Suami Tak Ada Akhlak

Suami Tak Ada Akhlak

Evie Edha

5.0
Komentar
1.3K
Penayangan
79
Bab

Sungguh bahagia jika mempunyai suami perhatian dan suka membantu pekerjaan rumah. Akan tetapi bagaimana jika di balik semua ada sesuatu yang disembunyikan oleh sang suami. Seperti hanya Hadi. Sikap perhatian yang ia berikan pada sang istri ternyata menyimpan rahasia yang mana bisa menghancurkan jika terbongkar. Sosok wanita lain menjadi penghangat Hadi di luaran sana. Pelakor. Memang selalu menghantui rumah tangga.

Suami Tak Ada Akhlak Bab 1 Prolog

"Wah. Uang Abang banyak sekali." Perempuan yang

memakai dress di atas lutut berwarna merah menyala itu menatap takjub

tumpukan uang di atas meja.

Seorang laki-laki yang duduk di samping perempuan itu

tersenyum bangga. "Iya, dong, Reta Sayang."

"Mana warnanya biru dan merah semua lagi. Nggak ada

yang ijo," ucapnya centil. Tangannya memegang tumpukan uang itu lalu mengipaskannya

pada wajah.

Reta menatap laki-laki di sampingnya. "Abang dapat dari

mana uang sebanyak ini?"

Mengembuskan asap rokok yang baru dihisapnya ia menjawab,

"Mertua Abang baru saja tanahnya kena pelebaran jalan tol. Baru cair tua

Bangka itu dan dapat banyak uang."

"Kok bisa, Bang? Yang dapat uang, kan mertua

Abang?" Laki-laki itu memang mempunyai seorang istri, bahkan dua orang

anak. Akan tetapi kelakuannya masih suka keluar dengan perempuan lain.

Hadi. Pria tinggi kurus dan cungkring itu tersenyum pongah.

"Istri Abang, kan dapat bagian pastinya, Sayang. Abang pakai saja uangnya

dengan alasan mau usaha." Lihatlah wajah laki-laki tamak dan tidak tahu

malu ini.

Mata perempuan bernama Reta itu membulat lucu. "Emang

Abang mau usaha apa?"

Hadi mematikan Putung rokoknya pada asbak. Ia duduk

mempersempit jarak di antara keduanya. Tangan kirinya merangkul bahu Reta yang

terekpose. "Dengar. Uang ini untuk kamu."

Lihatlah wajah bahagia Reta. "Beneran, Bang?"

"Iya dong. Semua ini untuk Reta seorang. Cinta Abang

yang sangat sexi dan cantik ini," ucap Hadi sembari menjawil dagu

Reta.

Reta tersenyum malu dan manja. Akan tetapi wajah perempuan

itu berubah sesaat kemudian. "Abang bohong ah."

Kening Hadi mengerut. "Kok bohong. Enggak dong."

"Katanya cinta sama Reta. Tapi tadi masih saja sebut

istri untuk yang di rumah."

Hadi tersenyum. Ia menyukai Reta yang cemburu padanya.

"Iya iya maaf, Sayang. Abang cuma keceplosan tadi. Tapi cinta Abang sama

kamu itu tidak bisa ditandingi."

"Ah Abang," ucap Reta manja yang membuat Hadi

tertawa.

Hadi memegang dagu Reta, menarik pelan dan membuat keduanya

saling bertatapan. Ia tersenyum simpul. "Reta, Sayang. Kita main,

yuk!"

Reta menunduk, ia mengangguk menahan senyuman. "Hayuk,

Bang."

