icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Tentang Harapan

Bab 2 Awal Pertemuan

Jumlah Kata:968    |    Dirilis Pada: 22/04/2022

ar terlihat baik a

|

ih

oleh seorang gadis berambut sebahu,

n lo udah isi jadwal piket orang. Jadi, sekaran

an langkahnya menuju kelas denga

arang ra

a membawa barang yang di larang sekolah. Berbeda dengan Jihan yang santai sekali ka

alangi kita yang mau nyembunyi

y yang sibuk menyimpan seluruh b

ahunya acuh, memilih memainkan ponselnya de

au membuat Beni dan Dion selaku ketua serta w

tetapi sudah lebih dulu di ketuk oleh salah satu guru

raya menutup sedikit pi

ngapain? Ad

a, Bu. Kebetulan lagi jam ko

dari Universitas di Bandung. Ban

nyata lelaki semua sedang tersenyum kepadanya. "Ehm– langsung bicara

asih harus antar perw

Sebentar, ya, kakak-kakak." Setelah itu, Jihan mengintip ke dalam k

tidak jadi, namun tak urung kesal sebab sudah

ggak sih, Dan!" Sherly melempar kertas

as sebelah!" jawab Dani

oleh menatap Beni yang kebetulan seda

jung dagu lancip Jihan

swa di hadapannya. "Maaf ya, kak. Tadi di dalam l

membuat keadaan kelas seketika hening sa

an dahulu, ya. Nama s

li ini. Untuk kakak yang di balik layar laptop itu adalah Arfiano, kalau yang m

a sebatas siku. "Kami semua perwakilan dari

sampai ada

siswi di kelas ini membuat lelaki itu mendengu

pembagian brosur oleh Genta, tepat di meja Jihan yang duduk bersama Kia. D

a kertas tersebut yang ter

kutunggu di halte de

mata yang kembali tertuju pada proyektor, tanganny

|

ifikasi yang masuk. Selepas istirahat tadi, Bara menelep

membuatnya hendak menghubungi Bara. Namun, niatn

ih

a,

yang tidak saya tahu. Saya sudah memesan oj

enggak apa-apa, Mas. Seman

an. Kabari saya se

ya

khir seiring helaan naf

at milik lelaki dat

. "Kak–" Dia menggantungkan ucapannya sebentar

enyum manis mengh

ak ketemua

tak gatal seraya terkekeh canggu

a hingga berhadapan dengan Genta. "Kakak itu laki-laki,

kamu ada di hotel Alaska waktu itu. Pernah di booking?" Namun, sedetik s

da. "Ini cowok, to the point banget sih,"

gunya. "Mau aja k

ning Jihan me

li aja hati kamu jadi adem," uc

nya panas, ya?" Jihan berjalan satu langkah

erjalan mundur, lalu berbalik guna be

evan menghampiri Genta de

orang Genta, coy. Ditolak sama

Jadi, cantiknya enggak

a. "Awal mula pertemuan yan

i getok

e parkiran untuk mengambil motornya. Dia memilih pergi lebih

|

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Tentang Harapan
Tentang Harapan
“Perjodohan yang di lakukan berulangkali hingga tak ada yang berhasil menjadikanku seperti seseorang yang tak memiliki harga diri. Di tuntut untuk menjadi yang sempurna di antara yang lain membuat tubuhku terasa di tusuk dengan berbagai macam mata pisau. Setiap pasang mata itu menatap sinis padaku, seakan tak ada celah untuk mengorek informasi diriku. Ini hanya tentang rasa yang aku alami selama aku menjalani hidup. Jadi, kumohon berikan aku sebuah topangan berupa dukungan. - Jihan Adiztya Disinilah, kisah Jihan Adiztya yang menerima tekanan dari kedua orang tuanya, dituntut harus menjadi paling sempurna di antara yang lain dan yang terpenting para lelaki harus tunduk di hadapannya. Jihan berasal dari keluarga yang cukup. Namun, karena tuntutan segala hal membuatnya dijodohkan dengan siapa pun yang selalu saja gagal membuat sang Papa murka. Sampai suatu hari Jihan bertemu seorang lelaki yang menariknya jauh dari dunia gelap dalam hidupnya.”
1 Bab 1 Keadaan2 Bab 2 Awal Pertemuan3 Bab 3 Di bohongi4 Bab 4 Akhir Ujian5 Bab 5 Yang Terburuk6 Bab 6 Terjebak7 Bab 7 Hilang8 Bab 8 Kota Itu9 Bab 9 Awal10 Bab 10 Panggilan Mas11 Bab 11 Sunyi12 Bab 12 Ukiran13 Bab 13 Bertemu Lagi14 Bab 14 Desakan15 Bab 15 Hangout16 Bab 16 Penampilan Baru17 Bab 17 Bertemu Teman Lama18 Bab 18 Berbunga19 Bab 19 Terkuak20 Bab 20 Pulang Ke Rumah21 Bab 21 Permasalahan Hati22 Bab 22 Permulaan23 Bab 23 LDR24 Bab 24 Tertekan25 Bab 25 Ketenangan26 Bab 26 Manisnya Suara Tetangga27 Bab 27 Berkunjung28 Bab 28 Jujur29 Bab 29 Komitmen atau Janji30 Bab 30 Waktu31 Bab 31 Menyelesaikan32 Bab 32 Kabar Mengejutkan33 Bab 33 Sidang34 Bab 34 Rencana Temu35 Bab 35 Wisuda