icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Cinta tanpa koma

Bab 9 Jaka Menikung

Jumlah Kata:1136    |    Dirilis Pada: 16/01/2022

nuju arah rumah Rudi. Sampai di sebuah belokan arah rumah R

a dengan menunduk hormat menemui Pak Ahmadi langsung meminta maaf sebab i

idak tahu sopan santun," te

madi di tengah jalan seperti ini," ujar Jaka nampak beg

bicara dengan Bapak bisa ke rumah. Mengobrol santai Nak Jaka juga kan temannya Soleha kenapa harus di ten

toh, ia kan Pak," ucap

u?" ucap Pak

rupanya tidak ada di rumah Pak sebab p

saya kembali pulang saja. Nak Jak

t Bapak, saya ingin menemui Rindu. Kal

Nak Jaka kebetulan tadi Rindu dan Ibu sedang masak banyak sayang kalau

nanti saya mengikuti dari belakang," ucap Jaka sambil masuk dalam mobil dan Pak Ahmadi memacu m

*

h di antara pematang dan rimbunnya tanaman padi yang mulai menguning. Rudi nampa

ngan pompa untuk mengeluarkan obat hama yang telah Pak Kastu

i di desa Mojokembang. Kalau tidak segera di s

di ember untuk nantinya di masukkan dalam tangki agar di

sana. Nanti aku susul setelah menghabiskan obat hama yang bapak sadur di emb

apak bawa pulang ya nanti kamu pulang jalan

alian olahraga bia

a yang pulang sambil jalan kaki kamu yang

a yang repot mijitin bapak nanti malam," ucap Rudi sa

dulu ya Rud?" teriak Pak Kasturi berlalu m

*

gan Pak Ahmadi di ruang tamu di temani Rindu da

tadi pecelnya enakkan N

sama Ibu bukan Rindu sendiri," ucap Ri

ilang saja malu di depan Nak Jaka

tanya baru dari rumah Nak Rudi terus tidak ketumu sama Nak Rudi lalu ikut bapak kem

indu kan beda fakultas Pak, ya tidak mungkin lah Pak ada tugas ba

Jaka bapak tidak mengerti," ucap Pak Ahm

a Rudi bahkan saya sahabatnya Rudi loh Pak, saya menawarkan diri untuk menggantikan Rudi mengantar je

isa dia tidak kerja kasihan ya Buk Nak Rudi. Tapi itu semua tergantung Rindunya mau atau tidak kala

ganmu. Mau atau tidak Nak Jaka yang m

l saya itu. Biar Dik Rindu tidak kepanasan maklum sekarang musim kemarau Pak, Bu, sedang panas-panasnya kalau siang. Sayangkan kalau

berani memandang Jaka karena memang di dalam hati kecilnya sebenarnya ingin sekali

ada Bapak dan Ibunya karena dalam pikiran

t Rindu menggantikan Nak Rudi, kasihan kan Nak Rudi

hanya mengangguk pasrah sedangkan Jaka nampak semringah kegirangan karena mulai besok ia b

di sekalian pulang mampir ke rumahnya k

nggantikan Rudi mengantar jemput Rindu tidak sia-sia. Padahal i

a bulan ke depan pasti dia setuju. Pemuda miskin ini lihat uang pasti menurut ya begitu saja nanti

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Cinta tanpa koma
Cinta tanpa koma
“Sebuah kisah perjalan pencarian cinta sejati seorang anak muda bernama Rudi. Rudi sadar Rindu adalah sebuah cinta pertama dan terakhir baginya. Walau pada akhirnya Rindu direbut oleh Jaka sahabatnya sendiri. Tetapi Rudi dengan penuh sabar dan ikhlas menerima kenyataan. Walau puluhan cinta datang kembali pada Rudi. Tetap saja Rudi tak bisa melupakan kisah cinta masa kecilnya dengan Rindu. Bagaimanakah kisah akhir perjalanan cinta Rudi dan Rindu? Ikuti kisah mereka. Dalam serial cerita Cinta tanpa koma.”
1 Bab 1 Akad Nikah Rindu dan Rudi2 Bab 2 Secara syariat3 Bab 3 Enam tahun lalu4 Bab 4 Mas Rudi pelindungku5 Bab 5 Idaman Rindu6 Bab 6 Demi Kebahagiaan kamu7 Bab 7 Diantar pulang Jaka8 Bab 8 Salah Saangka9 Bab 9 Jaka Menikung10 Bab 10 Tangisan Rindu11 Bab 11 Rudi pergi12 Bab 12 Simpang tiga perpisahan13 Bab 13 Kebo bingung14 Bab 14 Mbak Moza Mustafa 15 Bab 15 Stasiun Jogja Kota 16 Bab 16 Semalam di kereta17 Bab 17 Baru saja tiba 18 Bab 18 Sari 19 Bab 19 Suster Fatimah20 Bab 20 Pernikahan Rindu dan Jaka21 Bab 21 Bertepuk sebelah tangan22 Bab 22 Sobekan foto Rindu23 Bab 23 Malam awal dan rasa sakit24 Bab 24 Pulang Ke Kota Serang25 Bab 25 Keluarga Suster Fatimah26 Bab 26 Rumah Pak Sumadi27 Bab 27 Jebakan Batman 28 Bab 28 Rencana gila Pak Santoso29 Bab 29 Pertanyaan klasik, kapan menikah 30 Bab 30 Romantisme Kakek dan Nenek31 Bab 31 Diskusi kaidah cinta32 Bab 32 Rani pingsan kembali33 Bab 33 Rindu disakiti lagi dan lagi34 Bab 34 Nenek menolak Fatimah dijodohkan35 Bab 35 Sari marah36 Bab 36 Sari salah paham 37 Bab 37 Haji Jaka dan Ustad Khotib38 Bab 38 Rencana Pak Santoso hampir terbongkar39 Bab 39 Dwi Vs Rudi 40 Bab 40 Rindu bunuh diri41 Bab 41 Pertarungan dua saudara 42 Bab 42 Gosip tentang Rudi43 Bab 43 Sari menjenguk Rudi44 Bab 44 Sari bukan Rindu45 Bab 45 Rindu sadar dari koma46 Bab 46 Tante Rose