icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

My Sunshine

Bab 6 Menggapai Prima Kembali

Jumlah Kata:1109    |    Dirilis Pada: 31/12/2021

anggil dalam rinai air mata yang kia

i pinggir jalan! Seperti anak kecil yang berlarian bersama teman-temannya, saling mengejar dalam sebuah permainan. Terjerembab karena tersandung sandal jepitku sendiri. Tidak perc

ka

dalam menghadapi permasalahan dan tenang dalam mencari jalan keluar. Bukan malah lari seperti

menyebut namaku dengan malu-malu, "Bia

a Galaxy. Dipanggil apa saja mau yang penting masih berkaitan dengan nama

an seangkatanku yang sudah langsung akrab sejak hari pertama bertemu. Tapi Mira

tan kita." setelah rasa malu dalam hati mereda, aku mengenalkan Mirah dengan P

h

emahamkan Prima kalau semua ini bukan permainanku sama sekali, bukan. Sumpah, demi Tuhan aku juga baru tahu tiga hari yang lalu dan mati-matian berjuang mencari waktu yang tepat untuk memberi tahu dia. Maksudku, diskus

u

ah Prima. Eh! Tapi kan, aku nggak tahu di mana rumahnya? Emmmhhh, yang penting ketemu saja dulu cincinnya, baru sete

ri cincin tunangan kami yang bertuliskan Catherine dan nyaris pingsan karena terlalu bahagia. Syukurlah, cincin itu dalam keadaan baik-baik s

*

ama sekali. Jangankan selesai, dihubungi saja susah. Semua media sosial deactive, begitu juga dengan contact-nya. The number you

jah segembira anak kecil yang menyimpan banyak es kri

, wh

at. Misalnya kelaparan dan hanya ada mall yang menyediakan banyak food court. Lagi pula, kenapa harus ke mall, sih? Kenapa

olah-olah aku anak TK, "Sekali-kali lah,

mp

ka jalan-jalan di mall? Masa dia lupa? Eh, lupa atau kurang memperhatikan? Apa pun itu, a

a mungkin aku menanggapi dengan sopan, "Ini suda

tidak berb

i kami sudah saling berbalas pesan di chat room. Di, dengan s

kali ini saja?" dari suaranya yang sendat-sendat, aku tahu Mommy menahan tangis tapi t

Dalam hidup ini, Prima adalah segala-galanya bagiku dan sekarang harus segera menemukannya kembali ke pelukanku. Meskipun harus

u harus beran

tungg

om, maa

*

ine's

kan dengan Figo. Daddy juga sudah menyetujui. Surat wasiat itu, d

ima, enam bulan yang lalu dengan maksud untuk

tah-mentah tapi tidak tahu

ng-ancang untuk memesan cincin kawin yang berarti tidak menutup ke

tan

Prima kalau ini bukan kesal

igo kalau Catherine juga tid

ma dan Mommy kalau Chaterine

eles

t mata dari hati ke hati sampai m

pemahaman dan kalau bisa menjalin kerja

dengan Prima sekaligus minta maaf karena se

ne: Good, the so

berbicara dari hati ke hati

dengan rapi oleh Mirah. Rasanya, ooohhh, rasanya seperti membaca diktat kuliah. Tapi inilah yang setelah tawaku berakh

penuh harapan, "Please, bantuin aku terus ya, Mir

yang masih bercampur dengan air mata, menguatkan. Sungguh, inila

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
My Sunshine
My Sunshine
“Catherine dan Figo saudara sepupu dari Mama dan Mommy. Siapa sangka kalau Papa dan Daddy sudah menjodohkan mereka bahkan sejak masih SMP. Bukan hanya secara lisan, ternyata mereka sudah sama-sama membuat surat wasiat perjodohan sebelum mereka meninggal dunia. Padahal, tanpa sepengetahuan Mommy, Figo sudah menikah dengan Hakaci dan sekarang tengah mengandung Buah Cinta Mereka. Sedangkan Catherine, walaupun belum menikah tapi sudah bertunangan dengan Prima. Pertunangan yang dirahasiakan karena ingin memberikan surprise di hari ulang tahun Mama beberapa bulan lagi. Bagaimana kisah perjuangan Catherine dan Figo dalam menolak perjodohan mereka? Bagaimana juga dengan Hakaci dan Prima? Yuk, simak sampai tamat?”
1 Bab 1 What, Figo 2 Bab 2 Tidak Recomended3 Bab 3 Catherine's Note4 Bab 4 Cincin Kawin5 Bab 5 Bicara Cinta6 Bab 6 Menggapai Prima Kembali7 Bab 7 Istri Figo8 Bab 8 She is Hakaciyua9 Bab 9 Mencari Terang dalam Gelap10 Bab 10 Masih Kelabu11 Bab 11 Revolusi Baru12 Bab 12 Versi Figo13 Bab 13 Kesampingkan Ego14 Bab 14 Pernyataan Prima15 Bab 15 Kenyataan Paling Pahit16 Bab 16 Block Figo17 Bab 17 Ranti18 Bab 18 Gagal Paham19 Bab 19 Jangan Berbohong Lagi20 Bab 20 Menemui Cinta21 Bab 21 Heart to Heart22 Bab 22 Dengan Berat Hati23 Bab 23 Pengakuan Figo24 Bab 24 Flash Otak dan Heart Attack25 Bab 25 Selalu Ada Cahaya26 Bab 26 Nasi Sudah Menjadi Bubur27 Bab 27 Menantu Minim Empati28 Bab 28 Konsentrasi ke Skripsi 29 Bab 29 Calon Dokter Kandungan 30 Bab 30 Kejutan Dari Ranti31 Bab 31 Hukuman dan Tuntutan Mama32 Bab 32 Pertemuan Prima dan Mama33 Bab 33 The Love Ring34 Bab 34 Komitmen Cinta35 Bab 35 Restu Suci Mama36 Bab 36 A Wonderful Surprise37 Bab 37 Mbak Manten38 Bab 38 Lamaran Yang Menghipnotis Jiwa39 Bab 39 Keluarga Baru40 Bab 40 Selalu Ada Kejutan41 Bab 41 Ujian Rasa Cinta42 Bab 42 Liontin Jantung Hati43 Bab 43 Gugur Cinta Suci44 Bab 44 Dalam Badai Duka45 Bab 45 Mewujudkan Impian Prima 46 Bab 46 Time Flies So Fast47 Bab 47 Melanjutkan Hidup48 Bab 48 Apartemen Sahabat dan Kejutan 49 Bab 49 Buket Mawar Jatayu50 Bab 50 Lunch With Bang Tasnim51 Bab 51 Pesan Terakhir Prima52 Bab 52 Surat Untuk Prima