Gairah Ceo Arogan

Gairah Ceo Arogan

molista

5.0
Komentar
30.4K
Penayangan
25
Bab

WARNING!!! HARAP BIJAK DALAM MEMBACA KARENA AKAN ADA ADEGAN KEKERASAN DAN 21+ DI BAB TERTENTU. Pengkhianatan dari seoarang istri yang bernama Asley membuat Adam Longthen murka. Meski Asley sudah di nyatakan tewas dalam kecelakaan bersama selingkuhannya, tapi ia tetap bersikeras meminta semua anak buahnya untuk mencari Asley dan membawanya dalam keadaan hidup atau mati. Usaha anak buah Adam tak sia-sia. Mereka berhasil membawa Asley kembali ke rumah, tapi dengan penampilan yang sudah berbeda. Namun wanita tersebut tak mengakui dirinya sebagai Asley, melainkan sebagai Alin. Lalu, siapa sebenarnya wanita yang di bawa anak buah Adam. Mungkinkah itu orang yang hanya mirip dengan Asley, atau memang Asley selamat dari kecelakaan dan lupa ingatan?

Bab 1 Pengkhianatan yang di ketahui

"Oohh, Regan, i love you so much," ucap Asley setengah mendesah saat Regan terus menghujamnya penuh gairah. Desahan yang saling bersahutan pun memenuhi kamar hotel.

"Kamu menyukainya? So take this, baby," sahut Regan mempercepat gerakannya.

Asley semakin mendesah, keringat semakin membanjiri tubuh mereka, hingga akhirnya mereka tumbang dalam kepuasan.

"Aku akan selalu merindukan hal ini darimu," ucap Asley sambil memeluk tubuh polos Regan.

"Aku selalu ada untukmu, kapanpun kamu mau," jawab Regan yang langsung memberikan kecupan lembut di bibir Asley.

Ciuman panas kembali tercipta, tapi Asley menahan Regan yang seakan enggan melepaskan tautan bibirnya.

"Aku harus segera kembali, kalau tidak Adam akan banyak tanya kemana aku pergi," ucap Asley.

"Tentu, " sahut Regan.

Mereka pun kembali memakai pakaian, dan segera meninggalkan hotel. Regan harus mengantar Asley ke sebuah tempat, di mana ia meninggalkan mobilnya. Itu adalah cara mereka menghindari para mata-mata.

Namun sayangnya saat mereka menuju mobil, tiba-tiba beberapa orang mengejar.

"Nona Asley, tunggu!" teriak seorang pria.

Asley dan Regan pun menoleh ke arah suara, dimana empat pria tengah menuju mereka. Asley pun terperanjat kaget saat melihat siapa mereka. "Shit! Mereka orang-orang Adam.

"Apa yang harus kita lakukan?" tanya Regan.

"Kita tidak ada pilihan," sahut Asley yang langsung menggapai tangan Regan dan berlari menuju mobil. Kepanikan di rasakan keduanya saat melihat anak buah Adam.

Mereka berdua segera masuk ke dalam mobil dan kabur dari kejaran para anak buah Adam. Itu adalah pilihan terakhir, karena jika mereka tertangkap, maka tidak akan ada maaf dari Adam atas pengkhianatan yang mereka lakukan.

Namun ternyata menghindari anak buah Adam buka hal yang mudah. Dengan cepat mereka menyusul dan menemukan mobil Regan.

"Regan, cepatlah, aku tidak mau Adam menangkap kita," ucap seorang wanita bernama Asley panik. Ia meminta sang kekasih untuk melajukan mobilnya secepat mungkin.

Asley berulang kali melihat ke belakang mobilnya dimana dua mobil tengah mengajarnya.

"Cepatlah Regan," ucapnya kembali.

"Tenanglah," sahut sang kekasih, atau lebih tepatnya seorang selingkuhan.

Mobil melaju semakin cepat menghindari kejaran dua mobil di belakang mereka. Asley dan Regan sebisa mungkin menghindar dari kejaran para anak buah Adam, seorang penguasa berdarah dingin yang di takut semua kalangan.

Adam mengetahui perselingkuhan mereka, dan mereka pun tahu jika sudah pasti tak akan ada ampun untuk mereka berdua.

"Apa kamu akan kembali menemui Adam sekarang?" tanay Regan.

"Tidak mungkin. Dia tidak akan memaafkan kita. Satu-satunya yang bisa kita lakukan sekarang hanya pergi menjauh darinya. Bawa kemanapun kamu pergi Regan," ucap Asley. Ia sangat yakin jika tidak ada pilihan yang lebih baik selain kabur.

