5.0
Komentar
714
Penayangan
16
Bab

Meisya terpaksa harus memberikan sesuatu yang berharga dalam dirinya demi mendapatkan uang untuk operasi ayahnya. Dan dia memberikannya kepada seorang lelaki, yang tak lain adalah kekasih dari sahabatnya sendiri--Mario namanya. Tetapi, berujung pada dirinya yang dimanfaatkan oleh lelaki itu sebagai pemuas hasratnya. "Ma-maksud lo? Gue nggak ngerti. Lo udah punya Pelangi. Buat apa lo menginginkan gue?" "Gue nggak menginginkan lo sebagai pacar, Meisya. Gue... " Mario menjeda ucapannya sejenak. "Gue cuma pengen lo jadi jalang gue. Tidur sama gue kapan pun gue minta."

Tanpa Rasa Bab 1 Prolog

"Gue... gue hamil, Kak," ucap Meisya pelan, namun masih terdengar jelas oleh lelaki yang berada di dekatnya saat ini.

Lelaki itu sontak tertawa mendengarnya. "Nggak mungkin, Sya! Kita selalu main aman. Gue selalu ngeluarinnya di luar. Kalau kelepasan di dalam juga, seharusnya nggak masalah. Lo rutin minum pilnya, 'kan?"

"Gue minum terus, kok, setelah berhubungan sama lo. Lo lihat sendiri gue selalu minum itu."

"Apa lo pernah main sama yang lain juga?"

"Nggak pernah!" seru Meisya murka. Enak saja menuduhnya sembarangan. "Cuma sama lo doang, Kak." Mario memang meminta Meisya hanya berhubungan dengannya saja, tapi dia sendiri malah berhubungan dengan perempuan lain. Mario selalu memakai pengaman ketika bersama yang lain, itu cara dia meyakinkan Meisya agar tetap mau berhubungan dengannya tanpa memakai pengaman. Sungguh, Meisya tak kuasa menolaknya. Karena lelaki itu punya sesuatu yang dia gunakan untuk mengancam Meisya agar selalu mau menuruti apa pun keinginannya.

"Sekarang gue harus gimana?? Ini anak elo, Kak," ujar Meisya dengan air mata yang sudah mulai menggenang. Dia tidak akan menggugurkan janin yang tidak berdosa ini. Melakukan hubungan intim di luar nikah saja, dia sudah sangat berdosa. Apalagi membunuh janin yang sama sekali tidak bersalah ini?

"Nikahi gue, Kak... " lirih Meisya. Dia memegang pergelangan tangan Mario-memohon pada lelaki itu.

Mario terdiam.

Meisya tertegun ketika Mario melepaskan tangannya perlahan, pikiran negatif tiba-tiba saja muncul dibenaknya. Apa Mario menolak untuk menikahinya?

"Sorry, Sya. Gue belum siap menikah. Lo tahu sendiri alasannya. Kalau pun gue ingin menikah nantinya, Pelangi lah yang akan gue nikahi. Bukan elo, atau perempuan mana pun... "

Meisya tersenyum kecut mendengarnya. Dia merasa sedih atas penolakan Mario yang enggan menikahinya padahal dia tengah mengandung darah daging lelaki itu sendiri. Pelangi lagi dan lagi... kenapa harus selalu ada nama Pelangi? Perempuan yang sangat dicintai Mario sepenuh hatinya. Tidak seperti Meisya atau perempuan lain, yang bagi Mario, hanya sebagai pemuas nafsunya.

Meisya memejamkan kedua matanya sejenak dan kemudian membukanya perlahan. Dia harus bisa mengontrol emosinya saat berbicara dengan Mario. Kalau dia emosi, masalah tak akan selesai, yang ada Mario akan ikutan emosi juga.

"Tapi, Kak... gimana dengan nasib anak kita?" Meisya tak dapat membendung air matanya yang mulai berjatuhan membasahi pipinya. "Dia butuh seorang ayah."

"Kita bisa membesarkannya bersama, tanpa harus menikah," ujar Mario enteng-membuat Meisya membekap mulutnya tidak percaya.

