icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

WANITA PANGGILAN

Bab 4 WANITA PANGGILAN 4

Jumlah Kata:1473    |    Dirilis Pada: 10/06/2022

PANGG

u harus terhenti apabila pasangan telah memilih menutup pintu hatinya karena rasa luka yang mungkin terlanjur perih. Menerima keputusan berakhi

incin itu dengan perasaan gelisah. Separuh hatinya menginginkan itu, tetapi separuh l

u. Semua komunikasi putus tanpa kabar sama sekali. Entah menga

raut wajah wanita di depannya. Ia pasti masih memikirkan Yes

i kecilnya kali ini memiliki kesungguhan untuk meminang Keya dalam satu ikatan pernikahan. Bukan han

pegel!" ujar Marvin yang mem

a pasti akan lebih membenciku karena membenarkan semuanya," jawab Keya dengan menahan air matanya. Ia tidak mau

Sssttt ... kamu nggak perlu merasa bersalah. Soal Yesha dan Lian, kita akan me

gi benar-benar akan menjadi miliknya. Kepergiannya yang sempat membuat

mendekat di saat baru kehilangan cinta lainnya. Meskipun

p bersamaku, kan?" Marvin kembal

lan pembuktian pada Yesha kalau kelak hubungan y

emang masih ada," ucap Marvin yang langs

kan cincin di jari manis Keya. Sejak Lian memergoki dirinya bersama Marvin, cincin pertunangan itu segera diminta ole

ya tak mau lagi memaksa hal yang tidak diinginkan Lian. Mungkin lain wa

punggung tangannya yang telah terhias cincin e

adi lelaki baik untukmu," ucapnya

hatinya dengan begitu mudah hanya bi

Lian melepasmu. Kamu istirahat gih ... pasti lelah habis menemui Lian." Marvin

ari alasan yang tepat agar emosi Lian nantinya tidak meledak kar

bungan keduanya. Ia akan menemuinya esok hari. Persabahat

Entah berawal dari mana Lian bisa menjalin hubungan dengan Keya-mantan kekasih yang men

g memang menjadi milikku," lirihnya sembari menatap foku

biarkannya hingga keadaan membaik dengan sendirinya, begitu juga sebaliknya. Akan tetapi, untuk masalah hati dan wanita mereka mem

ingat Lian. Memang sedalam itu persahabatan mereka. Namun, semua itu berubah ketika Lian memergoki dirinya

a mungkin ia ingin meminta maaf pada Lian. Jika kesempatan mempertem

pun ragamu, Yes ... maaf ...," lirih

rebahkan diri karena raganya terasa begitu lelah. Kedua mata itu terpejam dalam seke

durnya. Kepalanya sedikit terasa pusing, mungkin terlalu banyak pikiran yang m

inding mentalnya. Dua wanita yang sama mudahnya memberi raganya pada pria tapi dengan cara berbeda. Akan tetapi, aura Maya

sha terjerumus dalam kepalsuan se

man sekali bisa membekas sedalam ini. Padahal dia bukan siapa-si

kirinya berusaha mengambil dan membacanya. Satu pesan dari Gavin-

a

Bisa membuat le

n pertemuan itu. Entah karena penasaran atau peduli, Lian tidak ma

dengan wanita seunik Mayasha. Bagi Lian, seburuk dan seh*na apa pun raga, asal masih memiliki hati, ia akan

i

diberikan jalan untuk melupa

a

n, tapi memang katanya tidak harus soal nafsu untuk bertemu dengannya. Menjadi teman b

pedulian dari Gavin. Karena memang ia ha

bisa membekukan hatinya untuk Keya. Setiap air yang mengguyur tubuhnya, ingatan kemesraan bersama Keya ikut mengalir ke te

erumahan. Dengan celana panjang dan kaos, Lian mengambil sepatu di sisi lemari

a pesan. Nyalinya lumayan besar mau menghubungi lebih d

rv

unggu di depan rumahmu s

mpar ponselnya ke tempat tidur. Kemudian bergegas keluar dan

menggunakan baju olah raga. Meski hati merasa can

apa?" tanya L

n keringat," jawab Marvin yang l

belahnya. Setelah nafas mulai ngos-ngosan, Marvi

arena kamu melepas Keya. Dan aku sudah melamarnya semalam

endengar pengakuan lamaran. Kedua tangannya mengepal kuat menahan emosi. Entah ter

ditambah. Apa begini caramu menyesal dan m

--***-

sam

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
WANITA PANGGILAN
WANITA PANGGILAN
“Yesha Sasmaya-seorang wanita yang memilih jalan hidupnya tersesat di jalan tanpa cahaya lampu. Karena sahabat baiknya-Keya Olivia menikamnya dari belakang. Menjalin hubungan diam-diam dengan Kai Marvin-kekasih Yesha layaknya pencuri. Hidup sebatang kara semakin menambah beban jiwa yang dipikul hatinya. Hingga Yesha memutuskan menghilang ketika meratapi getirnya kehidupan. Bertemu dengan Elena-wanita yang dua tahun lebih tua mengubah jalan hidupnya. Yesha tampil kembali menantang dunia dengan identitas baru yakni, Mayasha. Bersama Elena, mereka menjalani hidup dengan caranya sendiri untuk tetap bertahan dengan membuka jasa 'Wanita Panggilan.' Mayasha mematikan hatinya sendiri untuk cinta. Baginya cinta hanya dusta belaka yang hanya menggoreskan luka. Pilihan menjadi wanita panggilan membuatnya membuang jauh perasaannya. Namun, bertemu dengan pria yang sekali memanggilnya karena memiliki luka yang sama membuat Mayasha mulai tertarik pada sosok Lian Erza. Mungkinkah cinta bisa kembali naik dan memegang kendali tertinggi di hati? Atau justru luka itu tergores kembali lebih dalam?”