icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Baby Daddy

Bab 8 Telepon (Tak) Normal dari Mami Eva

Jumlah Kata:1249    |    Dirilis Pada: 05/04/2022

gumption. Well baby, have a lot of gratitude. Coz I can be

il, Eva mengemudi sambil mematutkan kuku jemarinya di roda k

h beberapa detik menunggu sampai gilir

e longer way home~" Eva menggumamkan syair sambil menekan ped

, ponsel di dalam

eratkan konsentrasinya untuk mengemudi. Berpuluh detik kemudian, getaran i

lang merah dan ponsel sialan itu masih bergetar, Eva akhirnya menekan tombol k

i mau ngangkat t

tnya lalu lintas Jakarta. Eva mende

pa yang bisa anakmu ini bantu?" ucapn

lat nya, katanya diambil kamu ya?"

n balita berumur 3 tahun yang kini suaranya terdengar

nya tiga , Mi. Yaudah aku min

h umur berapa sih, masa masih

minya membuat Eva m

aku segala perkara cokelat ini? Memangnya

ang salah. Kamu ini kok ya menyepelekan sekali sih,

ramah Mami mengg

ri adik-adikmu', lalu 'kamu nggak tau susahnya punya anak', sampa

g sambil mem

n status Kakak sekarang ini tuh suatu kegagalan yang fatal?" Suara tegas Eva membuat s

Mami nggak

ri solusinya deh, coba kasiin teleponnya ke Bi

aaf oleh maminya. Tak berapa lama, terdengan krese

menyapa balita itu

. Imo.

sebentar. Cok

satu. Bimo kan masih puny

Hah?

abis? Bimo

kan di sambungan itu mengindikasikan bocah

a jalan-jalan beli cokelat, yang banyak! Sama es krim jug

i menandakan moodnya mulai berubah naik, tak lama kemudi

s. Anak-anak ternyata l

telepon itu akan diputus, s

dah tena

va mengg

mbuat Eva segera kembali memberatkan

nter juga ya, men

uat perhatian Eva

itu, Mi," u

a maaf ya,

juga minta maaf tadi

Kenapa jadi maaf-

mencari suami. Udah telat, teman-teman

rasi Eva secara tiba-tiba. Kini Eva menye

?" Eva bingung h

udah sukses, bisa menghidupi dirimu sendiri, b

enut. Kenapa Mami tiba-t

..

alah sama anak kecil. Kamu bisa me

menerka akan kemana Mam

u akan nyentuh kepala tiga. Da

r, menyalakan blinker mobil sebagai tanda untuk berbel

benernya?" lanjut Eva sambil

apa nggak langsun

T-GU

elum tuntas berbelok ketika tanpa sad

nggak papa?" Nada Mami dari se

dibelakangnya. Setelah beberapa detik, kesadaran Eva perlahan pulih dan mobilnya mulai be

Suara Mami t

ak nggak papa kok, Dah." Eva memutuskan

Panas. Mob

snack Joysoy berwarna ungu. Setelah berkedip beberapa kali, Eva tersada

ke dalam gedung sambil mengad

? Ada yang mau gue obr

ampir menjatuhkan benda kecil itu. Segera, Eva

tert

t dengan kejadian siang ini. Biarlah urusan pribadi tetap pribadi. Sekaran

a sudah bisa menenangkan diri dan memfokusk

eeting

meeting. Itu

n dengannya. Beberapa meeting ringan yang masih Eva toleransi adalah rapat internal divisi Broadcast, atau gabun

ukan tugas Eva. Eva bukan sekretaris, bukan asisten, bukan kepala divisi apa pun, dan juga bukan m

rti yang disebut tadi, selain hal itu bukanlah porsinya. Eva tidak suka mengin

Adi tidak akan semudah itu menepiskan tanggung jawab

a tepat menuju tujuan akhir. Ruang Utama l

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Baby Daddy
Baby Daddy
“DICARI!!! LAKI-LAKI SEHAT YANG MAU MEMBUAHI!!! Bastian Cokro adalah CEO perusahaan f&b, berusia 30 tahun, dan single. Rumornya, Bastian-atau yang biasa dipanggil Mas Tian-adalah bujangan yang tak kunjung menikah karena ketidakmampuan dalam memproduksi keturunan. Infertil, alias mandul. Di sisi lain, terdapat Eva Sania yang bulan depan berulang tahun ke-28. Seorang News Broadcaster yang hidup di tengah ibu kota dengan pekerjaan sesuai passion bergaji tinggi, sahabat dekat yang suportif, serta seorang FWB yang tampan dan memuaskan, lengkap membuat dunia Eva terasa berjalan dengan sempurna. Tapi sialnya, semua yang sempurna itu harus berakhir juga saat ibunda Eva menitahkan vonisnya: "Kak, Mami udah nyerah untuk minta kamu cari suami. Udah telat, teman-teman seusiamu sudah berkeluarga semua ... ... Kamu kenapa nggak langsung punya anak saja?" ⚠️ KONTEN 21+”
1 Bab 1 Dunia Bastian Cokro2 Bab 2 Tipe Cewek Bastian 3 Bab 3 Persiapan Bencana4 Bab 4 Mitra Award5 Bab 5 Persiapan Eva Sania6 Bab 6 Mimpi Bastian7 Bab 7 Hari Normal Eva8 Bab 8 Telepon (Tak) Normal dari Mami Eva9 Bab 9 Pertemuan Pertama Eva dan Tian10 Bab 10 Pertemuan Pertama Tian dan Eva11 Bab 11 Percakapan dengan Ika12 Bab 12 Anak dan Calon Bapak13 Bab 13 Malam Bersama Nathan14 Bab 14 Detail Untuk Ika15 Bab 15 Kunjungan Pulang Eva16 Bab 16 Sundae Sunday17 Bab 17 Rencana Bersama Nathan (1)18 Bab 18 Rencana Bersama Nathan (2)19 Bab 19 Pak Adi dan Wagyu20 Bab 20 Pengalihan Isu21 Bab 21 Insiden Taksi Online22 Bab 22 Diorama Pandora23 Bab 23 Ika dan Sekotak Kosmetik24 Bab 24 Klinik & Luka Lama25 Bab 25 Tentang Adhan26 Bab 26 Klien Menarik27 Bab 27 Reunion of Damnation (1)28 Bab 28 Reunion of Damnation (2)29 Bab 29 Eva sang Babysitter30 Bab 30 Perbincangan di Tengah Mall31 Bab 31 Rumor Tentang CEO32 Bab 32 Kotak Surat Bastian 33 Bab 33 Tawaran Makan Siang, Lagi34 Bab 34 Persetujuan Soto Mie35 Bab 35 Tentang Samantha36 Bab 36 Photoshoot dan Tameng Eva37 Bab 37 Hadiah dan Kejutan38 Bab 38 Raka dan Ceritanya39 Bab 39 Bastian dan Mobilnya (1)40 Bab 40 Bastian dan Mobilnya (2)41 Bab 41 Rencana Eva terhadap Bastian42 Bab 42 Informasi Orang Dalam43 Bab 43 Ika dan Dilemanya44 Bab 44 Dilema yang Menular45 Bab 45 Tugas Dari Pak Bram