ta dari satu tempat ke tempat lain. Mereka kasmaran satu sama lain. Dua tahun bercinta, Sima Yi lupa amanat gurunya, Yue Jin. Suatu waktu sang guru mendampratnya,
tu tahun tanpa kabar berita dari Sima Yi, dia yakin kekasihnya itu mati. Dia tak punya pilihan lain, gurunya mendes
un lalu, cinta Zsu Mei bersemi lagi Dia tak bisa melupakan kenangan manis masa lalu. Terlebih-lebih Sima Yi punya banyak kelebihan dibanding suaminya. Maka terjadilah perselingkuhan itu. Sima Yi sangat kasmaran pada kekasihnya. Zsu Mei masih mencintai Sima Yi dan selalu merindukan be
mbutnya. Gerakan itu memperlihatkan tonjolan buah dadanya yang montok dan indah. Tangan lelaki itu me
bergumul penuh nafsu. Saat mentari mulai ngiinip dari ufuk Timur, dua anak manus
sepanjang hari, dari pagi sampai malam, sampai pagi lagi. Aku tidak bisa mend
melupakanmu. Hanya ajal saja ya
u, apa pun yang kuminta akan kamu kabulkan, se
pelukanmu, mati dengan mulutmu menempel d
tidak boleh mati, ka
a hidupku aku akan
kan medan perang, kembali ke istana dan menolong Jiu Cien. Jadi kamu tak boleh mati. Kamu harus membesarkan dan mendidik Jiu Cien, jangan biarkan dia terbunuh atau menjadi tawanan pasu
mati bersamamu, tapi aku tahu itu tak mungkin, Jiu Shan ada di sampingmu Aku janji akan menolong Jiu Cien, tak akan kubiarkan selem
a karena aku tak bisa melupakanmu Sima Yi, ingat janjimu, kamu tak boleh mati di medan perang, kamu harus menyelamatkan Jiu Cien, didik dan besarkan anakku
~
/0/4208/coverbig.jpg?v=ef5fa7481849bbf2a8fb9e85f73eb156&imageMogr2/format/webp)