icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Bias: Dari Uncle, Jadi Daddy

Bab 8 Seperti Kesempatan Dari Langit

Jumlah Kata:1525    |    Dirilis Pada: 25/01/2022

ngin melupakanmu maka setiap kali itu p

a, Ragnala Firaz Himawan -

ukannya di balik alasan sedang mendidik putrinya. Saat ini tak hanya Ragnala, tapi Renata juga sedang mencoba mengontrol emosinya. Dia tak ingin terlihat lemah di depan orang lain sekalipun orang-orang ini sudah sangat dekat dengannya.

ya, Pintar? Soalnya Princess Fillea habis ini mau dikasih oba

mamam boleh main sama Daddy Bear and Doctor Bunny, 'kan?" celoteh Fillea be

nkan oleh kedua orang di depannya. Fillea melihat ekspresi ibundanya tampak berbeda, ia seketika menjadi takut dan tak

menatapnya tak suka, "Sini, Fillea!" ucap Renata dengan intonasi tinggi sambil menep

aca-kaca. Untuk pertama kalinya dia melihat ibunya yang biasa mendidiknya dengan senyuman dan kelembutan bisa menjadi setegas ini di matanya. Gadis kecilnya menahan tangis

elas saat putri kecilnya berbisik, "

atap Ragnala yang sedang tersenyum lembut ke arahnya, "Ini Daddy udah di sini, Nak. Maaf ya, Daddy baru datang. Sekarang Fillea mamam sama Daddy aja, ya, Sayang? Biar cepat sembuh, nanti kita main sama

a mengucapkan sebutan terlarang itu ada Erlangga dan tim tenaga kesehatan yang masuk untuk melakukan

h suasana cukup hening serta mencekam, "Oh, pantesan aja wajah pasien kecil kita mirip banget sama Dokter

masih ada operasi besar darurat di Rumah Sakit lain. Saya emang belum sempat ngenalin mereka berdua sama teman-teman di sini soalnya istri sama anak saya baru balik dari New York. Kalian 'kan tahu s

mua orang apalagi Fillea kelihatan tak mau lepas dari Ragnala. Ia mendekati Fillea, "Sayang, Om do

berkaca-kaca seperti tak mau dipisahkan darinya. Melihat itu Clemira akhirnya turun tangan, "Ya wis, Princes

a kembali memeluk Ragnala sambil mengerjap-

ak Hebatnya Daddy?" bujuk Ragnala. Ia tak akan melepaskan kesempatan sekecil apa pun untuk membuat Renata menerimanya meskipun dengan banyak cara ya

aha bekerja profesional dan secepat mungkin agar tak perlu berlama-lama di ruangan ini, "Besok kalau kondisinya sudah stabil Fillea sudah boleh pulang, saran saya Fillea dites anti alergen saja, Dok." ucap E

neneknya Fillea. Mereka pasti sudah kangen banget sama cucu pertamanya ini, ya, 'kan, Sayang?" Ragnala menoleh ke arah Renata sambil tersenyum hangat. Tak ada yang bisa dilakukan Renata s

pintarnya. Bocah itu bisa ketakutan lagi kalau menyadari ada ekspresi aneh, apalagi intonasi suara tinggi yang dikeluarkan salah satu atau bahkan dari kedua orang tuanya. Setelah memastikan Fillea menghabiskan makanannya, Mauza yang sejak tadi memangku Fillea segera berinisiatif mengajak Fillea bermain agar ia tak cepat mengantuk setelah makan. Daripada membawa beruang raksasa itu ke atas tempat tidur Fillea, ia l

g yang sedang asyik bermain bersama boneka Fillea dan stetoskop milik Ragnala, ia akhirnya buka suar

'kan yang gak mau pembicaraan kita berdua didengar sama mereka bertiga, Ta?" cegah Ragnala saat Renata terus bergeser hingga ia terjepit di antara tubuh tegap Ragnala di sisi kananny

alihkan topik, jawab aja semua pertanyaanku habis gitu kamu silakan pe

kamu minta dibeliin sarapan spesial. Spesial apanya? Kamu gak tahu aku hampir modar pas tahu kamu ilang gitu aja dari hotel sampai aku keliling Nevada nyariin kamu kayak orang gila. Ternyata kamu berani bawa pergi anakku juga! Kalau soal ucapanku tadi, dari awal aku masuk ruangan ini sampai s

agnala sengaja kembali memancing libidonya dengan cara sengaja menjawab pertanyaan singkatnya menggunakan jawaban super panjang, ditambah intonasi super dalam nan ren

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Bias: Dari Uncle, Jadi Daddy
Bias: Dari Uncle, Jadi Daddy
“⚠️Mature content! Sudah bosan dengan cerita nikah paksa yang tipikal? Coba deh baca kisah satu ini. Masukkan ke rak buku aja dulu sebelum ketinggalan kisah khilaf-khilaf bikin baper sekaligus pemicu halu ini lebih jauh. Alexandria Serenata Atmadya tidak pernah menyangka bahwa keputusannya untuk pindah dari kota metropolitan ke kota megapolitan untuk menerima tawaran pekerjaan sekaligus melarikan diri malah membawanya pada banyak tantangan dan kejadian yang mengubah jalan hidupnya. Padahal niat awalnya hanya untuk membantu karena dia memiliki satu kelemahan, terlalu mudah berempati sampai sulit berkata tidak. Ujung-ujungnya malah semakin terjebak hingga tak kuasa menolak. "Tadi aku ngikutin alur aja biar kamu tetap punya muka di depan orang-orang yang kita kenal. Ngomong-ngomong, emang kapan kita ngadep penghulunya? Kok main ngaku udah sah aja?!" -Alexandria Serenata Atmadya "Anggap aja tadi tahap persiapan mental sebelum ijab kabul kita sebentar lagi. Kalau udah gini kamu gak bakalan bisa nolak lagi, 'kan?" -Ragnala Firaz Himawan Apa jadinya kalau si Pintar harus selalu berurusan dengan si Cerdik? Bagaimana jadinya kalau si Tricky ketemu si Manipulative? Mungkinkah ada sebuah perjanjian rahasia di balik paksaan untuk mengubah status di kesempatan kedua? Terutama ketika kini sudah ada malaikat mungil berwajah mirip dengan keduanya yang baru diketahui keberadaannya oleh dunia setelah ia berusia empat tahun. KARENA WANITA SELALU INGIN DIPERJUANGKAN DENGAN CARA YANG MANIS, walaupun dia sudah terbiasa menghadapi pahitnya hidup.”
1 Bab 1 Prolog2 Bab 2 Seperti Malam Itu3 Bab 3 Seperti Takdir4 Bab 4 Seperti Cerita Alexandria Serenata5 Bab 5 Seperti Harapanku6 Bab 6 Seperti Harapanmu7 Bab 7 Seperti Suratan-Nya8 Bab 8 Seperti Kesempatan Dari Langit9 Bab 9 Seperti Jalan Takdir 10 Bab 10 Seperti Hari Itu