icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Sandiwara Cintamu

Bab 4 Godaan

Jumlah Kata:1024    |    Dirilis Pada: 10/06/2022

saat menatap matamu. Kita saling berhadapan, tanganmu mencengkram pundak

...," ucapku,

guh terlalu cepat! Padahal baru saja beberapa hari kamu datang dari luar negeri, hubung

ngkat sambil meng

a aku tidak yak

mu menuntunku duduk di sofa, sedangkan kamu masih berdiri. Apa yang akan kamu la

i situ. Hisap jari lo tuh, biar darahnya ber

sak? Memangn

a masak

Tunggu aja di situ. S

gi. Kuputuskan untuk menghisap jari. Yah, semoga saja bi

nya. Coba rasa!" kamu berkata seraya meng

at aku mencicipi. Aku pun

Kok lo bisa

-begini gue jago masak tauk, buka

mana? Di New York, kah? tanyaku

diri, jadi gue belajar masak sendiri. Biasanya cuma m

kamu tidak pernah memasak. Waktu ulang tahun saja, kamu pernah mencoba memasak di dapur, tetapi

senyum-seny

uara pelan. "Gak, gue cuma gak bisa bayangin aja wak

u ngebayangin." Matamu tampak penu

nap

ng kenyang. Lo udah k

" Aku punme

*

agian udah larut malam juga kok," katamu sambil membantu mencuci piring. Ka

t? Gila lo ya, nanti kalo ada yang tau k

ue baakl biari

yang sama, dan di kamar yang sama. Namun, itu waktu kita masih kecil! Setelah dewasa, tidak mungkin kita tidur bersa

a yuk!" kataku sam

ah sangat lelah. Gue cuma mau berbarin

! Biar gue yang nyetir." Ya,

, Sayang. Tolong

ghela napas sebelum ak

kan lampu. "Kalau lo masih tetap bersikeras gak mau pulang,

gue di situ. Gue di sofa dan

h, biar gue aja yang di sofa. Kan lo itu

gak papa biar gue di sofa aja, l

r aja sama-sama. Pusing gue," kataku y

itu dong. Tenang aja, gue m

sekamar aja lan

asa khawatir. Ada firasat aneh yang seketika muncul di benak. Rasanya ingin berubah pikiran, tetapi apa daya

sa mandi dulu kalau mau," kataku yang sedang me

masih harum kok," k

h terse

anya panas. Setelah bekerja seharian tent

malam tauk. Udah sini langsung ti

asur. Kemudian duduk di sisi kiri sebelum ber

ada monster di kolong tempat tidur. Hihihi." Sepertinya kamu mencoba menggodaku,

cam," kataku sambil te

sama bibir lo," bisikmu

iam!" kataku yang

ak dari kasur. Aku pun menoleh. Kamu t

tanyaku yang heran

pu di sebel

Lo mau apa

matiin la

Gila! Masa lo mau k

ali ke tempat tidur.. Aku masih tidak beran

" Kamu berbisik

ggap Tiyo serius! Tiyo pasti bercanda. Tenang, Zahra. Kalian ba

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka