icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

BIDADARI SURGAKU

Bab 3 Untuk Kali Kedua

Jumlah Kata:1986    |    Dirilis Pada: 22/08/2022

i tak harus lagi berada di dalam ruangan persegi. Konsep kali ini adalah tema outdoor. Di mana tim Muslimah Berbagi Ins

Berulang kali aku mengganti setelan agar terlihat modis. Bukan. Aku bukan

ang lainnya. Putar kiri dan kanan di depan cermin. Seperti mau diajak kencan buta saja," c

ebih baik. Salah?" tanyak

u terlihat aneh. Jangan-jan

gerutka

sudn

n kamu belum bersiap. Ganti baju yang satu ke baju ya

henti s

gai owner, harusnya aku menampilkan yang terbaik

anggan atau menar

u tak penting saat ini. Rayyan mema

sca. Celana ku sesuaikan berwarna hitam dan sepatu santai berwarna

n sisir kemudian memak

Ragu aku untuk menjawab, tapi entah kenapa jari ini

adz." Terdengar suara

umussalam

tadz, say

ai berpacu. Ada ra

tad

a," jawab

ada di de

ku akan seg

elH mengucapkan salam.

ayyan yang men

abku setelah menghabiskan

u saat hendak m

depannya. Nanti k

pinya. Sungguh, Rayya

at sahabatnya-Khadijah. Sekali-sekali menutup wajahnya dengan beberapa lembar kertas yang dipegangnya. Senyumn

," ucapku berusaha

sisi yang bagus di man

ti oleh mereka berdua. Tibalah kami pada suatu tempat

inasikan kantor dan kafe dalam satu gedung. Aku pun sama, tanpa perlu ke luar untuk sekedar be

ntor. Lantai bawah adalah gerai, lantai dua cafe

awabku dengan sediki

Zaira yang sedari tadi hanya te

r bisa melihat dengan luas ke arah luar. Menikmati

anyaku setelah kam

g menjawab malah s

, Ustadz,"

h, black oreo,"

waiters kemudian ikut memesa

nit berlalu, pesa

pesanan kalian se

yang sejak tadi memilih banyak dia

masih kuliah atau

Ustadz. Sudah men

dak mengganggumu nan

kerja sambil meneliti. Nanti setelah waktunya tiba aku punya bany

point yang a

anyain nih, Ustadz?

sendiri ba

juga menuju semester akhir. Tapi penelitia

u saja sampai pesanan

il menatap mereka berdua. Padahal da

tar, U

k mengeluarka

an sama ustadz

ar setiap

an Zaira memposisikan kamera di samping kiri

asakan hal yang sama. Berdua berhadapan tanpa

sa kemudian akan melontar

rai di tempat lain? Maksud saya, apa

Bandung, Surabaya dan Jogja. Sedangk

ian muslim saja? A

arang lain. Seperti perlengkapan shalat

Zaira meminta ijin untuk merekam keadaan di si

membisikkan sesuatu

arahkan Rayyan untuk mendampingi Kha

patuh lalu mengek

p sudut yang menampilkan berbagai produk. Zaira den

Di sana ada sekitar dua puluh pegawai yang dari tangan liha

perlu menyewa tempat lagi untuk bagian produksi

bang, produk hany

Kini kami duduk saling berhadapan dan

ai

ak melihat

ri yang lalu aku me

mengan

terakhir kita. Atau entah berapa lama lagi k

t mendapati sembu

a. Bisakah aku membawa na

ngga akhirnya dia b

istri idaman Ust

aku ingin meminta ij

apa

kembali. Memilih kat

tahu jawabannya. Aku hanya per

jawabnya dengan

Aku sudah le

a lebih banyak menunduk da

aan itu spontan kuucapkan. Padahal

Ustadz. Tapi Abi menyuruhk

pa lama lagi kam

tadz. Itupun belum masuk yudisium dan w

bulan dari sekarang. Baik

ikl

g. Mungkin dia butuh jawaban ata

Rayyan agar menyelesaikan tugasnya. Khadijah

h selesai. Apa masih in

ami harus pamit karena mengejar

i pikirannya saat ini. Khadijah yang sadar akan sik

hadijah dan Rayyan tidak bisa menyembunyikan tawa

Rayyan. Terimakasih atas waktuny

sebelum lengannya sediki

dan Rayyan sama-sama terkek

a?" tanya

ah bilan

al

ri sekarang dia menyelesaikan kuliahny

nam bulan dari

gkan aku ingin segera menghalalkannya. Aku jiga tidak i

a ja

nikah meskipun d

. Waktu enam bulan buk

in bisa m

aa Al

a da yang lebi

pikir s

tanyakan pada Zaira.

