icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Cinta tanpa koma

Bab 2 Secara syariat

Jumlah Kata:1045    |    Dirilis Pada: 16/01/2022

erkadang ia merebahkan tubuhnya lalu bangun kembali duduk di depan meja rias. Sebentar-sebentar

adalah malam pertama mereka. Tapi seketika wajahnya tampak cemberut kembali. Sesekali i

al yang membuatnya kesal ketika menunggu akan hadirnya malam pertama. Rudi tampaknya m

Apa iya lupa kalau malam ini malam pertama kita?" gerutu Rindu tampak te

kt

suk ya Nak?" kata Ibu Wulan minta ijin masuk kamar karena

a Bu," ter

Kriek

tadi baru melangsungkan pernikahan dalam posisi tengah cemberut di ujung ranjang pengantinny

k cemberut begitu

l di depan?" celetuk Rindu dan Ibu Wulan hanya ter

anya Rindu heran melihat

dulu kan kalau iya ketemu Bapakmu dan mengobrol bersama S

u hari biasa Bu,

ucap Ibu Wulan sambil melihat ke langit

kata-katanya karena malu pada ibunya takut ketahuan kalau iya sudah

sabar ya Neng?" kata Ibu Wul

ejek Rindu terus," kata Rindu waj

a Ibu," kata Rudi yang baru

istrimu ini dari tadi uring-uringan teru

i ranjang samping Rindu dan membelai kepala Rindu

t," celetuk Ibu Wulan kembali menggoda

ngadu sama Mas Rudi, Rindu kan malu I

i lagi adegan penuh sensornya kalau Ibu masih di sini," ka

begitu, malu ada Ma

ri kecil sudah anggap anak ibu sendiri. Nyatanya memang saat ini menjadi anak ibu juga, ya sudah ibu keluar jangan lupa kunci pintu. Nanti adikmu Sekar itu

cemberut begitu?" kata Rudi sambil meme

Mas masak lupa. Malah mengobrol sama bapak lama sekali tidak selesai-selesai, sampai ber

dalam karena Bapak belum tidur dan tadi juga ada P

uruh mereka pulang kan tidak enak nanti disangka

tu ah, Mas tinggal tidur in

loh," kata Rin

ama yang baik dan benar. Seperti yang pernah Mas bilang secara syariat agam

ja apa kata Mas," kata

usuf dahulu. Adik khatamkan surat Mariyam ya, agar bakal anak kita kelak bila laki-laki setampan Nabi Yusuf. Bila perem

tadi Adik sempat uring

besar dari laki-laki, tapi rasa malu yang baik yang dapat menutupinya sehingga lelaki yang tidak memiliki ra

ang cerdas, hehe..," cel

Membalas Mas ini c

oh sayang, kamu kalau marah seram A

a Rudi seraya Rindu berdiri dan berjalan ke arah

u duduk di tepian ranjang pengantin melepas hijab yang menutupi mahkota rambunya yang tam

ju Adik," pinta Rindu karena Rindu teng

ri

nya secara islami dan syariat yang dianjurkan Rasullah. Malam itu pun Rindu dan Rudi t

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Cinta tanpa koma
Cinta tanpa koma
“Sebuah kisah perjalan pencarian cinta sejati seorang anak muda bernama Rudi. Rudi sadar Rindu adalah sebuah cinta pertama dan terakhir baginya. Walau pada akhirnya Rindu direbut oleh Jaka sahabatnya sendiri. Tetapi Rudi dengan penuh sabar dan ikhlas menerima kenyataan. Walau puluhan cinta datang kembali pada Rudi. Tetap saja Rudi tak bisa melupakan kisah cinta masa kecilnya dengan Rindu. Bagaimanakah kisah akhir perjalanan cinta Rudi dan Rindu? Ikuti kisah mereka. Dalam serial cerita Cinta tanpa koma.”
1 Bab 1 Akad Nikah Rindu dan Rudi2 Bab 2 Secara syariat3 Bab 3 Enam tahun lalu4 Bab 4 Mas Rudi pelindungku5 Bab 5 Idaman Rindu6 Bab 6 Demi Kebahagiaan kamu7 Bab 7 Diantar pulang Jaka8 Bab 8 Salah Saangka9 Bab 9 Jaka Menikung10 Bab 10 Tangisan Rindu11 Bab 11 Rudi pergi12 Bab 12 Simpang tiga perpisahan13 Bab 13 Kebo bingung14 Bab 14 Mbak Moza Mustafa 15 Bab 15 Stasiun Jogja Kota 16 Bab 16 Semalam di kereta17 Bab 17 Baru saja tiba 18 Bab 18 Sari 19 Bab 19 Suster Fatimah20 Bab 20 Pernikahan Rindu dan Jaka21 Bab 21 Bertepuk sebelah tangan22 Bab 22 Sobekan foto Rindu23 Bab 23 Malam awal dan rasa sakit24 Bab 24 Pulang Ke Kota Serang25 Bab 25 Keluarga Suster Fatimah26 Bab 26 Rumah Pak Sumadi27 Bab 27 Jebakan Batman 28 Bab 28 Rencana gila Pak Santoso29 Bab 29 Pertanyaan klasik, kapan menikah 30 Bab 30 Romantisme Kakek dan Nenek31 Bab 31 Diskusi kaidah cinta32 Bab 32 Rani pingsan kembali33 Bab 33 Rindu disakiti lagi dan lagi34 Bab 34 Nenek menolak Fatimah dijodohkan35 Bab 35 Sari marah36 Bab 36 Sari salah paham 37 Bab 37 Haji Jaka dan Ustad Khotib38 Bab 38 Rencana Pak Santoso hampir terbongkar39 Bab 39 Dwi Vs Rudi 40 Bab 40 Rindu bunuh diri41 Bab 41 Pertarungan dua saudara 42 Bab 42 Gosip tentang Rudi43 Bab 43 Sari menjenguk Rudi44 Bab 44 Sari bukan Rindu45 Bab 45 Rindu sadar dari koma46 Bab 46 Tante Rose