icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Bias: Dari Uncle, Jadi Daddy

Bab 10 Seperti Hari Itu

Jumlah Kata:1301    |    Dirilis Pada: 10/02/2022

kesempatan dan segala pertanda pada kita, lantas

a, Ragnala Firaz Himawan -

eras untuk menahan diri agar tak kembali terbawa suasana seperti empat tahun lalu. Sesaat mereka berdua terlarut dalam pikiran masing-masing hingga sebuah keheningan tak biasa membuat ke

h mereka yang nyetempel perjanjiannya duluan," celetuk Ragnala menahan geli, sedangkan Renata mengerjapkan ked

Ragnala, dia jadi salah tingkah dan menebak-nebak pikiran pasangan yang terlihat sudah sepakat untuk rujuk. Cle berdehem untuk mencairkan suasana, "Ekhem, aku m

, iya Mbak. O'om Mauza juga mau bal

kerepotan? Aku bisa balik sambil nganterin Mbakmu, sekalian numpang mobil dia biar ada alesan buat mampir ke rumahnya malem-m

sama Pak Romi, tuh," tunjuk Renata pada lemari di samping Ragnala. Pak Ro

perkataan Mauza yang sudah di ambang batas. Renata menatap ke arahnya, "Mbak,

g kayak sebelumnya," sentil Cle sambil tersenyum, tak mau memperpanjang hal sepele, "terus kamu, Calon Adik Ipar. Piye kelanjutannya? Aku

alian, sama kuminta Mama buat ngedesain set perhiasan khusus, sekalian bookingin hotel di sini ke kak Zami

bikin dia banyak aktifitas dulu karena kami masih harus ke Surabaya buat tes alergen dia juga minggu ini," j

t dua hari ini lho, Ren. Apalagi ada jadwal operasi besar pas kemarin. Yo wis, kam

ngan mereka. Dia masih tak nyaman jika mereka terlalu banyak melakukan kontak fisik

au pulang ke mana lagi emangnya?" bujuk Ragnala sambil meng

meja sama celana kain gini? Kalau di ruanganmu ada baju

annya masih steril. Udah kamu gak usah khawatirin aku, Sayang," ucap Ragnala dengan perasaan berbunga-bunga setelah mendapatkan perhat

nata terang-terangan saat melirik gelisah ke arah Ragnala yang sedang membuka snelli dan kemejanya h

Renatanya, "Untuk meyakinkan ibu dari anak-anakku

bilang setuju buat kamu nikahin. Tidak, sampai kamu jelasin apa yang udah kamu lakuin

memperjuangkan hubungan kita. Aku tahu ini terlalu mendad

mandangi wajah terlelap malaikat cantik mereka, "Anak Daddy, mulai sekarang kita akan selalu sama-sama. Maaf Daddy baru kembali, Nak," sesal Ragnala. Renata masih berusaha cuek dan kembali menyelesaikan tumpukan surel pentingnya. Beberapa di antaranya akan digunakan sebagai bahan rapat para editor, berkas-berkas ya

lum menemui orang tua Renata, sebab dia harus meyakinkan orang tuanya terlebih dahulu untuk m

pemandangan tak asing membuatnya sontak terbelalak sampai nyaris melonjak ketika menyadari wajah Ragnala persis berada di dekatnya. Napas hangat pria itu, ditambah suara dengkuran halusnya, posisi yang sama seperti waktu itu.

gan tangan kanan, sementara tangan kirinya mendekap tubuh Renata yang tertidur miring. Sungguh pemandangan pagi hari yang tak pern

enata kembali tersenyum lebih sering seperti dulu, persis seperti sekarang. Renata akhirnya berhasil meredakan tawanya dengan cara menggigit kuat bibir bawahnya. Ketika dia mendongak, tatapan mereka seketika bersirobok, "Selamat pagi, Mommy-nya anak-anakku," sapa Ragnala setengah berbisik agar Fillea tak terban

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Bias: Dari Uncle, Jadi Daddy
Bias: Dari Uncle, Jadi Daddy
“⚠️Mature content! Sudah bosan dengan cerita nikah paksa yang tipikal? Coba deh baca kisah satu ini. Masukkan ke rak buku aja dulu sebelum ketinggalan kisah khilaf-khilaf bikin baper sekaligus pemicu halu ini lebih jauh. Alexandria Serenata Atmadya tidak pernah menyangka bahwa keputusannya untuk pindah dari kota metropolitan ke kota megapolitan untuk menerima tawaran pekerjaan sekaligus melarikan diri malah membawanya pada banyak tantangan dan kejadian yang mengubah jalan hidupnya. Padahal niat awalnya hanya untuk membantu karena dia memiliki satu kelemahan, terlalu mudah berempati sampai sulit berkata tidak. Ujung-ujungnya malah semakin terjebak hingga tak kuasa menolak. "Tadi aku ngikutin alur aja biar kamu tetap punya muka di depan orang-orang yang kita kenal. Ngomong-ngomong, emang kapan kita ngadep penghulunya? Kok main ngaku udah sah aja?!" -Alexandria Serenata Atmadya "Anggap aja tadi tahap persiapan mental sebelum ijab kabul kita sebentar lagi. Kalau udah gini kamu gak bakalan bisa nolak lagi, 'kan?" -Ragnala Firaz Himawan Apa jadinya kalau si Pintar harus selalu berurusan dengan si Cerdik? Bagaimana jadinya kalau si Tricky ketemu si Manipulative? Mungkinkah ada sebuah perjanjian rahasia di balik paksaan untuk mengubah status di kesempatan kedua? Terutama ketika kini sudah ada malaikat mungil berwajah mirip dengan keduanya yang baru diketahui keberadaannya oleh dunia setelah ia berusia empat tahun. KARENA WANITA SELALU INGIN DIPERJUANGKAN DENGAN CARA YANG MANIS, walaupun dia sudah terbiasa menghadapi pahitnya hidup.”
1 Bab 1 Prolog2 Bab 2 Seperti Malam Itu3 Bab 3 Seperti Takdir4 Bab 4 Seperti Cerita Alexandria Serenata5 Bab 5 Seperti Harapanku6 Bab 6 Seperti Harapanmu7 Bab 7 Seperti Suratan-Nya8 Bab 8 Seperti Kesempatan Dari Langit9 Bab 9 Seperti Jalan Takdir 10 Bab 10 Seperti Hari Itu