i rasa stres di kepala. Gadis itu tidak memiliki cukup banya

di akan jauh lebih baik kalau dia menuliskannya di sebuah buku dan orang-orang bisa menganggap hal it

, meskipun memang frekuensinya be

yang memang berada di kamarnya. Namun setelah dia memeriksa keran di kamar mandi yang ternyata ti

kamar ini sudah lama tidak dihuni, Jad

ilkan juga banyak keringat. Mau tidak mau gadis berk

r dan mengeluarkan peralatan mandi yang memang

membuka pintu dan menutupnya kembali, dia juga tidak lupa

g dipenuhi oleh kamar-kamar, salah satu pintu terbuka dan me

bertumburan kalau Ema tidak cepa

ya am

lu jalan kayak babi. Lihat-liha

Tapi dirinya yang merupakan mahasiswa psikologi, secara tida

e belakang. Dia juga memiliki tato di paha bagian kiri. Ema tahu it

ki tindik di ba

ntuk melanjutkan langkah setelah mengucapkan kata maaf sambil menundukkan kepala sekali.

ah pencari masalah. Perempuan perempuan berjenis seperti ini tersebar banyak di Jakar

lengan Ema dan menariknya sedikit ke belakang. Membuat Ema ha

uru-buru amat. Lo a

khirnya menjawab, "Iya Mbak

lo s

orang keluar dari pintu yang sama berjenis kelamin laki-laki

ng sehingga terlihat benar-benar sangat mengembang seperti sangkar burung, juga ku

a, Sa

nyolong aja kayak babi

pi dia menahan lidahnya. Dia penghuni baru di sini dan baru saja pindah kemarin membuat masalah dengan

Jenis tetapan yang sebenarny

ah tirinya yang juga sering menatapn

pan cabul ya

ar gue. Namanya A

annya. Karena di mata Ema, Adit sama sekali tidak terlihat tampan. Malah terlihat sep

au menebaknya, karena itu

." si perempuan yang mengatai d

n itu di dalam kepala berusaha mengingat da

ti kurang kerjaan nih Ngasih nama jelek kayak lu. Baru p

a menggeleng. "Ema

jawa,

mengangg

hatan kayak orang Jawa. Lu keturunan

yang dikatakan oleh Diana. Pada akhirnya gadis itu memilih untu

dulu ya. Say

Diana. Dari tadi yang laki-laki kita lakukan hanya te

nya sedang mencumbu tubuh Ema. S

. Perempuan itu sama sekali tidak tergang

udian sambil tertawa-tawa semakin kencang. Lalu masuk menutup pintun

ri mukanya aja muka-muka perempuan b*****.' lanjut Di

u. Dia mencengkram peralatan mandi yang dia bawa be

ri rumah, ternyata malah bertemu dengan pe

ini adalah kosan murah yang letaknya cukup jauh dari jalan r

alagi di Jakarta. Tentu saja tempat-tempat seperti ini dija

epas dari label itu karena dia s

i tempat yang lebih layak untuk ditinggali. Yang jelas sekarang dia harus mandi dan se

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Wangsit Kuntilanak
Wangsit Kuntilanak
“Orang bilang di sana rumah tinggal kuntilanak. Dahulu seorang wanita belanda yang melakukan praktik sihir di bakar warga hidup-hidup. Namun Ema tidak peduli. Orang tua kandungnya sudah meninggal dan ayah tirinya mencoba memperkosa gadis itu. Dia butuh tempat untuk tinggal. Hingga suatu hari, sosok kuntilanak berbadan ringkih muncul. Membunuh satu per satu orang terdekat Ema dan memberi teror pada gadis itu. Ema berhasil kabur, tetapi dia harus kembali. Selain wangsit kuntilanak ada padanya. Iqbal, kekasih gadis itu harus diselamatkan sebelum dimakan kuntilanak.”
1 Bab 1 Ndoro Ayu sudah datang2 Bab 2 2. Kuntilanak di atas pohon3 Bab 3 3. Dendam Tjokrodjiwo4 Bab 4 4. Perjanjian dengan iblis5 Bab 5 5. Penghuni Baru6 Bab 6 6. Hubungan yang goyah7 Bab 7 7. Bertemu Lisa8 Bab 8 8. Hati-hati dengan pohon tua itu9 Bab 9 9. Kepala di cabang pohon10 Bab 10 10. Pocong Ibu Mau Masuk Rumah11 Bab 11 11. Wajah penuh belatung12 Bab 12 12. Tergantung di langit-langit kamar13 Bab 13 13. Bisikkan aneh14 Bab 14 14. Tjokrodjiwo15 Bab 15 15. Shhtt, jangan diceritakan16 Bab 16 16. Jangan percaya mereka17 Bab 17 17. Dinda dan Tjokrodjiwo18 Bab 18 18. Tawa-tawa kecil yang mengganggu19 Bab 19 19. Sejarah Tjokrodjiwo20 Bab 20 20. Memori masa lalu21 Bab 21 21. Itu bukan Dinda