icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

WANITA PANGGILAN

Bab 10 WANITA PANGGILAN 10

Jumlah Kata:1405    |    Dirilis Pada: 10/06/2022

PANGG

alkan bekas luka. Rasa perih dari keringnya luka bisa saja masi

am keadaan buruk sekali pun. Hati Mayasha belum sehebat dan sekuat itu. Menerobos awan hitam seakan

astikan hatinya bergetar kembali masih membutuhkan waktu lebih banyak.

hati-hati. Karena kesadaran tentang asal usul kita akan cukup meminimalisir semuanya. Jika kamu yak

i aja. Biar kamu nggak ngeluarin tenaga lagi setelah kejadian tadi," imbuh Elena lalu mengetik pes

an tentang Lian yang menari di kepalanya. Sungguh kejadian ini seakan memukul dinding hatinya. Bertemu

alannya menyusuri jalan gelap tanpa penerangan cahaya satu pun. Kehilangan sabahat sekaligus kekasih da

kabar dalam kesendirian. Sang ayah yang harusnya menjadi panutan juga ikut pergi untuk selama

erisi oleh perhatiannya. Namun, dirinya harus terluka kedua kali karena ditinggalkan kekasih dengan c

nya mendadak berdenyut hebat. Dengan tertatih, ia melangkah ke kamar untuk

nanti semua sakit yang masih tersisa bisa menghilang. Apalagi bayangan bertemu Lian di swalayan

kul 15.30 WIB. Jemari lentiknya mengucek kedua matanya, lalu bergegas duduk untuk mengumpulkan seluruh nyawa.

tuk raganya. Pikirannya pun mulai tertata di tempat yang seharusnya. Ketika teng

tempat tidur. Dahinya mengerut membaca pesan dari Lian s

i

. Saya yakin akan ada banyak h

rti pesan dari Lian. Mungkin dirinya teringat hutang lalu yang b

ng menggantikan sebelumnya, Mayasha mem

ya

ktu saya akan bayar sisa waktu yang kemarin. Tolong jangan hubungi saya

ih membuat mi instan untuk mengganjal perutnya. Berjalan menuju dapur tanpa alas kaki disert

anannya. Mayasha menambahkan telur dan sedikit sayuran. Setelah semuanya matang, Maya

malam ini, Mayasha sengaja menggunakan lulur terlebih dulu, biar tubuhnya wangi.

berwarna hitam. Rok panjang selutut tidak lupa membalut tubuh rampingnya. Selama melakukan pekerjaan ini,

mari lentiknya. Rambut panjangnya sengaja digelung dengan tusuk konde yang baru

meski tampilan sederhana. Parfum dengan wangi white musk tidak lupa disempr

mengirim pesan pada Elena. Karena setengah jam

ya

g gantiin jadi

gu akhirnya ad

l

ya udah transfer ke aku. Besok

ya

u nama yan

l

ya. Kamu tunggu aja. Tanya aja n

ya

e,

l

d lu

merapikan tempat tidur yang sedikit berantakan. Setalah itu berlanjut ke ruang tamu. Menyingkirkan beberapa kaleng bekas minum

asha. Kedua matanya melirik jam dinding di ruangannya yang menunjukan pukul 18.35 WIB

ahnya terus menjauh melewati para pengunjung. Keya yang kebetulan mel

ia

enti dan

pa

ja masih beberapa jam lagi,"

da uru

rkiran. Rasa gugup membuatnya memacu kendaraannya lebih cepat. Setelah kelua

Lian sudah sampai. Ia memarkir motornya di halaman r

irinya di depan cermin. Rambut pendeknya disisir menggunakan jari,

hampir mirip dengan punya Mayasha. Ketika semua terlihat sempurna, ia kembali

hat penampilan anaknya, seperti akan bepergi

agak malam. Ibu nggak usah nunggu," pesan Lian

suara deru mesin yang membawanya entah ke mana. Ia percaya kal

sampai di rumah Mayasha. Tangannya memencet tombol

berdiri seorang wanita dengan dandanan seadanya tapi cukup menggod

tamunya malam ini. Kepalanya masih terus be

r hutang lain waktu. Bukan hari ini," ujar Mayasha sembari merapikan kardigannya agar lebih

ah saya masuk?" pinta Lian yang masih berdi

na mungkin Lian adalah orang yang menggantikan Gav

mengusir tapi hati justr

---***

sam

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
WANITA PANGGILAN
WANITA PANGGILAN
“Yesha Sasmaya-seorang wanita yang memilih jalan hidupnya tersesat di jalan tanpa cahaya lampu. Karena sahabat baiknya-Keya Olivia menikamnya dari belakang. Menjalin hubungan diam-diam dengan Kai Marvin-kekasih Yesha layaknya pencuri. Hidup sebatang kara semakin menambah beban jiwa yang dipikul hatinya. Hingga Yesha memutuskan menghilang ketika meratapi getirnya kehidupan. Bertemu dengan Elena-wanita yang dua tahun lebih tua mengubah jalan hidupnya. Yesha tampil kembali menantang dunia dengan identitas baru yakni, Mayasha. Bersama Elena, mereka menjalani hidup dengan caranya sendiri untuk tetap bertahan dengan membuka jasa 'Wanita Panggilan.' Mayasha mematikan hatinya sendiri untuk cinta. Baginya cinta hanya dusta belaka yang hanya menggoreskan luka. Pilihan menjadi wanita panggilan membuatnya membuang jauh perasaannya. Namun, bertemu dengan pria yang sekali memanggilnya karena memiliki luka yang sama membuat Mayasha mulai tertarik pada sosok Lian Erza. Mungkinkah cinta bisa kembali naik dan memegang kendali tertinggi di hati? Atau justru luka itu tergores kembali lebih dalam?”