icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Sandiwara Cintamu

Bab 7 Anak Nakal

Jumlah Kata:1735    |    Dirilis Pada: 10/06/2022

*

kamu bertanya dan tersenyum, setelah

dikit lagi. Karena kelelahan jadi kita memutuskan untuk istirahat sambil makan, lalu

. Namun, pikiran seakan tak mau mengutarakan

ya, waktu, tempat, dan o

g gue kalah, tapi akhirnya gue menang. Jadi lo harus menu

pa lo serius!?" kataku yang mencoba mengabaikanmu. Tidak terbaya

adalah janji," katamu

af sebelum mengangkat ponsel dan menjawab panggilan itu. Bahkan kamu tidak bangun dari temp

nyata Bibi Enda

enatapku. Alismu yang

an masa lalu, ya. Oke-oke," katamu yang sem

um bangkit dari tempat duduk, lalu

uju. Kamu pun terseny

ku sempat mendengar dan sepertinya

*

u masih belum kembali. Sebenarnya seserius apa ya

makan cepat-cepat terus langsu

kku sebelum

ita pun langsung pergi m

bahwa kita tidak akan pergi ke rumah. Kupikir kit

sebelumnya? Gue sudah memiki

? Apa

ia bilang gue harus jaga putranya, karena dia punya urus

a Pak Ruli jarang mengunjungi rumah Pak Freza yang lebih muda, tetapi kad

Kami tidak begitu dekat, jadi hanya menyapa ata

gue yang ja

tersenyum. "Pasopati baik kok, cuma

erus di ma

bulan madu. Merayakan hari jadia

pasti ga akan bisa

nar-benar rumah yang sangat besar dan hampir

nyalamimu. "Hai, Nak Zahra! Tiyo minta b

" jawabku

a Tiyo sudah memberitahumu kalo anak Bapak itu nakal? Kemungkinan kepal

, Paman!" kamu berbicara kasar, lalu me

ak Ruli tertawa

anita, yang lebih mirip seperti bidadari dsn menunggu di pintu

a, istri Pak Ruli," wanita itu memperken

a Zahra. Hafidzah Zahra. Tapi ... saya buka

mu menjadi pacarku, te

k nakal itu?" kamu bertanya dan itu seperti sinyal ketika se

tanya seraya membu

saya?" tanya anak laki-laki

ggangku. Sifat fisik keluargamu-nya terliha

mbut Adul, lalu berbalik melihat Pak Ru

i, Tiyo," kata Bu Lina deng

k Ruli mengangguk seraya memeluk

ah kita. "Maaf atas ketidak-nyamanannya, ya? Jaga anak

wok ya, oke?" Anak itu tampak yakin bahwa ketika orang tuanya

kan sama anak ini?" katamu, beliau

ak Ruli ke anaknya, "kamu harus so

*

buat ambilin," katamu sebelum menoleh ke Adul. "Adul, un

wabmu deng

pertanyaan yang menghibur, ketika kamu masuk lebih dulu. Dahinya berkerut saat dagunya bertumpu

emukul anak itu. Saat melihat rumah itu, aku terkesan d

renang di belakang. Di sisi kirinya ada tangga besar. Di sebelah kanan adalah area untuk menerima tamu yang

besar itu terhenti, ketika

an pacarnya yang bakal jagain Adul," dia berkata seolah menuduh

tu milik Tante, sehingga gak akan ada orang lain yang mengejarnya. Ayah dan ibu seperti itu. Ayah bertanya, apakah tidak apa-apa? Ayah biasa menggoda i

g ayah dan ibu, ya kan, Tante Zahra? Karena Adul mau menjadi

erewet saat berbicara. Namun, bahasanya sangat

dapat memberi nasihat tentang cinta, sehar

yo kita main!" aku meminta unt

nyaan dari atas. Aku mendongak dan melihatmu berdiri di tangga besar. Satu tangan ada di saku, dan tangan lainn

menarik tanganku dan a

lagi. Action figur Spiderman terkonsentrasi dalam berbagai ukuran, dan ada yang terbesar di ujung ruangan yang menghadap pintu

Spiderman! Adul bakal sembunyika

kamu ingin kita lakuk

hiburan. Kita ke sana aja," katan

agi. Kita bertemu dan hampir berta

omelanmu langsung terpotong

main Dance Central! Menyenangkan lo!" katan

ap. Ada TV layar datar besar dan lima

gis, rasanya sudah lelah. Namun, sangat memalukan jika menolak a

lah. Ayo kita menonton film saja," kat

dul terlihat seperti sedang memikirkan jaw

au begitu kita m

anya apakah aku baik-baik s

, Ad

"Tapi Tante harus janji bahwa Tante bakal nar

ersamanya atau tidak. Namun, karena tidak bisa menolak

eluk. "Ayo pergi sekarang," katanya,

mu, yang diam-diam mengikuti. Kemudian dia meraih t

yah Adul selama orang tu

a kita kosong, tidak menunjukkan emos

, menyerah pada k

*

mencintai. Terima kasih karena Engkau mengirim mereka ke Adul dan membuat Adul bersama mereka. Adul harap Engkau akan memberi Ayah banyak kesabaran, dan cinta dalam memahami

Aku berhenti mengawasinya

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka