icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

CINTA SANG MAFIA : Kembali Mencinta

Bab 4 DITINGGALKAN

Jumlah Kata:1140    |    Dirilis Pada: 05/07/2022

ulang,

utnya, dia sadar tak akan ada lagi yang menjawab setiap ucapannya. Anan tak akan pernah kembali lagi meski dia sering mengunjungi indekos tempat du

t mengikis setiap perasaan bersalahnya,

emuanya masih terlihat sama meski sudah jarang ditempati. Selain

g akan bekerja setiap seminggu seka

bantalan. Ditatapnya langit-langit, teringat saat dia harus memohon dan sampai be

i jika tante ingin melipatgandakan uang sewanya. Tapi, i

ah menjelaskan berulang kali seperti apa keadaanny

erapa banyak uang yang mereka bayarkan. Masalahnya, aku

ang manik teduh yang usianya hanya terpa

engan harapan, ratapa

unya kenangan yang kumiliki bers

lagi yang tersisa dari Anan kec

erhasil meluluhkan pendirian dari pemilik kos-kosan tersebut. Wanita yang masih

akan berusaha berbicara den

telah sebelumnya pikirannya begitu gelisah karena merasa tak akan ada satupun yang tersisa

nan, dia sadar sudah terlalu banyak melakukan kesalahan. Teruta

aafkanku, Nan

ninggalkan Anan yang tengah kesakitan sendirian, hanya untuk pergi berken

*

unyi. Dia menoleh pada nakas dan menyadari bahwa itu bukan ponsel miliknya. Ditatapny

siapakah kira-kira orang yang tanpa segan

f. Senyum Karina merekah seketika. Dibelainya setiap jengkal wajah pemuda itu dengan penuh ke

hatnya dengan sempurna. Dia

Drrrtt

kali dia beranjak turun dan melihat identitas si pemanggil, tetapi ur

tak mau Karina mem

Panggilnya d

William tanpa

g menggemaskan. Ditepuknya pelan kedua pi

belum bangun. "Hei, wake

ata birunya benar-benar terbuka, tatapannya langsung bertemu dengan senyum cantik wanita yang kini tengah

aa

satu kata dari lelaki yang

tanyany

na sebelum duduk di sampingny

aku bisa menahan diri dan tidak melaku

rang ajar dan memutuskan untuk menjauh darinya, meski

sihnya. Dia semakin merasa gemas, hingga kembali me

hu kokoh William, lalu berbisik "W

am me

hidu aromanya. "Dan kita sudah sama-sama dewasa,

nita bermata sayu itu dengan penuh kasih sayang. Di

ks, B

um sembari men

drrrtt

mbuyarkan kemesraan mereka. Karina tertawa,

tak henti berdering." Karina berusaha bersikap santai. Dia tak

ah teronggok sembarangan. Dengan wajah kesal dia memakai c

bahkan hampir mengumpat sebelu

nta

ser tombol hijau dan menempelkan bend

anya dengan n

ak rambutnya frustasi. Sesekali pemuda itu mengang

arang. Tunggu

mbali menghampiri Karina yang sedar

" pamitnya, lebih

kan alis, men

, Wi

ku, Karina," jelas Wil

h menatapnya dengan tatapan kosong. Sebelum mengambil kunci motor d

." William mengecup

ri, Karina. Aku janji suatu saat

ya. Dia terburu-buru, tak ada waktu untuk memberi pen

tak menoleh

ihat kepergian William yang tergesa-gesa. Berbagai spekulasi

meninggalkannya setelah mendapatkan yang diinginkan? Mungkinkah

tadi seseorang yang begitu be

sisinya dan menjadi miliknya satu-satunya. Namun dia juga tak berani terlalu mengekang, tak ingin membua

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka