icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Pendekar Dataran Tengah

Bab 4 Serangan Datang!

Jumlah Kata:1055    |    Dirilis Pada: 10/02/2022

bakal terjadi. Kakak, sebaiknya kita bertarung di dekat kamar rahasia. Sebagai ketua kamu bertanggungjawab menjaga dan meneruskan ilmu kita, karenanya kamu harus selamat, begi

a disalurkan. Ada sesuatu dalam tubuh yang menghalangi mengalirnya tenaga batin. Semakin dilawan sema

jangan kerahkan tenaga, ini racun pelemas t

. Dia melapor beberapa murid tak bisa melakukan semedi. Ada gangguan dalam t

rid melangkah ke depan Hampir separuh dari mereka, keracunan. "Racun itu dicampur dalam makanan da

ikan bahwa lima murid tersebut tidak bersalah. Dia berkata pada Wei Hu. "Orang itu tak mungkin dari luar sebab tak mungkin dia bisa menyusup masuk. Pasti dia orang dalam, seorang murid peng

rguruan. Mereka tak mungkin bisa bertarung karena hanya membuang nyawa percuma. Murid yang tidak keracunan, boleh tet

Adapun pamanmu, Guan Xing, terserah padamu apakah kau maafkan dia atau tidak. Dia tidak pantas menjadi paman gurumu Jen Ting, bawalah pesanku, muridku yang paling layak menggantikan aku sebagai ketua, adalah kakakmu Lu Xun, urutan berikutnya Jiu Shan. Semoga para dewa melindungi dua

pimpin Yuan Shao, mereka bersiap-siap di beberapa tempat. Para murid yang harus pergi meninggalkan perguruan, pergi dengan isak tangis. Tidak pernah terpikirkan bahwa situasi perguruan bisa

n pelemas tulang. Cara itu hanya bisa dilakukan jika yang kena racun adalah dua orang yang tidak te

a (Seribu Raksasa) dari ilmu Naga Emas yang merupakan ilmu andalan Par

duanya berhenti sejenak. Wei Hu tampak gembira. "Kakak, sebagian besar tenagaku sudah pulih." Dia melanjutkan deng

hujan gerimis. Xiahou Dun dan Wei Hu tekun bersemedi. Keduanya bersama semua murid mengenakan p

Terdengar suara hiruk pikuk, puluhan orang menyerbu masuk, mereka menggunakan ikat kepala warna putih. Pertarungan satu lawan satu atau keroyokan terjadi di mana-mana. Banyak korban berjatuhan. Ada yang mati, ada yang luka parah. Suara jerit kematian dan kesakitan bercampur dengan makian da

ikeroyok Pang Tong dan Mi Fang, dan Yuan Shao bertarung mati hidup dengan Ma Ch

gunakan jurus-jurus Himal

Partai Naga Emas, tak ada apa

ebat. Tak kusangka pendekar berilmu tinggi macam kamu hanya pengecut yang ma

yang kontan terlempar. Takadagawe mengejar. Yuan Shao meninggalkan lawannya, dia mengejar Takadagawe. Dia me

k mau menghindar dari jalan. Saking kesalnya, Takadagawe menggelar jurus-jurus mematikan. Dalam beberapa jurus ber

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Pendekar Dataran Tengah
Pendekar Dataran Tengah
“Kisah seorang laki-laki bernama Jiu Cien yang mencintai seorang wanita yang ternyata adalah bibi gurunya sendiri. Semua orang menentang karena tak lumrah seorang murid mencintai bibi gurunya sendiri. Tapi ikatan Cinta lebih kuat dari semua itu. Jiu Cien akhirnya menikahi bibi gurunya hingga dimusuhi oleh semua orang. Bibi guru yang telah menjadi istri Jiu Cien akhirnya harus tewas ditangan orang-orang yg iri melihat kebahagiaan mereka. Tewas bersama anak yg dikandungnya. Jiu Cien benar-benar terpukul dengan semua itu. Mampukah Jiu Cien bangkit dan membalas dendam pada orang-orang yg menghancurkan kebahagiaannya? Bagaimanakah kisah Perjalanan Jiu Cien, hingga mencapai tingkat derajat tertinggi di dunia kependekaran saat itu. Menjadi orang nomor 1 di dataran tengah dan mendapat julukan PENDEKAR DATARAN TENGAH.”
1 Bab 1 Sengketa Tiga Kerajaan2 Bab 2 Penghianat3 Bab 3 Laki-laki Sejati4 Bab 4 Serangan Datang!5 Bab 5 Rahasia6 Bab 6 Janji Sima Yi7 Bab 7 Pertempuran di mulai8 Bab 8 Pendekar Jubah Putih9 Bab 9 Syair Penakluk Langit10 Bab 10 25 Tahun Kemudian11 Bab 11 Senjata Aneh12 Bab 12 Si Penyair Maut13 Bab 13 Lihai dan licik!14 Bab 14 Aku datang dari balik kabut hitam15 Bab 15 Dendam Jiu Cien16 Bab 16 Suhu Baru17 Bab 17 Gadis Cantik18 Bab 18 Racun Laba-laba19 Bab 19 Mau ditolong atau tidak 20 Bab 20 Benih-benih Asmara21 Bab 21 Asmara 2 Insan22 Bab 22 Cinta Pandangan Pertama23 Bab 23 Tunggu tiga malam lagi24 Bab 24 Cinta atau Nafsu25 Bab 25 Perjalanan Asmara26 Bab 26 Musuh Pertama27 Bab 27 Bersama menghadapi musuh28 Bab 28 Si cantik, Jen Ting29 Bab 29 Aku Bibi Gurumu30 Bab 30 Kehilangan Arah31 Bab 31 Namaku Gwangsin32 Bab 32 Hutang nyawa bayar nyawa33 Bab 33 Dendam Pendekar Himalaya34 Bab 34 Racun Ular Salju35 Bab 35 Racun Berbuah Asmara36 Bab 36 Cinta Sejati37 Bab 37 Jiu Cien, kamu masih hidup 38 Bab 38 Lembah Buah Persik39 Bab 39 Inti Naga Emas Pamungkas40 Bab 40 Kau harus hidup, Jiu Cien. Aku mencintaimu41 Bab 41 Tugas Perguruan42 Bab 42 Jatuh ke dalam jurang