icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Cinta tanpa koma

Bab 8 Salah Saangka

Jumlah Kata:1180    |    Dirilis Pada: 16/01/2022

erboncengan dengan Bapaknya Pak Kasturi. Mereka b

gkat berkarung-karung beras. Kayuhan kaki Rudi menapak pedal sepeda agak malas seh

engan Nak Rindu?" Ucap Pak K

n pertanyaan pada Pak Kasturi yang tengah asyik di bonceng sambi

Pak, memang harus seperti apa

apak tahu," ucap Pak Kasturi mulai meniupkan asap

secantik Rindu mau sama Rudi yang miskin i

r

r

nt

mping Rudi dan Pak Kasturi yang tengah bermal

hehe," ucap Jaka yang mengendarai motor sport

ntuk tersenyum pada Rudi seperti biasanya kali

ada pinggang Jaka. Dalam hati Rudi sebenarnya sanggatlah terluka begitu c

u Jaka, ya Rud?" ucap

k bergairah setelah melihat Jaka dan Rindu lewat begit

tidak bisa memilih apa yang kita kehendaki terkadang juga harus merelakan apa yang ki

isa membahagiakan ya. Daripada denganku cowok miskin tak miliki apa-apa. Bisa

mendampingi kamu dari suka maupun duka. Yang tak memandang harta benda atau kedudukan. Yang

awab Rudi kemb

senyum ayo semangat mengayuhnya tadi ibumu rupanya bi

saja di pikirka

aha

anjang jalan pulang. Seusai mereka bekerja keakraban sepe

nda tawa seperti ini yang pada suatu saat nanti membuat Rudi

*

, t

bapaknya Rindu. Nampak Rindu bergegas turun dari atas motor Jaka

egitu cepat berubah. Yang tadi di jalan saat bertemu Rudi memegan

biar dibuatkan Sekar kopi," ucap

ap Jaka nampak sedih dengan tingkah Rindu se

di masukkan hati perilaku

aikum," ucap Jaka sambil menyalakan motornya

enarnya anak itu baik tapi sayang Rindu tidak menaruh hati pa

tidak di jemput Rudi melemparkan tas dan swe

r

erair pikirannya tak karuan. Rindu kembali mengingat senyuman tipis Rudi yang se

ndu sambil mulai menangis perlahan terisak pelan hingga tak menyada

ng kok menangis?," ucap ibu Wulan sambil membelai pipi Ri

celetuk Rindu seraya bangun dan h

u bicara seperti itu? Nak Rudi baik loh, Ibu tidak percaya ah kalau Nak Ru

diri mengantar Rindu pulang. Terus tadi pas di jalan Rindu berpapasan sama Mas Rudi. Rindu bikin saja Mas Rudi supaya cemburu

k toh ya wajar dong kalau Mas Rudimu itu cuek. Kalau kalian pacaran itu baru

masak Mas Rudi tidak peka sama sekali.

?" tanya Pak Ahmadi yang baru masuk kamar

Rudi jahat tidak menjemputnya pulang

ester dan lagi tadi uang yang bapak berikan untuk sekedar beli bensin untuk mengantarmu Rindu, dia kembalikan. Katanya tidak enak karena hari ini tidak bisa menjemput kamu. Dia juga b

yang enggak-enggak bagaimana ini pak tadi aku sudah memamerkan kemesraan lagi bersama Jaka saat lewat depan

ngantarmu pergi kuliah lagi? Ya Pak. Jadi berdoa saja Masmu Rudi masih mau mengantar kam

Ibumu Rindu," u

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Cinta tanpa koma
Cinta tanpa koma
“Sebuah kisah perjalan pencarian cinta sejati seorang anak muda bernama Rudi. Rudi sadar Rindu adalah sebuah cinta pertama dan terakhir baginya. Walau pada akhirnya Rindu direbut oleh Jaka sahabatnya sendiri. Tetapi Rudi dengan penuh sabar dan ikhlas menerima kenyataan. Walau puluhan cinta datang kembali pada Rudi. Tetap saja Rudi tak bisa melupakan kisah cinta masa kecilnya dengan Rindu. Bagaimanakah kisah akhir perjalanan cinta Rudi dan Rindu? Ikuti kisah mereka. Dalam serial cerita Cinta tanpa koma.”
1 Bab 1 Akad Nikah Rindu dan Rudi2 Bab 2 Secara syariat3 Bab 3 Enam tahun lalu4 Bab 4 Mas Rudi pelindungku5 Bab 5 Idaman Rindu6 Bab 6 Demi Kebahagiaan kamu7 Bab 7 Diantar pulang Jaka8 Bab 8 Salah Saangka9 Bab 9 Jaka Menikung10 Bab 10 Tangisan Rindu11 Bab 11 Rudi pergi12 Bab 12 Simpang tiga perpisahan13 Bab 13 Kebo bingung14 Bab 14 Mbak Moza Mustafa 15 Bab 15 Stasiun Jogja Kota 16 Bab 16 Semalam di kereta17 Bab 17 Baru saja tiba 18 Bab 18 Sari 19 Bab 19 Suster Fatimah20 Bab 20 Pernikahan Rindu dan Jaka21 Bab 21 Bertepuk sebelah tangan22 Bab 22 Sobekan foto Rindu23 Bab 23 Malam awal dan rasa sakit24 Bab 24 Pulang Ke Kota Serang25 Bab 25 Keluarga Suster Fatimah26 Bab 26 Rumah Pak Sumadi27 Bab 27 Jebakan Batman 28 Bab 28 Rencana gila Pak Santoso29 Bab 29 Pertanyaan klasik, kapan menikah 30 Bab 30 Romantisme Kakek dan Nenek31 Bab 31 Diskusi kaidah cinta32 Bab 32 Rani pingsan kembali33 Bab 33 Rindu disakiti lagi dan lagi34 Bab 34 Nenek menolak Fatimah dijodohkan35 Bab 35 Sari marah36 Bab 36 Sari salah paham 37 Bab 37 Haji Jaka dan Ustad Khotib38 Bab 38 Rencana Pak Santoso hampir terbongkar39 Bab 39 Dwi Vs Rudi 40 Bab 40 Rindu bunuh diri41 Bab 41 Pertarungan dua saudara 42 Bab 42 Gosip tentang Rudi43 Bab 43 Sari menjenguk Rudi44 Bab 44 Sari bukan Rindu45 Bab 45 Rindu sadar dari koma46 Bab 46 Tante Rose