Meisya menggelengkan kepalanya. Bukan ini yang dia mau. Dia ingin membesarkan anaknya bersama dengan Mario dalam sebuah ikatan resmi. Apa kata orang kalau tahu dia hamil tanpa suami? Orang tua Meisya juga belum mengetahuinya. Entah bagaimana tanggapan kedua orang tuanya nanti. Kedua orang tuanya yang hidup dengan ekonomi pas-pasan itu, berharap banyak kepadanya. Mereka ingin Meisya sukses suatu hari nanti.

Lanjutkan Membaca

Buku serupa

Gairah Liar Ayah Mertua

Gairah Liar Ayah Mertua

Gemoy

Aku melihat di selangkangan ayah mertuaku ada yang mulai bergerak dan mengeras. Ayahku sedang mengenakan sarung saat itu. Maka sangat mudah sekali untuk terlihat jelas. Sepertinya ayahku sedang ngaceng. Entah kenapa tiba-tiba aku jadi deg-degan. Aku juga bingung apa yang harus aku lakukan. Untuk menenangkan perasaanku, maka aku mengambil air yang ada di meja. Kulihat ayah tiba-tiba langsung menaruh piringnya. Dia sadar kalo aku tahu apa yang terjadi di selangkangannya. Secara mengejutkan, sesuatu yang tak pernah aku bayangkan terjadi. Ayah langsung bangkit dan memilih duduk di pinggiran kasur. Tangannya juga tiba-tiba meraih tanganku dan membawa ke selangkangannya. Aku benar-benar tidak percaya ayah senekat dan seberani ini. Dia memberi isyarat padaku untuk menggenggam sesuatu yang ada di selangkangannya. Mungkin karena kaget atau aku juga menyimpan hasrat seksual pada ayah, tidak ada penolakan dariku terhadap kelakuan ayahku itu. Aku hanya diam saja sambil menuruti kemauan ayah. Kini aku bisa merasakan bagaimana sesungguhnya ukuran tongkol ayah. Ternyata ukurannya memang seperti yang aku bayangkan. Jauh berbeda dengan milik suamiku. tongkol ayah benar-benar berukuran besar. Baru kali ini aku memegang tongkol sebesar itu. Mungkin ukurannya seperti orang-orang bule. Mungkin karena tak ada penolakan dariku, ayah semakin memberanikan diri. Ia menyingkap sarungnya dan menyuruhku masuk ke dalam sarung itu. Astaga. Ayah semakin berani saja. Kini aku menyentuh langsung tongkol yang sering ada di fantasiku itu. Ukurannya benar-benar membuatku makin bergairah. Aku hanya melihat ke arah ayah dengan pandangan bertanya-tanya: kenapa ayah melakukan ini padaku?

Bab
Baca Sekarang
Unduh Buku
Tanpa Rasa Tanpa Rasa Princess Qaila Romantis
“Meisya terpaksa harus memberikan sesuatu yang berharga dalam dirinya demi mendapatkan uang untuk operasi ayahnya. Dan dia memberikannya kepada seorang lelaki, yang tak lain adalah kekasih dari sahabatnya sendiri--Mario namanya. Tetapi, berujung pada dirinya yang dimanfaatkan oleh lelaki itu sebagai pemuas hasratnya. "Ma-maksud lo? Gue nggak ngerti. Lo udah punya Pelangi. Buat apa lo menginginkan gue?" "Gue nggak menginginkan lo sebagai pacar, Meisya. Gue... " Mario menjeda ucapannya sejenak. "Gue cuma pengen lo jadi jalang gue. Tidur sama gue kapan pun gue minta."”
1

Bab 1 Prolog

05/08/2022

2

Bab 2 Awal Mula Bencana

05/08/2022

3

Bab 3 Semua Telah Terjadi

05/08/2022

4

Bab 4 Akal Licik Mario

05/08/2022

5

Bab 5 Orang Tua Meisya

05/08/2022

6

Bab 6 Touch Me

05/08/2022

7

Bab 7 Perasaan Bersalah

05/08/2022

8

Bab 8 Mencari Pekerjaan

05/08/2022

9

Bab 9 Maksud Lo Apa

05/08/2022

10

Bab 10 Arshaka

05/08/2022

11

Bab 11 Video

05/08/2022

12

Bab 12 Jadi Jalang Gue!

05/08/2022

13

Bab 13 Sad Boy

05/08/2022

14

Bab 14 Special or Worst Day

05/08/2022

15

Bab 15 Jangan Baper!

05/08/2022

16

Bab 16 Tak Pantas Untukmu

05/08/2022