Regan kembali menoleh ke belakang, ia bisa melihat mobil anak buah Adam masih mengejarnya. Ia pun menambah kecepatan.

Regan menyunggingkan senyum saat merasa lolos dari kejaran anak buah Adam. Namun sayang, kecepatan hingga akhirnya mobil hilang kendali.

Ciiitttt......

Braakkk.....

Byuurrr......

Mobil menabrak beton pengaman jalan hingga langsung terjun ke jurang, dimana di bawah jurang tersebut terdapat sungai yang arusnya sangat deras.

Mobil yang ditumpangi Asley dan Regan pun terbawa arus sungai tersebut.

"Aku rasa mereka tidak akan selamat," ucap salah satu pira yang mengejar mereka.

Mereka pun kembali untuk segera melaporkan apa yang terjadi pada Bos mereka, Adam Longthen. Sayangnya, Adam justru marah besar karena mereka tak bisa membawa Asley padanya.

"Bawa dia kemari dalam keadaan hidup atau pun mati," ucap Adam dingin.

Semua anak buahnya pun mencari Asley. Mereka harus menemukannya meski dalam keadaan mati sekalipun.

Namun, setelah satu minggu pencarian, mereka belum juga menemukan Asley. Itu semakin membuat Adam murka, karena sang anak yang terus memanggil dan mencarinya

"Pa, kok mama belum pulang juga," tanya Jeslyn, anak Adam. Gadis berusia lima tahun itu sangat merindukan Asley. Wanita yang dijadikan Adam sebagai istri, sekaligus ibu sambung untuk Jeslyn sejak usia satu tahun.

"Papa akan segera membawa ibumu kembali sayang," sahut Adam sambil mengusap kepala Jeslyn.

Asley adalah seorang gadis yang Adam pilih untuk menjadi istrinya. Selain menjadi ibu sambung bagi Jeslyn yang kehilangan sang ibu saat melahirkannya, Asley juga menjadi istri Adam sekedar untuk melampiaskan hasratnya.

Sebuah kesepakatan antara Asley dan Adam, yang tak disukai oleh Maria, ibu Adam.

Para anak buah Adam yang bertugas mencari keberadaan Asley kini tengah beristirahat, tapi mata mereka selalu bersiaga dalam pencarian, hingga akhirnya salah satu dari mereka melihat sosok wanita yang mereka cari.

"Itu dia nona Asley," ucap seorang pria berbadan kekar pada rekannya, setelah ia melihat seorang wanita yang sama persis dengan wanita dalam foto yang ada di genggam tangannya.

Berulang kali ia memastikan foto tersebut dengan wanita yang ia lihat di toko bunga. Meski penampilan sangat berbeda, tapi wajahnya sama persis dengan orang yang mereka cari. Dan mereka pun menghampiri.

"Ternyata selama ini anda berada di sini, nona Asley?" ucap pria tersebut bernada dingin menahan kesal. Tentu saja ia kesal karena mencari Asley yang dikira sudah mati, tapi ternyata sedang hidup tenang, bahagia dengan penampilan lain.