Siapa tahu, saat sebelum ujian sidah sud

a hal itu terjadi? Sedangkan aku m

ungi setiap kata dari Rayyan. Jika itu terja

ai, dilanjutkan mengajar tahsin kepada ibu-ibu kompleks setelah magrib, terakhir menerima setoran hafalan dari

Keduanya menoleh mwn

an, Nak?"

um,

ping. Agar ada yang lebih mempe

an ini. Kamu khawatir soal apa lagi?" tan

yum simpul mende

? Kamu udah mapan, lalu

ling sering menyuruhku

nggak akan kemana

ya kalau yang ha

a,

etiap kali Umi mint

makan kok diajak ngobrol

nya. Udah mampu gini kok, nggak nikah

Nanti selepas makan aku akan menga

Abi, Zain adikku muncu

a, Bi?" ta

nta menantu, tapi M

h satu anak dari teman atau sahabat

embersihkan piring dan gelas beka

. Zain aja pin

nak kecil yang bahagia

ggapi. Aku yang sengaja diam,

alam memilihkanku jodoh. Padahal mereka belum tahu, aku

diam?" Umi sepertinya

kirkan ya, Um

lama,

a,

ya," pamitku setelah mer

rus melangkah menuju

menyangka sama sekali akan kembali dipertemuka

agiamana dia berinteraksi. C

erusaha menjaga dirinya sebagai muslimah. Bagaimana dia menundukkan pandangan saa

a. Terhitung enam bulan dari sekara

u dengannya. Aku akan membawa namanya di

ukan namanya di depan orang tuaku. Mengenalkan

ga waktu mempertemukan kita kelak. Menyatukan dua i

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
BIDADARI SURGAKU
BIDADARI SURGAKU
“Zaira Khazanah merasakan pelik yang juga dirasakan oleh kaum Hawa pada umumnya. Setelah lima tahun pernikahannya, kehadiran si kecil yang menjadi dambaan setiap pasangan suami istri pun tak kunjung hadir mewarnai hari-hari mereka. Berbagai macam pertanyaan yang dia dapatkan akan kapan hadirnya si buah hati. Sakit? Tentu saja, tapi Zaira beruntung memiliki Zafran yang tidak pernah mempermasalahkan itu. Di lima tahun pernikahan Zaira meminta kepada Zafran untuk dicarikannya adik madu. Zafran tentu saja menentang keras permintaan Zaira. Baginya adanya Zaira dalam hidupnya sudah melebihi dari segalanya. Sosok Arumi hadir di tengah mereka atas peminatan Zaira. Sosok yang sejak lama menyimpan rasa terhadap Zafran. Suatu kebahagiaan yang tak terduga bagi Arumi adalah dengan ditawarinya menjadi adik madu Zaira. Akankah Zaira menyerah pada takdir yang telah ia jalani? Akankah Zafran menyerah dan menerima Arumi dalam hidupnya? Akankah Zaira dan Zafran tetap tegar menghadapi segala cobaan yang dihadapi?”
1 Bab 1 Wanita itu bernama Zairah2 Bab 2 Pria itu Bernama Zafran3 Bab 3 Untuk Kali Kedua4 Bab 4 Permintaan Abi5 Bab 5 Sosok dari Masa lalu6 Bab 6 Istikharah Cinta7 Bab 7 Menjadi Khadijah Masa Kini8 Bab 8 Sabda Cinta9 Bab 9 Bahagia Sekaligus Luka10 Bab 10 Mencari Tahu11 Bab 11 Proposal Cinta12 Bab 12 Lamaran Dadakan13 Bab 13 Hari Lamaran14 Bab 14 Penelitian Zaira15 Bab 15 Cemburu16 Bab 16 Kisah Zayn17 Bab 17 Kasih Tak Sampai18 Bab 18 Haruskah19 Bab 19 Ikhlas melepasmu20 Bab 20 Fitting Baju Pengantin21 Bab 21 Surat Pengakuan Cinta22 Bab 22 KUA23 Bab 23 Ujian Pranikah24 Bab 24 Tamu Istimewa25 Bab 25 Wanita dari Masa Lalu26 Bab 26 Bertemu27 Bab 27 Fitnah28 Bab 28 Patah Hati29 Bab 29 Aku Pergi30 Bab 30 Hari Pernikahan31 Bab 31 Bahagia32 Bab 32 Malam Pengantin33 Bab 33 Menjadi istri shalihahmu34 Bab 34 Bidadari Surgaku35 Bab 35 Zaira Cemburu36 Bab 36 Risau37 Bab 37 Saat Ujian Datang Menyapa38 Bab 38 Mas, adek ingin dimadu39 Bab 39 39. Senyum yang Hilang40 Bab 40 Dunia yang Runtuh