icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Pendekar Dataran Tengah

Bab 2 Penghianat

Jumlah Kata:1106    |    Dirilis Pada: 10/02/2022

n hari gelap tetapi dia bisa bergerak cepat karena mengenal benar liku-liku jalan yang dilaluinya. Dia ingin secepatnya

hat di hutan karena tidak mungkin menempuh perjalanan malam. Ja

bicara lantaran nafasnya yang sengal-sengaL Di pekarangan dia bertemu seorang murid lain yang menghadang jalannya.

an pendekar, tampaknya mereka punya niatan menyerang per

atas kepala, tegap dan kekar. "Jumlahnya banyak? Dimana kamu bertemu dan apakah kamu mengenal

hnya lima puluhan, dan semuanya dan golongan pendekar. Aku mendengar diantara

enghadap guru besar, ceritakan semua yang kamu

penyimpanan air minum dan bahan makanan. Ada beberapa guci besar penuh berisi air minum. Hati-hati

cun akan bereaksi tengah malam. Nah, rasakan balas dendam

jaan Wei, Seorang lelaki berusia sekitar tiga puluh limaan sedang bermain-main dengan anak laki-laki yang berusia s

ung Huang Yue Jin yang di rimba persilata

a ketampanannya. Tubuhnya jangkung, tegap meskipun agak kurus sanga

g ikal terurai di bahunya yang putih mulus. Kecantikannya sungguh menggoda hasrat lelaki. Dia mengenakan celana longgar sebatas

ompatan dari satu pohon ke pohon lain. Sima Yi pun ikut mengejar. Jiu Cie

tihan tenaga dalam, pergilah." Berkata demi

nggoda. Dia menatap lelaki itu. Keduanya bertatapan. Sima Yi melihat keliling, sepi tak ada oran

Sepasang mata wanita itu berkedip-kedip dan berbinar maca

Mendadak dia menggenggam tangan wanita itu. Keduanya berkelebat melompati p

tu bersih, tampaknya sering dibersihkan karena selama ini menjadi tempat pertemuan kedua kekasih itu memadu cinta. Keduanya tak kuasa menahan birahi

dopo, Jiu Shan sedang melatih Jiu Cien. Dia berus

lutut, tubuh bagian atas telanjang. "Anakku, jurus Naga Emas itu semakin dahsyat jika kamu menguas

ingtinggi. Udara panas. Keringat membasahi tubuh keduanya. Jiu Shan membu

Jiu Shan berkata pada putranya, "Jiu Cien, sudah c

"Tubuhmu panas dan keringatan, kamu dar

h berkeringat. "Aku tadi berlatih kejar-kejaran sejenak dengan Jiu

u memikirkan Jiu Cien. Aku kawatir mimpiku itu menjadi nyata." Dia memandang isterinya dengan penuh rasa cinta. Ke

asukan Kerajaan Shu, kita tetap akan memenangkan pe

nang. Terkadang pasukan yang menang pun banyak kehilangan prajurit dan punggawa. Jika kita kalah perang, kamu harus pergi meninggalkan

alu bersamamu. Kak, jika aku mati dalam perang, maka kau yang harus selamatkan dirimu, pergi ke istana dan selamatkan anak kita.

ungkin melarikan diri dari meda

g Jiu Cien. Di antara semua pendekar yang berkumpul di sini, dialah yang paling tinggi ilmu rin

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Pendekar Dataran Tengah
Pendekar Dataran Tengah
“Kisah seorang laki-laki bernama Jiu Cien yang mencintai seorang wanita yang ternyata adalah bibi gurunya sendiri. Semua orang menentang karena tak lumrah seorang murid mencintai bibi gurunya sendiri. Tapi ikatan Cinta lebih kuat dari semua itu. Jiu Cien akhirnya menikahi bibi gurunya hingga dimusuhi oleh semua orang. Bibi guru yang telah menjadi istri Jiu Cien akhirnya harus tewas ditangan orang-orang yg iri melihat kebahagiaan mereka. Tewas bersama anak yg dikandungnya. Jiu Cien benar-benar terpukul dengan semua itu. Mampukah Jiu Cien bangkit dan membalas dendam pada orang-orang yg menghancurkan kebahagiaannya? Bagaimanakah kisah Perjalanan Jiu Cien, hingga mencapai tingkat derajat tertinggi di dunia kependekaran saat itu. Menjadi orang nomor 1 di dataran tengah dan mendapat julukan PENDEKAR DATARAN TENGAH.”
1 Bab 1 Sengketa Tiga Kerajaan2 Bab 2 Penghianat3 Bab 3 Laki-laki Sejati4 Bab 4 Serangan Datang!5 Bab 5 Rahasia6 Bab 6 Janji Sima Yi7 Bab 7 Pertempuran di mulai8 Bab 8 Pendekar Jubah Putih9 Bab 9 Syair Penakluk Langit10 Bab 10 25 Tahun Kemudian11 Bab 11 Senjata Aneh12 Bab 12 Si Penyair Maut13 Bab 13 Lihai dan licik!14 Bab 14 Aku datang dari balik kabut hitam15 Bab 15 Dendam Jiu Cien16 Bab 16 Suhu Baru17 Bab 17 Gadis Cantik18 Bab 18 Racun Laba-laba19 Bab 19 Mau ditolong atau tidak 20 Bab 20 Benih-benih Asmara21 Bab 21 Asmara 2 Insan22 Bab 22 Cinta Pandangan Pertama23 Bab 23 Tunggu tiga malam lagi24 Bab 24 Cinta atau Nafsu25 Bab 25 Perjalanan Asmara26 Bab 26 Musuh Pertama27 Bab 27 Bersama menghadapi musuh28 Bab 28 Si cantik, Jen Ting29 Bab 29 Aku Bibi Gurumu30 Bab 30 Kehilangan Arah31 Bab 31 Namaku Gwangsin32 Bab 32 Hutang nyawa bayar nyawa33 Bab 33 Dendam Pendekar Himalaya34 Bab 34 Racun Ular Salju35 Bab 35 Racun Berbuah Asmara36 Bab 36 Cinta Sejati37 Bab 37 Jiu Cien, kamu masih hidup 38 Bab 38 Lembah Buah Persik39 Bab 39 Inti Naga Emas Pamungkas40 Bab 40 Kau harus hidup, Jiu Cien. Aku mencintaimu41 Bab 41 Tugas Perguruan42 Bab 42 Jatuh ke dalam jurang