icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Terjerat Gairah Berbahaya

Bab 3 Permintaan Calon Mertua

Jumlah Kata:1277    |    Dirilis Pada: 18/08/2022

e

menjawab apa ke calon mertuanya. Dari cara berbincang, Melati men

ur, aku belum memiliki rasa apa-ap

tidak mungkin secepat itu. Tapi biarkan semuanya berjalan, mengalir secara alami sampai kalian be

tu ingin anaknya segera menikah dan mendapatkan cucu impian mereka. Meski ia sadar kalau

ini aku masih fokus sama karirku. Aku akan menco

lalunya. Karena sampai saat ini, Arya nggak mau menikah karena dia ma

k menyangka kalau pria sedingin Arya memiliki kisah masa la

berusaha. Tapi aku ngga

lati. Kamu nggak p

telah kedatangan kedua orang tua Melati

ajar saja, penampilan wanita itu sekarang berbeda jauh saat bertemu pertama kali. Setela

tengah dipikirkan oleh kedua orang tuanya. Sikap Melati ke Arya masih seperti biasanya, jutek, sinis dan menatap pria itu den

n menyebalkan ini?" Tiba-tiba

g duduk di sampingnya. Ia merasa perlu menjelaskan se

dang sinis. "Aku hanya menghargai orang tuak

wanita sepertimu sama sekali bukan tipeku. Jadi, jangan pe

sama sekali tak punya perasaan apa-apa sekarang. Meski ia sadar kalau A

impan jauh-jauh harapanmu tentang perjodohan ini. Karena aku akan pastikan kal

a sepakat kalau semua ini hanyalah omong

lati menggantung kalimatnya. Membuat Ary

Ia berharap permintaannya akan ditur

anlah,

ikmu. Kalau kamu memenuhi syarat itu

aan ini. Itu sesuatu yang berat untukny

pikirkan b

pun belum menemukan jawabannya. Namun, ia ya

gil. Karena mereka akan segera pulang. Melati dan ked

rumah ya, Arya. Ta

h yang manis. Ia terpaksa melakukan hal it

*

Kirana yang memintanya datang. Tentu saja, semua itu adalah rencana Nin

heboh dengan pesan yang baru saja diterima dari temanny

n dia di sana? Siapa yang mengajak

bawa dia ke sana. Ter

ng baru saja menyadari kedatangan Arya. Lang

t sama Melati ke Belanda.

sung menatap ibunya. Ia tidak tahu apa yang sebenarnya

a kalian bisa semakin dekat setelah l

njukkan kalau dirinya tak mungkin bisa menolak keingina

berapa hari ke depan." Melati mencoba berdali

an bagaimana dia harus berpergian

erjalanan paling membosankan, arrg

p-siap aja. Mama bakal pesan tiket pesawat k

eduanya melalui pemesanan online miliknya. Tidak menunggu lama, ia memang tidak pernah bercand

ia. Emang penting gitu? Kan aku bisa pergi sendiri ke Belanda tanpa bareng cowok sombong itu. Mama ada a

g wajah santai dengan ekspresi datar. Ia juga tidak ingin ikut, a

hanya akan ada perdebatan dan saling menyalahkan. Pria tampan itu sudah memikirkannya sejak tadi. Namun,

. Nolak juga nggak bakal dit

k Mama yang paling c

sal dan keberhasilan Kirana membujuk putrinya untu

at!" gerutu Melati lagi, dalam hati. Ia tid

mengambil ponsel tersebut dan mengisi biodatanya. Sete

an. Besok kamu siap-siap ya. Jangan sampai telat. Oke!"

upku. Kapan ini berakhir. Ini semua gar

erbuat apa-apa. Sehingga mau tidak mau

kut aku, Kirana. Kita ngobrol di dalam, ada hal penting yang perlu kita bah

u terdiam membisu. Arya akh

? Kenapa harus ke B

..anu

*

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Terjerat Gairah Berbahaya
Terjerat Gairah Berbahaya
“Demi menyelamatkan nama keluarganya, Melati terpaksa menggantikan kakaknya yang lari dari perjodohan yang dibuat oleh kedua orang tua. Melati sama sekali tidak memiliki pilihan lain selain menerima keputusan gila itu. Di malam pertemuan keluarga, wanita itu terkejut kalau ternyata pria yang dijodohkan dengannya adalah pria menyebalkan yang membuat hidupnya sial. Pria itu bernama Arya Dwicandra, seorang direktur tempat dia bekerja. Pria yang memiliki banyak rahasia dalam hidupnya itu selalu menganggap Melati sebuah kesialan yang sudah merusak semua mimpi-mimpinya. Begitu juga sebaliknya, melati menganggap Arya sebagai mimpi buruk. Mampukah keduanya mempertahankan rumah tangga tanpa adanya ikatan cinta satu sama lain? Akankah ada keajaiban yang menuntun mereka untuk saling menyayangi?”
1 Bab 1 Direktur Sombong2 Bab 2 Tak Bisa Menolak3 Bab 3 Permintaan Calon Mertua4 Bab 4 Terpaksa Sekamar5 Bab 5 Seperti Kucing dan Tikus6 Bab 6 Arya Mengambil Perawan7 Bab 7 Rasa Kagum yang Disembunyikan8 Bab 8 Sebuah Kenyataan Terungkap9 Bab 9 Mendadak Mesra10 Bab 10 Diam-Diam Suka11 Bab 11 Kekhilafan yang Indah12 Bab 12 Arya Melamar Melati13 Bab 13 Arya Terpesona14 Bab 14 Arya Rapuh Oleh Kenyataan