icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

The Devil's Gift

Bab 8 Mabuk

Jumlah Kata:1188    |    Dirilis Pada: 16/05/2022

gin protes. Dia juga lelah! Kenapa Bos-nya sangat k

k berani mengutara

eberatan," b

s, "Baiklah, aku akan memesan satu kamar dan tolong

tersenyum. "

bisa masuk ke dalam kamar hotel. Kamar itu cukup lua

ur di sofa,"

a kecil dan tidak bisa digunakan untuk berbaring? Tidurlah di tempat tidur,

yang akan merasa tidak nya

dan berkata, "Mandilah. Aku belum membelikan pakaian wanita u

h, kemudian berjalan ma

dalam telapak tangan. Bayangan akan tubuh bagian atas Raveena yang terbuka masih me

harus berbagi kama

h membuat jantung Ceran

andi, dia berusaha mengencangkan tali pada jubah mandinya, tapi jubah

u langsung masuk ke dalam kamar

-lihat kamar ini?" tanya Ravee

Jika ingin lihat, maka l

belum melakukan sesuatu, mungkin itu adalah sebuah kebia

tatapan berbinar. Seumur hidupnya, dia belum pernah tidur di dalam kamar yang memiliki perabotan

eperti televisi atau sofa, radio saja dia belum pernah melihatnya. Karena itulah, kini R

ma lavender yang menyegarkan, sangat jauh berbeda dengan kamar

erasakan suhu dinginnya. Saat melihat ada banyak minuman

engambil minuman di dala

il s

n coba. Hampir seluruh minuman di dalam kulkas adalah produk kalengan

rtanya, "Cerano, apa aku bo

! Berhenti bertanya!" seru C

mbuka lima kaleng sekaligus. Perlahan dia mulai mengendus-ngendus

Jadi, Raveena langsung menghabiskannya dalam satu teguk. Dia kemudian mencicipi

minum kaleng terakhir. Begitu dia menyesap minuman di kaleng terakhir, rasa pahit yang kuat langsung menyeran

pa kali dan mengambil minum

a kepalanya terasa pusing. Pandangan matanya bahkan tampak

ban di hidupnya menguap begitu saja. Rasa bahagia yang tak mendasar lantas merangkak n

ke mari, berputar-putar di tenga

enakan pakaiannya dan melangkah keluar dari kamar mandi. Alangkah terkejutnya Cerano, saat melih

pa yang kam

n senyuman yang tampak bodoh. "Bajunya bilang di dalam san

-ap

rserakan di lantai. Mata pria itu langsung membelalak kaget dan

ku boleh meminumnya. Ap

Bagaimana bisa kamu minu

h lima bir. Selama satu jam, Cerano berusaha untuk membuat Raveena tidur di ranjang.

a ini ruang

lem

am kecil ini bis

Itu bathup, Raveena. Tid

ran

ran

ertanyaan Raveena yang aneh. Pria itu memijat keningnya yang terasa

televisi ini

api, dan Raveena berpikir se

iri. Dia menekan-nekan remot kontrol untuk mengganti bany

mbol itu berwarna merah terang sehingga terlihat berbeda dari tombol yang

! Please, d

rangan itu. Dia kembali dikejutkan oleh video vulgar yang

u bisa meny

a sama-sama tidak berbusana dan bermandikan keringat. Tangan si wanita terikat di ujung ranjang,

berunsur b

libatkan permainan antara dominan dan submisif. Biasanya

n tombol ini, tayangannya beruba

al

pasangan, sehingga pihak hotel menyediakan t

epat," peri

menarik. Saat di rumah bordil, aku belum pe

a dan mematikannya. "Kamu bisa menontonnya sen

ya. "Kamu ingin mempraktika

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
The Devil's Gift
The Devil's Gift
“[KONTEN DEWASA 21+] "Saya ingin mengajukan permintaan kepada Anda. " Raveena berlutut di atas permukaan lantai yang dingin. Kedua tangannya bertumpu pada lantai, sedangkan kepalanya di angkat tinggi sehingga kedua matanya mampu memandang iblis di hadapannya dengan jelas. Iblis itu lantas tertawa, "Permintaan seperti apa yang kau inginkan?" "Selamatkan saya dari neraka ini dan lenyapkanlah tempat ini hingga tak bersisa." "Aku tidak melakukannya dengan gratis," Iblis itu berkata, "Hadiah apa yang akan kau berikan kepadaku?" "Segalanya." "Segalanya?" "Ya, jiwa dan raga saya akan seutuhnya menjadi milik Anda." Iblis itu lantas melangkahkan kakinya mendekati Raveena, dia mengangkat dagu wanita itu begitu tinggi sampai mata mereka bertemu. "Maka selamanya kau akan menjadi milikku, Raveena Hesper." • • • • • Cerano Acheron merupakan seorang Underboss dari organisasi mafia Acheron Familia yang berbasis di Italia dan menyebar hingga ke seluruh wilayah Eropa. Dia dikenal sebagai seseorang yang bertangan dingin, tidak mengenal ampun terhadap musuh yang berani mengusik organisasinya. Suatu ketika, Cerano terlibat pertikaian dengan seorang ketua Kartel Meksiko yang telah mengusik bawahannya. Dia sampai harus pergi ke Philadelphia untuk menuntaskan masalahnya. Tak disangka, kepergiannya ke Philadelphia menghantarkan Cerano kepada Raveena Hesper yang menganggapnya sebagai seorang iblis dan meminta bantuan Cerano untuk membebaskannya dari kekangan rumah bordil yang selama bertahun – tahun menahannya. Di mata Cerano, Raveena merupakan seorang wanita yang tak mengenal takut. Ia bahkan tak pernah menurunkan pandangannya meski Cerano telah menatapnya dengan tajam. Raveena bahkan tak gentar walau tahu Cerano memiliki ribuan anak buah yang selalu diselimuti oleh aroma darah. Cerano selalu membawa kematian, tetapi Raveena tidak takut akan kematian. Takdir macam apa yang akan mengikat mereka nantinya?”
1 Bab 1 Awal Pertemuan2 Bab 2 Distrik Merah3 Bab 3 Terbakarnya Tempat Penuh Dosa4 Bab 4 Tugas Pertama Raveena5 Bab 5 Penyamaran6 Bab 6 Pesta Binatang Liar7 Bab 7 Teman Lama8 Bab 8 Mabuk9 Bab 9 Gairah yang Meledak10 Bab 10 Membersihkan Diri11 Bab 11 Meninggalkan Philadelphia12 Bab 12 Kediaman Acheron Familia13 Bab 13 Kenangan14 Bab 14 Kamar Baru15 Bab 15 Pelatihan (1)16 Bab 16 Pelatihan (2)17 Bab 17 Malam Perpisahan18 Bab 18 Bertemu Consigliere19 Bab 19 Pelecehan20 Bab 20 Kepulangan Cerano