icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Gamelan Retak

Bab 5 Indah

Jumlah Kata:1326    |    Dirilis Pada: 01/11/2022

terakhir pelatihan audit. Tatapannya tertuju pada Fakhri yang ma

sannya?" Para peserta menjawab hampir serentak b

ng dengan tinggi sekitar 175 cm itu terlihat tampan dan

s," balas

an dengan pelatihan manajemen dokumen? Kalo aku sendir

." Watining melihat arloji di pergelangan tangan kirinya

dan mempraktikkannya dulu. Nanti, mereka bisa tanya kalo ada yang perlu

bagi peran untuk mereka menyiapka

uk menyusun dokumen. Mereka bisa mulai menyusu

ah obrolan Fakhri dan Watinin

a, semua sudah selesai u

di, saya sudah siapkan dua mobil dan sudah bilang juga sama para p

dari sini?"

m perjalanan. Lokasi

ita ber

rombongan naik ke dua mobil yang sudah disiapkan. Fakhri dan enam orang peserta laki-laki naik ke

i itu. "Karena keterbatasan waktu, teman-teman ini biasanya masih ada pertanyaan dan malamnya ketemu Pak Fakhri

ungkan. Datang saja ke hotel. Nant

malam, kami rencan

am berapa m

, Bu. Kita sekali

jawab W

alan yang menurun dan berliku ketika sudah berada di pinggir kota. Lokasi yang mereka tuju berada di daerah yang

iba di lokasi yang dituju. Sebuah rumah makan yang bangunannya dominan terbuat dari ka

rumah panggung, tetapi tidak memiliki dinding melainkan dikelilingi birai. Ketinggian lantainya sekitar satu meter dari permukaan tanah yang ditopang kolom-kolom kayu

ian belakang pondok. Rasa ingin tahu membawanya merapat ke birai bagian belakang dan melihat aliran sungai

da di sampingnya. "Ada tangga di sana untuk turun ke s

anti sa

duduk bersila di sekitar meja lesehan. Mereka mengobrol

, atau ekor?" tanya Fani pada Watining. Pindang yang dimaksud Fani terbuat dari ikan yang berukuran cukup besar yang biasanya dipotong-potong menjadi beberapa bagian.

, Bu," jaw

hri?" la

alas Fakhri. "Minta

ani menampakka

anya," ujar Fakhri diikuti tawanya. Yang la

nnya tentang pesanan mereka. Dewi berinisi

menuju ke bangunan utama rumah makan. Sant

n, Pak?" tanya Beni. "Bia

Ini juga baru jam

sementara menunggu makanan siap. "Kit

ke bawah?" t

Ada tan

mani, Bu?"

saja," jawab Watining tak mau mer

ng akan mereka tapaki agak landai dan tampaknya aman untuk dilalui. Di sisi kirinya, ada pegangan yang terbuat dari kayu dan

a berasal dari gunung. Pemandangan di bawah sana tampak a

" Watining

sejenak dan sedikit berputar ke arah kiri. Watining panik karena merasa tubuhnya akan jatuh menuruni tangga. Tiba-tiba, jantungnya seakan berhenti. Dia merasa

debar kencang. Watining menoleh ke belakang dan mendapati Fakhri yang berada satu anak tangga di atasnya tengah menahan dengan t

Dia lalu meloloskan tangannya dari tubuh Watining. "Maaf, aku refleks tadi waktu tahu M

aku," jawab Watining. "Kalo ndak, mungk

bawah?" tanya F

aki anak tangga ke bawah. Fakhri masih

atunya, lalu berjalan ke batu besar di pinggir sungai. Kedua kakinya dicelupkan ke dalam ai

odorkan ponselnya. Di layar po

enyangka kalau dirinya dijadikan objek foto Fakhri

kan pandangannya ke lereng landai di h

.. aku

. Sambil merangkul Watining dengan tangan kiri dan memega

ng foto-fotonya,

ambil mengirimkan foto-foto itu ke

tersenyum. "Kayaknya kita mending kembali ke

rsambu

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Gamelan Retak
Gamelan Retak
“[Cerita Dewasa 21+] Berawal dari kedekatan, Watining lalu jatuh hati. Perasaannya itu ternyata berbalas. Fakhri juga merasakan hal yang sama. Namun, kisah cinta ini tak mudah dijalani. Fakhri sudah beristrikan Arianti dan tak mungkin berpisah demi bersama dengan Watining. Ketika Arianti mengetahui hubungan Fakhri dan Watining, dia tidak bisa menerimanya. Gugatan cerai dilayangkan Arianti. Akankah kisah cinta Watining dan Fakhri berakhir bahagia?”
1 Bab 1 Prolog2 Bab 2 Awal Kisah3 Bab 3 Mengungkap Cerita4 Bab 4 Seram 5 Bab 5 Indah6 Bab 6 Temaniku7 Bab 7 Pulang8 Bab 8 Merasa9 Bab 9 Gelora10 Bab 10 Kesal11 Bab 11 Perempuan Gesit12 Bab 12 Vila Gunung13 Bab 13 Ketegangan14 Bab 14 Kedinginan15 Bab 15 Cinta 16 Bab 16 Nelangsa17 Bab 17 Tak Lengkap18 Bab 18 Karaoke19 Bab 19 Ikatan Keluarga20 Bab 20 Curahan Hati21 Bab 21 Tentang Rindu22 Bab 22 Resah23 Bab 23 Tak Ingin Dimadu24 Bab 24 Anakmu Perempuan25 Bab 25 Buah Perbuatan26 Bab 26 Kehidupan dan Kematian27 Bab 27 Hangat dan Dingin28 Bab 28 Bukan Seikat Bunga29 Bab 29 Kamu Di Mana 30 Bab 30 Rasa Yang Berbeda