icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Pendekar Dataran Tengah

Bab 10 25 Tahun Kemudian

Jumlah Kata:1207    |    Dirilis Pada: 11/02/2022

atu m

Mlarak. Tampak sebuah bangunan tua di antara pepohonan jati. Reruntuhan rumah tua itu hampir tidak beratap. Hanya satu sisi dinding y

a itu sering dijadikan tempat menginap perantau yang kemalaman di jalan. Suasana sunyi dan sep

ya tidak keras namun terdengar jelas oleh semua orang di rumah besar. Suara

sang pe

e Barat, Mel

Utara, Merant

atahari di te

ahkan waj

air Penak

an, Tak ada

i segala

hnya pucat. Sebagian lainnya waspada. syair dinyanyikan dengan tenaga dalam ting

an. Gerimis masih menyiram bumi. Seorang lelaki paruh baya bersandar di dinding

berarti ia akan membunuh satu orang

aku mencarinya," kata si lelaki botak itu. Semua di ruangan salin

memandang lelaki gembul botak itu dengan heran. Ia menoleh kepada kakek tua berusia enampuluha

tapi belakangan lebih dikenal orang dengan sebutan syair Maut. Dan si penyanyi adalah siluman kejam yang doyan membunuh. Kalau sya

i pembun

t. Ia muncul tiba-tiba dan dengan ilmunya yang tinggi mudah baginya untuk membunuh siapa saja. Ia muncul tiba-

i kejadian seperti malam ini

mukanya berubah cerah, ia tertawa lepas. "Kamu pasti Jiu Cien, wah kamu sudah dewasa, aku pangling, kalau bertemu di jalan aku pasti tak bisa mengenalmu Berdirilah dan

amaan terdengar kembali syair Jurus Penakluk Langit dilantunkan. Suara penyanyinya sa

sang pe

e Barat, Mel

Utara, Merant

atahari di te

ahkan waj

air Penak

an, Tak ada

i segala

ain kecuali kumandang syair itu. Suaranya mendengung dan

enal sebagai Mei Chu bangkit. Ia tampak kesal. "Rupanya satu saja tak cukup bagi si syair Maut, malam ini ia menginginkan lima nyawa. Benar-benar kurangajar, apa dia pikir kita s

sudah dalam genggaman. Gerakannya sebat dan sulit diikuti pandangan mata orang biasa. I

erbu Kupikir sebaiknya kita semua berkumpul di tengah ruangan dalam bentuk lingkaran, setiap orang

beringsut keluar menuju pintu. "Kami hanya dua orangtua pedagang kecil yang tak mengerti silat. Kami juga buk

andang dengan mata mendelong tanpa bisa berbuat apa-apa. Jiu Cien tetap berdampingan dengan Yu Jin. "Kakek, keadaan tampak

ang lain tak mungkin bisa mendengar. Pertanda tenaga dalamnya sudah mencapai tingkat tinggi "Jiu Cien, tenaga dalam orang itu cukup ane

nuruti katahatiku, kalau saja dulu aku dan Kakak Guan Xing mau menetap bersama kak Xiahou Dun dan kak Wei Hu mungkin kita masih bisa

enemui kak Xiahou Dun sebelum ajalnya. Ia mati meram karena aku berjanji akan melaksanakan tiga perint

kan bulu roma. Saat berikut, dua sosok bayangan menyerbu masuk, mendatangkan angin kencang.

aran tubuh manusia. Pukulan melingkar Sima Yi yang berisi tenaga dalam

an. Ternyata mereka dua orangtua pedagang kecil tadi. Luka menganga di dada tepat bagian jantung. Darah membasahi seluru

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Pendekar Dataran Tengah
Pendekar Dataran Tengah
“Kisah seorang laki-laki bernama Jiu Cien yang mencintai seorang wanita yang ternyata adalah bibi gurunya sendiri. Semua orang menentang karena tak lumrah seorang murid mencintai bibi gurunya sendiri. Tapi ikatan Cinta lebih kuat dari semua itu. Jiu Cien akhirnya menikahi bibi gurunya hingga dimusuhi oleh semua orang. Bibi guru yang telah menjadi istri Jiu Cien akhirnya harus tewas ditangan orang-orang yg iri melihat kebahagiaan mereka. Tewas bersama anak yg dikandungnya. Jiu Cien benar-benar terpukul dengan semua itu. Mampukah Jiu Cien bangkit dan membalas dendam pada orang-orang yg menghancurkan kebahagiaannya? Bagaimanakah kisah Perjalanan Jiu Cien, hingga mencapai tingkat derajat tertinggi di dunia kependekaran saat itu. Menjadi orang nomor 1 di dataran tengah dan mendapat julukan PENDEKAR DATARAN TENGAH.”