icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

WANITA PANGGILAN

Bab 2 WANITA PANGGILAN 2

Jumlah Kata:1368    |    Dirilis Pada: 10/06/2022

PANGG

ang masalah keluarga. Meski bukan masalah besar, tetapi Lian merasa terlalu cepat untuk membiarkan Mayasha mengetahui sisi lai

kan. Padahal, tiga hari yang lalu, Lian sudah meminta menghentikan semuanya dengan alasan yang jelas disertai

ya barusan cerita semua, katanya kamu membatalkan pertunangan." Suara sang ibu kembali menyambar la

mbuskannya kasar. Bahkan tubuhnya ben

ian pulang

tanya menatap wanita di sebelahnya yang masih memandangnya lekat. Entah apa arti

rus diselesaikan. Saya akan tetap membayarmu sesuai kesepakat

ngeluarkan lembaran uang untuk hal pribadi sangatlah mudah. Sebab Lian juga ikut andil bekerja di sana se

r-benar sesuai dengan kesepakatan, padahal dirinya hanya memberi fasilitas s

ru bertemu tiga puluh menit. Jangan buat saya merasa berhu

jauh lebih bisa menghargai hal semacam ini, beda jauh de

saya memanggil kapan saja. Siapa tahu saya membutu

han langkah pria yang hamp

erbalik menatap wajah yang mulai m

lmu? Agar gampang membay

il ponsel dalam sakun

ri wanita di depannya. Sedetik kemudian, ponsel

ebentar, lumayan menenangkan kekalutan hati ini. Saya pulang." Lian mem

tetapi butuh waktu seumur hidup untuk melupakan. Itulah mengapa Mayasha mengunci rapat pintu hatinya setelah Kai Marvin mengoy

ja terukir di kedua sudut bibir. Dari beberapa pria yang memang

uar sejenak. Ia ingin menatap kepergian Lian meski terhal

itu menyentil batinnya kala menyadari siapa dirinya. Tidak mungkin pr

i angkasa. Dirinya tidak mau seperti pungguk yang merindukan bulan. Meng

jalanan. Jalan itu persis seperti dirinya yang hitam karena berbalut selimut dosa. Satu

l

May? Ok

mbil masuk ke rumah, lalu merebahkan

ya

ia beda dari yang lain.

nghiasi bibirnya. Sedetik kemud

l

emicu hal yang mungkin tidak bisa kamu k

gikanya membenarkan hal itu. Ia kembali membuka k

Lebih baik aku ganti baju lalu tidur,

ubuh yang terlihat menggoda. Ia bahkan menantang cermin untuk menilai tubuh inda

alam kepalanya. Sisa manis itu masih terasa sang

" Mayasha menampar pipinya sendiri, lalu merebahkan diri k

leh sang ibu di depan pintu. Wajahnya seakan menahan amarah. Mun

uskan pertunangan tanpa memberitahu Ibu?" cec

Baru juga sampai rumah sudah dijejali banyak

ilang kenapa, Bu?"

pertunangan. Ibu nggak tanya alasannya

jika itu suatu pengkhianatan, Lian tidak terima, Bu. Lebih baik menyudahi daripada m

ya sang ibu yang masih tidak pe

ya telah mengkhianati hubungan yang s

uk melanjutkan pertunangan," jelas Lian sambil melewati sang ibu. Namun, langkahnya t

gu! Aku ing

ercayaannya kini berada di depannya. Membuat

ebas mau apa saja dengan Marvin!" jawab Lian sera

n berpaling darimu. Aku tidak mencintai Marvin," mohon Keya

pergilah!" ujar Lian kemudian masuk begitu

sar, Keya berusaha mengetuk untu

ohon!" Keya terus mengiba sambil mengetuk pintu. Namun, Lian sama sekali tidak terp

mendengar suara ibunya yang

endiri, kalau Lian tidak suka dikhianati. Jadilah wanita manis untuk mendapat maaf

sempatan kedua tidak pernah ada. Aku tidak mau kehilangan kesem

un percuma. Kamu sebaiknya pulang du

tidak akan pernah ada kesempatan kedua untuk sebuah pengkhi

bukan wanita biasa. Lian tahu betul jika berhubungan dengan wanita sepertinya pasti akan langsung mendapat pertentangan. Ak

i? Kenapa wajahnya mala

---***

sam

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
WANITA PANGGILAN
WANITA PANGGILAN
“Yesha Sasmaya-seorang wanita yang memilih jalan hidupnya tersesat di jalan tanpa cahaya lampu. Karena sahabat baiknya-Keya Olivia menikamnya dari belakang. Menjalin hubungan diam-diam dengan Kai Marvin-kekasih Yesha layaknya pencuri. Hidup sebatang kara semakin menambah beban jiwa yang dipikul hatinya. Hingga Yesha memutuskan menghilang ketika meratapi getirnya kehidupan. Bertemu dengan Elena-wanita yang dua tahun lebih tua mengubah jalan hidupnya. Yesha tampil kembali menantang dunia dengan identitas baru yakni, Mayasha. Bersama Elena, mereka menjalani hidup dengan caranya sendiri untuk tetap bertahan dengan membuka jasa 'Wanita Panggilan.' Mayasha mematikan hatinya sendiri untuk cinta. Baginya cinta hanya dusta belaka yang hanya menggoreskan luka. Pilihan menjadi wanita panggilan membuatnya membuang jauh perasaannya. Namun, bertemu dengan pria yang sekali memanggilnya karena memiliki luka yang sama membuat Mayasha mulai tertarik pada sosok Lian Erza. Mungkinkah cinta bisa kembali naik dan memegang kendali tertinggi di hati? Atau justru luka itu tergores kembali lebih dalam?”