Lanjutkan Membaca

Buku lain oleh Evie Edha

Selebihnya

Buku serupa

Puncak Nafsu Ayah Mertua

Puncak Nafsu Ayah Mertua

Cerita _46
5.0

Aku masih memandangi tubuhnya yang tegap, otot-otot dadanya bergerak naik turun seiring napasnya yang berat. Kulitnya terlihat mengilat, seolah memanggil jemariku untuk menyentuh. Rasanya tubuhku bergetar hanya dengan menatapnya. Ada sesuatu yang membuatku ingin memeluk, menciumi, bahkan menggigitnya pelan. Dia mendekat tanpa suara, aura panasnya menyapu seluruh tubuhku. Kedua tangannya menyentuh pahaku, lalu perlahan membuka kakiku. Aku menahan napas. Tubuhku sudah siap bahkan sebelum dia benar-benar menyentuhku. Saat wajahnya menunduk, bibirnya mendarat di perutku, lalu turun sedikit, menggodaku, lalu kembali naik dengan gerakan menyapu lembut. Dia sampai di dadaku. Salah satu tangannya mengusap lembut bagian kiriku, sementara bibirnya mengecup yang kanan. Ciumannya perlahan, hangat, dan basah. Dia tidak terburu-buru. Lidahnya menjilat putingku dengan lingkaran kecil, membuatku menggeliat. Aku memejamkan mata, bibirku terbuka, dan desahan pelan keluar begitu saja. Jemarinya mulai memijit lembut sisi payudaraku, lalu mencubit halus bagian paling sensitif itu. Aku mendesah lebih keras. "Aku suka ini," bisiknya, lalu menyedot putingku cukup keras sampai aku mengerang. Aku mencengkeram seprai, tubuhku menegang karena kenikmatan itu begitu dalam. Setiap tarikan dan jilatan dari mulutnya terasa seperti aliran listrik yang menyebar ke seluruh tubuhku. Dia berpindah ke sisi lain, memberikan perhatian yang sama. Putingku yang basah karena air liurnya terasa lebih sensitif, dan ketika ia meniup pelan sambil menatapku dari bawah, aku tak tahan lagi. Kakiku meremas sprei, tubuhku menegang, dan aku menggigit bibirku kuat-kuat. Aku ingin menarik kepalanya, menahannya di sana, memaksanya untuk terus melakukannya. "Jangan berhenti..." bisikku dengan napas yang nyaris tak teratur. Dia hanya tertawa pelan, lalu melanjutkan, makin dalam, makin kuat, dan makin membuatku lupa dunia.

Gairah Liar Dibalik Jilbab

Gairah Liar Dibalik Jilbab

Gemoy
5.0

Kami berdua beberapa saat terdiam sejanak , lalu kulihat arman membuka lilitan handuk di tubuhnya, dan handuk itu terjatuh kelantai, sehingga kini Arman telanjang bulat di depanku. ''bu sebenarnya arman telah bosan hanya olah raga jari saja, sebelum arman berangkat ke Jakarta meninggalkan ibu, arman ingin mencicipi tubuh ibu'' ucap anakku sambil mendorong tubuhku sehingga aku terjatuh di atas tempat tidur. ''bruuugs'' aku tejatuh di atas tempat tidur. lalu arman langsung menerkam tubuhku , laksana harimau menerkam mangsanya , dan mencium bibirku. aku pun berontak , sekuat tenaga aku berusaha melepaskan pelukan arman. ''arman jangan nak.....ini ibumu sayang'' ucapku tapi arman terus mencium bibirku. jangan di lakukan ini ibu nak...'' ucapku lagi . Aku memekik ketika tangan arman meremas kedua buah payudaraku, aku pun masih Aku merasakan jemarinya menekan selangkanganku, sementara itu tongkatnya arman sudah benar-benar tegak berdiri. ''Kayanya ibu sudah terangsang yaa''? dia menggodaku, berbisik di telinga. Aku menggeleng lemah, ''tidaaak....,Aahkk...., lepaskan ibu nak..., aaahk.....ooughs....., cukup sayang lepaskan ibu ini dosa nak...'' aku memohon tapi tak sungguh-sungguh berusaha menghentikan perbuatan yang di lakukan anakku terhadapku. ''Jangan nak... ibu mohon.... Tapi tak lama kemudian tiba-tiba arman memangut bibirku,meredam suaraku dengan memangut bibir merahku, menghisap dengan perlahan membuatku kaget sekaligus terbawa syahwatku semakin meningkat. Oh Tuhan... dia mencium bibirku, menghisap mulutku begitu lembut, aku tidak pernah merasakan ini sebelumnya, Suamiku tak pernah melakukannya seenak ini, tapi dia... Aahkk... dia hanya anakku, tapi dia bisa membuatku merasa nyaman seperti ini, dan lagi............ Oohkk...oooohhkkk..... Tubuhku menggeliat! Kenapa dengan diriku ini, ciuman arman terasa begitu menyentuh, penuh perasaan dan sangat bergairah. "Aahkk... aaahhk,," Tangan itu, kumohooon jangan naik lagi, aku sudah tidak tahan lagi, Aahkk... hentikan, cairanku sudah keluar. Lidah arman anakku menari-nari, melakukan gerakan naik turun dan terkadang melingkar. Kemudian kurasakan lidahnya menyeruak masuk kedalam vaginaku, dan menari-nari di sana membuatku semakin tidak tahan. "Aaahkk... Nak....!"

