icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Kehormatan Yang ternoda

Bab 2 Cinta pandangan pertama

Jumlah Kata:1015    |    Dirilis Pada: 21/05/2022

kan sholat magrib, Sal

emaram, tanda matahari a

pada langit itu, seakan berha

dikejutkan oleh suara yang tidak asi

ulang,

mengangguk pelan sambil teru

ani pulang

yaal

a bisa nemani," s

ih. Saya se

i pelan suaranya, seraya m

yang menyapa," ucap Jhondra dengan ketus. Ia sangat

lawan jenis, makanya dia menunduk dan menghindar." Gavin

egur cewek itu lagi Va

perti dia. Bahkan sebelumnya setiap gadis tergila-gila padaku." Evan me

ong! penampilan kumuh,

dan mengeluarkan ponsel dari saku

in juga dudu

uar! juga jangan merendahkan

ang yang kita rendahkan ma

tersandar di dinding. Kemudian ia mem

tidak akan per

l memanggil nama Dind

dalam. Ia mengambil musha

lm

lan tingkat tingginya. Sambil telungkup ia

la sendiri sambil tersen

" Rara menepuk p

njak dan lan

sih kak!

un! lagi pula tidak b

perti kita berjodoh dengan panger

elapak tangannya p

hat?" ta

nnya yang tadi sempat melambung tinggi terhempas seketika. Dia menghembuskan napasnya kasar seolah kenyataan tidak seindah khayalan. Andai saja, nasib itu sepe

pula, sudah dari tadi kakak memanggil kamu, tapi t

ak diajak bercerita. A

ngan keluarganya sendiri yang bisa tempat Salmah menjadi dir

langkah kakinya untuk m

sus makanan t

sangatlah dekat

uncul seor

il mau di ge

dengan Salmah. Setiap sore dia selalu ikut dengan Salmah untuk pergi mengaji ke masji

Berat, Tante sudah tidak san

knya Tante, g

almah sambil berjongkok untuk m

a Tantenya, Sal

t matanya pada Rara namun dia

Meskipun hidup pada garis kemiskinan, keluarga me

*

benaknya. Tidak pernah sebelumnya ia merasakan sensasi seperti ini. Ketika bayangan itu muncul

Tuhan! karena sudah memikirkan seora

mengapa semakin dia mencoba menghilangkan bayangan Dokter itu, semakin pula ia hadir berulang kali s

ntu aku! a

ia tidak mengetahui apa yang sedang terjadi dengan dirinya saat ini. Mata yang dipaksakan terpejam meni

di depan pintu kamar itu, datang keraguan untuk mengetuk, karena takut mengganggu tidur iparn

tangan mengetuk pintu

Rara," pan

benarnya semenjak Salmah pulang dari masjid sore tad

r perlahan dan hati-hati, supaya t

anya Rara pe

sini, bagaimana kalau

at sudah tiba di kamar Salmah,

a a

ngung harus

ending Kakak pergi tidur aja. Ngantuk." Rara

tidak bisa tidur. Hatiku gelisah. Setiap akan

apa ada yang sedang k

arnya,

nunggu cerita

ta, wajah seseorang selalu hadir

t untuk diartikan. Namun

nya?" tanya

mpung kita, Kak. Kost mereka akan k

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka