icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Never Move On

Bab 7 Mantan Pacarku yang Hebat.

Jumlah Kata:1374    |    Dirilis Pada: 27/12/2021

lia ketika aku sedang menyerahkan laporan yang dituga

melihat laporan seperti ini. Aku menyuruhmu membuat laporan proses dan hasil pelaksanaan

ex dan Nico yang se

n lebih baik." A

tidak, kau tidak akan bisa be

diam dan m

membuang waktuku dan

u lalu mening

ukan?" Ku dengar Dhea

ico?) pikira

u tahu dia tidak bisa melakukannya, karena itu juga akan berd

na wanginya?"

apa?" t

annya, apa dia harum sekali? Aku bahkan bisa menc

" Aku te

tampan." Kata Dhea seakan ba

ki laporan ku. Jujur saja aku sangat sedih dengan kata-kata kepala pe

buk hingga sudah waktunya kami pulang,

Bisik Alex ketika k

enyapa sebelum menjawabny

" Katanya. "Dia yang bertanggung jawab at

sudah sangat senang bisa bekerja disini, d

ico berjalan dengan beberapa orang di belak

mengerti, bahkan bersama Alex saja aku tidak berani terlihat begitu akrab, orang-orang akan me

uk pulang ke rumah, tent

memegang sekaleng bir begitu aku samp

eman," jawabku. "

ir di tangannya, "Hanya ingi

Ucapku tak

esal karen

?" tanyaku menunjuk

kan?" Ia bertanya.

Kataku. "Oh ya apa

"Tadi makan malam d

g tidak semangat untuk masa

ebagian lagi sudah sukses berkarir. Entah kenapa aku lamban sekali, semuanya berjalan sangat lamban,

tanya saat aku keluar kam

ini Nico cerewet, sangat berbandin

at kaleng bir dari kulkas l

ekali." P

ergegas membuka kulkas lagi untuk

leh, tapi apa k

a, hanya ingin terlihat frustasi

na aku bekerja di sana

rja di sana, kau direktu

Tadi pagi aku ingin memberitahumu,

kau bohongi dan ternyata kau adalah pemilik perusahaan tempatku bekerja, malah aku

tidak ingin menolong mu, tapi tidak seharusnya aku ikut ca

pur, hanya lihat saja aku, itu hanya awalnya saja, dan aku a

ga ekstra jika ingin bertahan. Bagus kalau kau malah termotiva

bertemu teman-teman ku, dan a

ya mende

di sekertaris, Mitha menjadi seorang dokter dan akan segera men

k. Ia membuka sekaleng b

kan pekerjaan, aku memang payah." Kataku. "Aku iri, ku akui aku memang iri pada teman-temanku,

galaman memang hal yang sangat penting dalam

taku. "Tapi apa aku harus mendapatkan jodoh p

ksudmu?" Ni

yukaiku, kau juga tahu itu kan? Sejak kuliah memang dia meny

lahkan aku?" Dia melempar kalen

leng sedangkan aku masih belum menghabiskan aku kaleng pu

terdengar

seperti teman-teman ku. Mereka semua cantik, wajar saja jika mereka bisa." Kataku. "Tapi lihat ak

ya Nico sudah mulai mabuk, ia terdengar tidak jelas. "Kau

menyebalkan, saat mabuk juga tidak

enggoda Alex? Dia itu ha

a dia anggap aku serius. "Aku bahkan tidak cukup percaya dir

itu mantan kekasihku." Sambungnya. "Kau tahu seberapa hebat aku? H

situasi dan tempat." Gerutu

aki hebat," Aku yakin Nico masih ingin

helaian rambut ku, memberikan sensasi geli yg aneh di kulitku seo

undur dengan

gan perlahan ke permukaan bibirku, sebelum

idahnya masuk ke dalam mu

dan menjelajahi

ndahkan tangannya ke pinggangku, menarik leb

encegahku agar tida

ku yg sudah bebas dari cekalan Nico malah ber

, bisa-bisanya dia tertidur disaat seperti ini. Dia membuatku ter

dicium mantan oacar yang mabuk, "Astaga bodohnya, aku bahkan tidak mabuk, bisa-bisanya aku diam saja," Aku

ku terlalu lama sendiri, ini pasti hanya karena aku sedang sedih, dia ma

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Never Move On
Never Move On
“Nico dan Nina adalah mantan kekasih saat masih kuliah, namun hubungan mereka berakhir karena beberapa hal termasuk orang tua Nico yang tidak setuju dengan hubungan mereka hingga akhirnya Nico pergi ke Amerika untuk pindah kuliah hingga mereka benar-benar tidak saling berkomunikasi sama sekali. Enam tahun berlalu sejak mereka berpisah. Hidup Nina memang tidak pernah mudah, tidak lama setelah berpisah dengan Nico, ayah Nina meninggal dunia dan setahun kemudian sang ibu menyusul kepergian sang ayah. Sekarang, gadis itu bahkan kehilangan tempat tinggal nya. Nina terpaksa menerima tawaran untuk bekerja di sebuah apartemen yang pemiliknya berada di Amerika dan tidak pernah pulang selama empat tahun terakhir. Ia bekerja untuk mengurus apartemen dan tinggal di sana sementara sebelum ia punya cukup uang untuk menyewa rumah sendiri. Satu minggu kemudian. Nico sangat terkejut ketika ia baru saja pulang dari Amerika dan mendapati Nina berada di apartemennya. Sama terkejutnya dengan Nina. Namun tidak ada pilihan lain bagi Nina, tidak ada tempat lain baginya untuk menumpang. Dan Nico juga tidak tega mengusir mantan kekasihnya itu untuk terlunta-lunta di jalanan, akhirnya mereka memutuskan untuk tetap tinggal di rumah yang sama dengan peraturan yang mereka telah mereka sepakati.”
1 Bab 1 Nenek Peri.2 Bab 2 Pemilik Apartemen.3 Bab 3 Croissant Matcha4 Bab 4 Foto di Kamarku.5 Bab 5 Peraturan Lain Lagi.6 Bab 6 Hari Pertama di Kantor.7 Bab 7 Mantan Pacarku yang Hebat.8 Bab 8 Insiden Semalam.9 Bab 9 Pria Dengan Harum Citrus.10 Bab 10 Salah Paham.