Bab
Baca Sekarang
Unduh Buku
Suami Tak Ada Akhlak Suami Tak Ada Akhlak Evie Edha Romantis
“Sungguh bahagia jika mempunyai suami perhatian dan suka membantu pekerjaan rumah. Akan tetapi bagaimana jika di balik semua ada sesuatu yang disembunyikan oleh sang suami. Seperti hanya Hadi. Sikap perhatian yang ia berikan pada sang istri ternyata menyimpan rahasia yang mana bisa menghancurkan jika terbongkar. Sosok wanita lain menjadi penghangat Hadi di luaran sana. Pelakor. Memang selalu menghantui rumah tangga.”
1

Bab 1 Prolog

24/09/2023

2

Bab 2 Parfum Wanita

25/09/2023

3

Bab 3 Formalitas

28/09/2023

4

Bab 4 Makan Seadanya

02/10/2023

5

Bab 5 Mulai Berbohong

02/10/2023

6

Bab 6 Buah Bibir

09/10/2023

7

Bab 7 Beli Perhiasan

09/10/2023

8

Bab 8 Jangan Bertemu Dulu

09/10/2023

9

Bab 9 Janda Gatel

09/10/2023

10

Bab 10 Janda Bohai

09/10/2023

11

Bab 11 Tutup Mulut

09/10/2023

12

Bab 12 Gajinya Kok Segini

09/10/2023

13

Bab 13 Ingin Berpisah

10/10/2023

14

Bab 14 Anak Jadi Korban

10/10/2023

15

Bab 15 Pisah Ranjang

10/10/2023

16

Bab 16 Hak Istri

10/10/2023

17

Bab 17 Pura-Pura Polos

10/10/2023

18

Bab 18 Langkah Kedua

14/10/2023

19

Bab 19 Kurang Bukti

14/10/2023

20

Bab 20 Siap Perang

14/10/2023

21

Bab 21 Terkabul

14/10/2023

22

Bab 22 Cantik Dan Uang

14/10/2023

23

Bab 23 Mata-mata

14/10/2023

24

Bab 24 Gelang Kaki

14/10/2023

25

Bab 25 Hutang Berbunga

18/10/2023

26

Bab 26 Jalan Berdua

18/10/2023

27

Bab 27 Lintah Darat

18/10/2023

28

Bab 28 Mulut Ember

18/10/2023

29

Bab 29 Pria Bertato

18/10/2023

30

Bab 30 Uang Saku

18/10/2023

31

Bab 31 Makan Sate

18/10/2023

32

Bab 32 Rumah Mertua

04/11/2023

33

Bab 33 Bechek Menthok

04/11/2023

34

Bab 34 Mantannya Hadi

04/11/2023

35

Bab 35 Bermuka Dua

04/11/2023

36

Bab 36 Bersilat Lidah

04/11/2023

37

Bab 37 Mata Duitan

04/11/2023

38

Bab 38 Kepergok Lagi

04/11/2023

39

Bab 39 Kalah Cantik

04/11/2023

40

Bab 40 Kangen Reta

04/11/2023