Lanjutkan Membaca

Buku lain oleh molista

Selebihnya

Buku serupa

Bosku Kenikmatanku

Bosku Kenikmatanku

Juliana
5.0

Aku semakin semangat untuk membuat dia bertekuk lutut, sengaja aku tidak meminta nya untuk membuka pakaian, tanganku masuk kedalam kaosnya dan mencari buah dada yang sering aku curi pandang tetapi aku melepaskan terlebih dulu pengait bh nya Aku elus pelan dari pangkal sampai ujung, aku putar dan sedikit remasan nampak ci jeny mulai menggigit bibir bawahnya.. Terus aku berikan rangsang an dan ketika jari tanganku memilin dan menekan punting nya pelan "Ohhsss... Hemm.. Din.. Desahannya dan kedua kakinya ditekuk dilipat kan dan kedua tangan nya memeluk ku Sekarang sudah terlihat ci jeny terangsang dan nafsu. Tangan kiri ku turun ke bawah melewati perutnya yang masih datar dan halus sampai menemukan bukit yang spertinya lebat ditumbuhi bulu jembut. Jari jariku masih mengelus dan bermain di bulu jembutnya kadang ku tarik Saat aku teruskan kebawah kedalam celah vaginanya.. Yes sudah basah. Aku segera masukan jariku kedalam nya dan kini bibirku sudah menciumi buah dadanya yang montok putih.. " Dinn... Dino... Hhmmm sssttt.. Ohhsss.... Kamu iniii ah sss... Desahannya panjang " Kenapa Ci.. Ga enak ya.. Kataku menghentikan aktifitas tanganku di lobang vaginanya... " Akhhs jangan berhenti begitu katanya dengan mengangkat pinggul nya... " Mau lebih dari ini ga.. Tanyaku " Hemmm.. Terserah kamu saja katanya sepertinya malu " Buka pakaian enci sekarang.. Dan pakaian yang saya pake juga sambil aku kocokan lebih dalam dan aku sedot punting susu nya " Aoww... Dinnnn kamu bikin aku jadi seperti ini.. Sambil bangun ke tika aku udahin aktifitas ku dan dengan cepat dia melepaskan pakaian nya sampai tersisa celana dalamnya Dan setelah itu ci jeny melepaskan pakaian ku dan menyisakan celana dalamnya Aku diam terpaku melihat tubuh nya cantik pasti,putih dan mulus, body nya yang montok.. Aku ga menyangka bisa menikmati tubuh itu " Hai.. Malah diem saja, apa aku cuma jadi bahan tonton nan saja,bukannya ini jadi hayalanmu selama ini. Katanya membuyarkan lamunanku " Pastinya Ci..kenapa celana dalamnya ga di lepas sekalian.. Tanyaku " Kamu saja yang melepaskannya.. Kata dia sambil duduk di sofa bed. Aku lepaskan celana dalamku dan penislku yang sudah berdiri keras mengangguk angguk di depannya. Aku lihat di sempat kagett melihat punyaku untuk ukuran biasa saja dengan panjang 18cm diameter 4cm, setelah aku dekatkan ke wajahnya. Ada rasa ragu ragu " Memang selama ini belum pernah Ci melakukan oral? Tanyaku dan dia menggelengkan kepala

Puncak Nafsu Ayah Mertua

Puncak Nafsu Ayah Mertua

Cerita _46
5.0

Aku masih memandangi tubuhnya yang tegap, otot-otot dadanya bergerak naik turun seiring napasnya yang berat. Kulitnya terlihat mengilat, seolah memanggil jemariku untuk menyentuh. Rasanya tubuhku bergetar hanya dengan menatapnya. Ada sesuatu yang membuatku ingin memeluk, menciumi, bahkan menggigitnya pelan. Dia mendekat tanpa suara, aura panasnya menyapu seluruh tubuhku. Kedua tangannya menyentuh pahaku, lalu perlahan membuka kakiku. Aku menahan napas. Tubuhku sudah siap bahkan sebelum dia benar-benar menyentuhku. Saat wajahnya menunduk, bibirnya mendarat di perutku, lalu turun sedikit, menggodaku, lalu kembali naik dengan gerakan menyapu lembut. Dia sampai di dadaku. Salah satu tangannya mengusap lembut bagian kiriku, sementara bibirnya mengecup yang kanan. Ciumannya perlahan, hangat, dan basah. Dia tidak terburu-buru. Lidahnya menjilat putingku dengan lingkaran kecil, membuatku menggeliat. Aku memejamkan mata, bibirku terbuka, dan desahan pelan keluar begitu saja. Jemarinya mulai memijit lembut sisi payudaraku, lalu mencubit halus bagian paling sensitif itu. Aku mendesah lebih keras. "Aku suka ini," bisiknya, lalu menyedot putingku cukup keras sampai aku mengerang. Aku mencengkeram seprai, tubuhku menegang karena kenikmatan itu begitu dalam. Setiap tarikan dan jilatan dari mulutnya terasa seperti aliran listrik yang menyebar ke seluruh tubuhku. Dia berpindah ke sisi lain, memberikan perhatian yang sama. Putingku yang basah karena air liurnya terasa lebih sensitif, dan ketika ia meniup pelan sambil menatapku dari bawah, aku tak tahan lagi. Kakiku meremas sprei, tubuhku menegang, dan aku menggigit bibirku kuat-kuat. Aku ingin menarik kepalanya, menahannya di sana, memaksanya untuk terus melakukannya. "Jangan berhenti..." bisikku dengan napas yang nyaris tak teratur. Dia hanya tertawa pelan, lalu melanjutkan, makin dalam, makin kuat, dan makin membuatku lupa dunia.

Bab
Baca Sekarang
Unduh Buku